Be Workaholic? Hmm....

Sejak gua pertama kali melihat husky piaraan teman gua yang diberi nama Britney, gua langsung jatuh cinta terhadap hewan tersebut. Gua pun merasa harus punya hewan peliharaan di dalam kos gua. Rasanya seperti sebuah entertainment yang sangat personal. Yup, anjing itu kan disimbolkan sebagai teman yang paling setia. Mungkin gua perlu satu, yah untuk lucu-lucuan aja tiap gua pulang kerja. Hehehe....

Tapi sayang sekali, rasa ingin memelihara anjing bisa sirna seiring berjalannya waktu. Gua sudah lupa bagaimana hati gua ini sangat membutuhkan manjanya seekor anjing, dimana saat gua sudah usap perut sang anjing, maka anjing tersebut akan kesenangan. Gua kangen melakukan hal tersebut. Soalnya bisa membuat segala masalah menjadi terlupakan sejenak.

Lalu apa yang gua lakukan sekarang? Gua sudah cukup bermain dengan anjing. Gua harus lebih mandiri atau independent lebih tepatnya. Apalagi gua sudah mendapatkan satu pekerjaan yang cukup gua impikan sejak lulus dari kuliah. Tentu saja gua harus mengerjakannya dengan benar, walau awalnya gua agak kagok juga. Mungkin gua harus mulai menjadi workaholic? Lalu mentipiskan kehidupan sosial gua. Gua benar-benar harus fokus terhadap pekerjaan baru gua ini.

Walaupun harus gua akui, banyak hal yang memang musti gua adaptasikan. Musti gua rubah agar kehidupan gua bisa menjadi lebih baik. Dimulai dari perasaan galau gua akan cinta tolol yang sejak dulu selalu gua curhatkan disini. Lalu juga bagaimana gaya hidup gua terlalu boros dalam menghabiskan uang. Terakhir, gua belum bisa me manage banyak hal dengan baik. Gua harus lebih move on!

Karena kerjaan gua ini adalah sesuatu yang bisa menghabiskan pikiran, gua sungguh harus lebih fokus.

Lupakan anjing, lupakan cinta (I hope I can do this), dan lupakan soal social life (kurangin lebih tepatnya hehe).

Gua cuman ingin menjadi satu hal. "Menjadi lebih baik" setiap waktunya. Karena kehidupan tak harus terus memburuk. Semoga usaha gua berhasil!

Hell yeah!

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath