Tentang Film "Kingsman: The Secret Service"

Awalnya saya sama sekali tidak tahu mengenai film ini, ingin menontonnya saja hanya berlandaskan trailer nya yang sepertinya bagus itu. Tapi ketika layar bioskop sudah terbuka, dan penampilan film ini sudah dimulai, ternyata ekspektasi saya yang kecil di awal tadi langsung di bombardir habis-habisan! Kingsman ternyata mampu meledakkan kepala para penontonnya yang sedang butuh hiburan pada Bulan Februari ini.


Sesuai dengan judulnya, Kingsman: The Secret Service, film ini mengisahkan tentang sebuah organisasi rahasia bernama Kingsman yang bekerja sebagai mata-mata (Spy) untuk menyelamatkan dunia dari kehancuran. Sepertinya agak basi, karena kita sudah punya James Bond, bahkan Jason Bourne yang sudah sangat mutakhir tersebut. Tapi sejak kita melihat pembukaan film, kita pun akan tersadar bahwa ini adalah hal yang berbeda. Jauh dari konsep spy pada film-film sebelumnya.

Berbekal pembukaan yang keren, kita juga akan melihat tokoh-tokohnya yang tak jauh dari kata keren. Ada Harry Hart / Galahad (Colin Firth), Arthur (Michael Cane), Merlin (Mark Strong), dan sang pemeran antagonis terkenal, Valentine (Samuel L. Jackson). Tapi fokus cerita akan ditujukan terhadap Eggsy (Taron Egerton), seorang pria berusia 17 tahun dimana ayahnya pernah bekerja menjadi Kingsman namun harus meninggal di tengah suatu misi.

Oleh karena ayah Eggsy meninggal, Kingsman pun berencana untuk mencari penggantinya yang diberi nama Lancelot tersebut. Setiap agen wajib membawa orang pilihannya masing-masing, dan Harry pun membawa Eggsy yang memang memiliki kepintaran namun harus memilih jalan yang salah di awal ceritanya. Setelah itu, Eggsy dan kawan-kawan barunya dilatih di dalam organisasi ini dengan beberapa test yang sangat berbahaya.



Namun kita tak hanya melihat pertumbuhan Eggsy dalam perannya menjadi seorang agen mata-mata mematikan terbaru. Tokoh antagonis di dalam film ini, Valentine, memiliki rencana yang sangat besar untuk menghancurkan dunia. Sehingga masalah demi masalah harus dihadapi oleh anggota Kingsman. Tetapi, siapa yang sangka bahwa tiap masalah akan menjadi lebih besar hingga di akhir cerita, melewati batas ekspektasi para penontonnya sampai menuju ke angkasa?!



Setelah menonton film yang diambil dari sebuah komik karya Dave Gibbons dan Mark Millar ini, saya pun menjadi tertarik untuk mencari tahu kelengkapan para pekerja di belakang layarnya. Ternyata oh ternyata, sang sutradara adalah Matthew Vaughn, yang pernah mengarahkan film Stardust, Kick Ass, dan X-Men: First Class. Ia pun ditemani juga oleh penulis langganannya, Jane Goldman. Duo moviemaker ini memang sudah menjadi langganan para penonton di seluruh dunia. Sebab karya-karyanya yang memang sangat entertaining habis!

Taron Egerton mungkin adalah aktor yang sangat beruntung dalam film ini. Lewat paras muda nan tampannya sama seperti kemunculannya yang baru '3 tahun' di dunia perfileman, ia pun langsung menjadi perhatian utama masyarakat.

Ah, dengan konsep baru nan matang, lalu dieksekusi dengan sangat luar biasa, ditemani para pemain yang keren-keren. Sudah deh, dua kata untuk menggambarkan film ini adalah: 

VERY ENTERTAINING!!

Thanks
God bless you

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath