Tentang Film "Death Note: Light Up the New World"



Tahun ini para penggemar MANGA dikagetkan dengan munculnya satu sosok legendaris di channel Youtube, yang mana ia berlenggak-lenggok membawakan lagu yang saat ini lagi hits, PPAP (Pen-Pinaple-Apple-Pen). Siapa lagi kalau bukan - RYUK! Dengan tampilan animasi yang lebih hidup, videonya pun sampai ditonton lebih dari 20 juta orang. Hal ini merupakan petanda kalau ia akan hadir kembali dengan membawa 'buku kematian' itu.

Yup benar sekali. Kisah dari buku yang memiliki kekuatan untuk membunuh setiap orang yang ditulis namanya ternyata kembali eksis tahun ini. Sang sutradara, Shinsuke Sato, mengambil beberapa bagian dari manga yang diciptakan oleh Tsugumi Ohba dan Takeshi Obta pasca kematian dari L dan Light Yagami yang sangat fenomenal tersebut. Kisah pun berlanjut pada saat anak didik dari L sudah dewasa, Ryuzaki (Sosuke Ikematsu), dan menjadi pengganti dirinya untuk menangkap KIRA ke-2.



Di seri ke-4 ini, diceritakan bahwa sang penguasa dari malaikat maut memutuskan untuk melemparkan 6 buah buku kematian ke bumi karena ia sangat senang dengan perbuatan dari KIRA pertama alies Light Yagami, yang sudah membunuh ratusan bahkan ribuan penjahat dengan alasan menegakkan keadilan. Namun sayangnya, perbuatan ia harus terhenti sejak kemunculan dari L. Dua pria ini pun menjadi berperang dengan mengadu kepintaran masing-masing.

Setelah itu tak disangka kalau para pengguna buku kematian tersebut malah menjadi beringas dan bisa membunuh orang-orang tak berdosa. Di luar para pemilik buku, ada satu orang yang mengincar mereka semua, Yugi Shion (Masaki Suda). Ia pun meminta bantuan Misa Amane (Erika Toda) yang sebelumnya juga merupakan pemilik buku kematian yang telah hilang ingatan, serta merupakan wanita yang sangat mencintai Light Yagami, apa pun dirinya waktu itu.

Perburuan mendapatkan semua buku kematian itu juga diinginkan oleh tim dari Ryuzaki dan dibantu oleh Tsukuru Mishima (Masashiro Higashide). Mereka semua akhirnya kembali menyombongkan kemampuan intelektual mereka dengan sama-sama saling mempermainkan musuhnya.




Awal film dibuka dengan kejadian yang sangat menggetarkan, pada saat salah seorang pemilik buku kematian menjadi gila dengan membunuh para pejalan kaki di tengah Kota Tokyo. Setelah itu kita akan langsung berkenalan dengan Ryuzaki yang rada aneh dan sedikit mengikuti gaya dari L (tak ada yang bisa menandingi karakter yang sangat fenomenal tersebut). Serta, kita akan berkenalan dengan shinigami (malaikat maut) baru yang tak kalah keren dari Ryuk, ia adalah Arma (Miyuki Sawashiro), yang ternyata adalah milik dari Ryuzaki (ia juga memegang buku kematian).

Banyak hal yang berubah disini. Tampilan buku kematian terlihat lebih real sekarang, lewat tulisan teraut di cover depannya yang tak seperti digambar sembarangan. Kemudian tampilan animasi dari shinigami yang sudah diproyeksikan dengan keren! 

Tapi tak sedikit juga yang tak berubah. Khususnya dibagian narasi dan kejutan di akhir filmnya. Itu benar-benar sama! Caranya sama seperti pada seri yang ke-2, membuat para penggemar pun jadi tak kaget. 

Mungkin hal tersebut sama seperti yang ada di komik (sory, gue ga baca komiknya di bagian setelah L dan Light Yagami meninggal). Cuma harus diakui, sekuel ini lumayan mengecewakan. Untuk film berdurasi 2 jam lebih, banyak sekali adegan yang hanya bikin ngantuk, bukannya jadi harus berpikir keras. Karena sangat sia-sia juga saat mengetahui akhir ceritanya seperti itu. Untung saja penampilan Ryuk, Arma, dan Misa Amane yang mulai menua lumayan menyegarkan mata, sedikit menutupi semua hal membosankan itu.



Anton Suryadi

Independent but not a sociopath