TIPS: 5 Motivasi Hidup



Semangat itu ada karena sebuah dorongan. Satu dorongan kecil saja mampu menggerakkan sebuah pemikiran baru, hingga tercipta sesuatu yang sebelumnya tak ada. Itu lah motivasi. Oleh karena itu bisnis seminar yang speaker nya para motivator terkenal seperti Mario Teguh, Merry Riana, atau Bong Chandra sangat ramai didatangi. Banyak orang tentu saja butuh yang namanya dorongan. Dan lewat kata-kata cantik yang terstruktur baik itu secara penempatan kalimat serta nada yang digunakan, yang dilakukan oleh para motivator tadi, adalah sesuatu yang mahal. Mereka semua rela mengeluarkan kocek sebanyak-banyaknya untuk mendegarkan semua ocehan tersebut.

Lantas bagaimana jika tak punya uang banyak tapi dari lubuk hati terdalam kita butuh sebuah dorongan? 

Berdasarkan pengalaman yang belum lama ini gua rasakan, ada beberapa dorongan kecil yang ternyata ampuh untuk menggerakkan raga gua dalam hal berproduktif. Tentu saja hal ini baru gua alami, baik itu secara individual maupun sosial. Dorongan-dorongan tersebut adalah:

1. KOPI

Dimulai secara individual dulu. Yang pertama kali ingin gua bagikan adalah: KOPI. Yup, minuman yang sudah sejak lama diapresiasi oleh banyak orang ini, dengan bodohnya gua baru menyukainya. Hal ini karena gua sempat tak tidur semalaman dimana seharusnya gua kerja keesokan harinya, dan gua pun mematahkan statement gua kalau gua gak bakal mau minum kopi. Soalnya dulu itu pernah ada kopi yang ngebuat gua jadi gak bisa tidur semalaman, padahal minumnya dari pagi, plus rasanya kepala gua jadi gak enak rasanya. Yah begitulah dulu, tapi setelah gua minum kopi sebelum berangkat ke kantor, ternyata efeknya sangat bagus! Pekerjaan yang harus gua hadapi di hari itu menjadi lebih terfokus, dan akhirnya cepat selesai. Gua pun berasa beda, mata ini terus melek, tak seperti sebelumnya, dimana gua terbiasa tidur di kamar mandi tiap siangnya karena ngantuk dan kebawa malas.

KOPI, untuk saat ini gua masih minum versi dinginnya, atau tinggal beli di market terdekat, karena gua malas menyeduhnya. Hal ini pun jadi sebuah kebiasaan baru buat hidup gua. Gua jadi menyesal, kenapa gak dari dulu sewaktu kuliah gua coba mulai minum kopi. Pasti nilai kuliah gua bisa jadi lebih bagus daripada sebelumnya. Soalnya dari dulu itu gua ngantuk terus tiap di kampus. Maunya tidur aja, jadinya gak fokus. Gua juga ngerasain hal yang sama saat pertama kali kerja, rasanya ngantuk terus deh, dan akhirnya kebiasaan tidur di kamar mandi pun gua lakukan.

Tapi kini semuanya harus berubah. Karena gua bakal terus ningkatin kinerja gua dengan cara minum kopi salah satunya. Sebuah dorongan kecil di otak gua untuk terus berkarya di lokasi kerja yang baru ini.

Yah, sekali lagi. Gua memang bodoh.


2. LAGU

Kedua, sebuah LAGU. Mungkin hal ini sudah mainstream, karena banyak yang sudah merasakan, kalau lagu galau akan mendorong kita untuk terus merasa galau, lalu lagu yang nge beat, akan ngedorong rasa semangat kita. Tak usah terlalu dibahas deh, walaupun penting, tapi value menulis ini sedikit LOLOL.


3. BOROS

Ketiga, adalah BOROS. Ini adalah kebiasaan gua sejak kecil. Sudah dari dulu gua suka yang namanya belanja cemilan meskipun badan gua kurus begini. Yup, chiki, coca cola, dan berbagai macam cemilan yang enak di lidah, itu mampu mendorong sedikit rasa semangat gua untuk melakukan sesuatu, khususnya saat sedang galau di rumah atau kos. Rasanya itu gua selalu ngebayangin rasanya makan makanan tersebut. Sama seperti sekarang, gua lagi ngidam sama gorengan tahu isi dimana gua makannya pakai cabe hijau. Wih! Pasti rasanya asik.

Namun kebiasaan ini sangat jarang gua lakukan sekarang. Mungkin hanya ketika gua lagi merasa galau, karena kalau tidak gua lakuin ini, gua akan terus tenggelam. Lagu yang nge beat pun tak ampuh untuk jadi motivasi kecil gua.

BTW, borosnya itu bukan hanya dalam beli cemilan juga sih, tapi ketika beli barang-barang juga. Sama kayak beli hape baru, laptop baru, dll yang baru-baru. Ah, duniawi banget! Wkwkwkwk....


4. KEKAYAAN
Ok, lalu secara sosial. Ada beberapa teman gua yang membantu gua untuk melihat sesuatu yang besar, yang mampu seorang manusia ciptakan. Untuk saat ini gua menyebutnya dengan bisnis. Bisnis yang kreatif dengan usaha besar tentunya. Yah mungkin dengan sedikit dicampur keberuntungan.

Gua sempat jadi fotografer untuk teman gua yang mau nikah. Cuman ini bukan foto-foto untuk mereka prewed, karena secara kapasitas gua tak mampu dan malah malas untuk ngelakuinnya. Gua pun memutuskan untuk dibayar tak mahal untuk masalah ini. Tentu saja dengan hasil foto yang tak jelek-jelek amat.

Ok, lanjut. Jadi saat gua jadi fotografer teman gua, ada salah satu lokasi yang mampu menumbuhkan rasa semangat gua buat bekerja. Yaitu sebuah rumah pinggir laut, yang gedeeee banget! Teman gua ini ngajak gua ke rumah Engkongnya, dimana ternyata Beliau adalah salah satu pemimpin di Grup XL Indonesia dulunya, dan sekarang sudah berpindah ke salah satu anaknya. Engkongnya tersebut pun tetap segar bugar karena sering olahraga. Mungkin enak kali ya, bisa lari pagi di dekat pantai gitu Hahaha....

Saat gua masuk pun, mobil ferari berjejer bukan main. Warna dan bentuknya sampai ngebuat gua jadi tertampar banyak. Kemudian di rumahnya itu juga ada lift, dan oh, balkonnya sungguh luar biasa. Pemandangan dari atas itu dimana view nya adalah lautan benar-benar sungguh indah. Dan satu lagi, ada kapal pesiar, dan beberapa jetski juga loh yang diparkir di belakang rumahnya, karena memang langsung nyambung sama teluk. OMG! Mata gua habis ngeliat apa dah kemarin itu. Lalu kata teman gua, Engkongnya sendiri sering ngadain pesta setiap bulannya di rumah gedenya itu. Beliau ngundang para pejabat, dan emang gak pernah bisa disorot sama media. Dilarang katanya. Gua pun jadi berangan-angan agar bisa diundang juga disana.

Tapi yang gua salut dari Engkongnya teman gua ini adalah, ia seperti terlihat tetap ingin hidup sederhana dengan pakaian yang sederhana pula. Yah mungkin karena pengaruh umur juga. Karena kalau gua sih, mungkin akan lebih BOROS dah jika punya uang sebanyak itu WKWKWK....

Oke, dengan kekayaan yang sebesar itu, gua jadi lebih semangat untuk bekerja pastinya. Gua benar-benar ingin punya rumah di dekat pantai seperti Engkongnya teman gua tadi. Dimana letaknya di PIK Jakarta Utara. Nah, tapi bagaimana melakukannya ya? Tentu saja dengan ngebuat sebuah bisnis yang kreatif dan menguntungkan. Itu lah yang sedang gua geluti di otak gua sekarang. Semoga solusinya bisa dapat dengan cepat


5. DIA

Terakhir, lagi-lagi semua ini akan gua akhiri dengan satu dorongan yang berasal dari seseorang yang gua suka. Simple aja sih, karena orang ini lah, gua jadi gak peduli dengan kehidupan sehari-hari gua, dimana gua rela ngebeliin dia apa aja, dengan uang yang seadanya. Lalu juga, karena dia, dorongan untuk bekerja lebih meningkat (apalagi jika bisa jadian hehe). Pokoknya, karena dia, semua batasan dapat gua hajar deh, seberapa pun beratnya. Karena dia lah pengalaman besar dalam hidup gua hingga kini.


Baiklah, sampai disini dulu, intinya cari dorongan atau motivasi sekecil apa pun dalam hidup lu. Setiap orang pasti memiliki caranya sendiri untuk bisa bersemangat. Ayo bagikan!

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath