Tentang Film "Birdman"


Alejandro Gonzalez Inarritu akhirnya kembali muncul setelah delapan tahun lamanya ia memberikan sentuhan yang baru di dunia perfilman Hollywood. Semua pecinta film pasti masih mengingat Babel, film yang memiliki beberapa kisah kelam dari berbagai macam individu di negara yang berbeda-beda, dan sangat berhasil mengobok emosi para penontonnya sekaligus para juri Oscar. Kali ini pun, ia mencoba melakukan hal yang baru (lagi), lewat Film Birdman yang kembali dilirik Oscar, bahkan sampai mendapatkan 9 nominasi!

Sentuhan yang diberikan Inarritu sendiri sebenarnya sudah pernah dilakukan oleh sineas lainnya, yaitu dengan mengambil gambar secara 'long take'. Contoh terbaiknya seperti pada Film Magnolia, dan di tahun kemarin ada True Detective. Bedanya adalah, jika di film lain hanya melakukan long take di satu atau dua adegan saja, namun untuk Birdman, bisa dikatakan 90 persen gambarnya diambil dengan melakukan teknik tersebut!

Dari segi cerita sebenarnya simple, tentang seorang aktor yang mencari ketenaran kembali setelah dirinya dilupakan selama bertahun-tahun oleh banyak orang pasca ia berhenti berperan menjadi Birdman yang sangat terkenal di era nya dulu. Dengan bermodalkan nama yang sudah tua, Riggan Thomson (Michael Keaton) ini pun memutuskan untuk bermain di sebuah teater Broadway. Ambisinya yang sangat besar itu tentu saja tidak mudah untuk ia jalankan. Ia masih memiliki banyak konflik di dalam keluarganya, rekan kerjanya, hingga dirinya sendiri.


Sejak awal mulai, kita tak akan bosan, karena konflik akan muncul satu persatu. Inarritu seperti ingin memperlihatkan kepada kita tentang siapa saja tokoh lainnya dengan mengundang konflik terlebih dahulu. Seperti saat memperlihatkan anak semata wayang Riggan, Sam (Emma Stone), manager Riggan, Jake (Zach Galifianakis), rekan main nya, Laura (Andrea Riseborough), Leslie (Naomi Watts), dan Mike (Edward Norton). Namun tak lupa juga untuk mantan istri Riggan, Sylvia (Amy Ryan), dan seorang kritikus berhati besi, Tabitha Dickinson (Lindsay Duncan). Semuanya adalah para pemain yang sangat hebat! Harus saya akui itu.

Semua tokoh sama-sama memiliki peran yang sangat penting.Walau tetap, saat akan mencapai akhir cerita, kita akan kembali fokus terhadap Riggan, yang terus-menerus mempermalukan dirinya, seperti yang paling parah adalah saat ia hanya memakai celana dalam dan berjalan cepat di jalan besar dengan ratusan mata yang menontonnya.








Pantas saja Oscar langsung menancapkan sembilan nominasi pada film ini. Inarritu benar-benar berhasil mengambil perhatian masyarakat secara internasional kembali. Kita lihat saja, siapakah yang akan menjadi pemenang di Oscar nanti?!

Birdman, DAHSYAT!!

Thanks
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath