Tentang Film "Bridget Jones's Diary"

"Semuanya berawal saat tahun baru dalam tahun ke 32-ku menjadi lajang. Sekali lagi, aku sendirian pergi ke buffet tahunan ibuku. Setiap tahun, Ibu coba menjodohkanku dengan pria berambut lebat yang membosankan dan sepertinya tahun ini bukan pengecualian."

Saat solo dialog dari sang pemeran utama muncul, yakni Bridget Jones, terasa sekali betapa kuatnya aura dari film ini, khususnya untuk para jomblo sejagat yang tak sengaja menontonnya hehehe....


Ini adalah salah satu film romcom (romantic comedy) yang ternyata begitu menyenangkan untuk ditonton. Kisah dari seorang perawan tua (tak terlalu tua sebenarnya) yang pada akhirnya memutuskan untuk mulai mengubah hidupnya, dan salah satu caranya adalah dengan menulis diary. 

Bridget Jones sendiri adalah salah seorang karyawan di dalam perusahaan publisher. Dengan tubuh gemuk dan kebiasaannya merokok, ia seperti terlihat kurang mengesankan. Tapi siapa yang sangka, tiba-tiba saja ada dua pria tampan yang mau untuk masuk ke dalam kehidupannya, membagikan cinta, dengan cara yang berbeda tentunya.

Pertama adalah bos dari Bridget sendiri, Daniel Cleaver (Hugh Grant) yang memang sudah lama disukai oleh Bridget. Berawal dari saling memberikan email yang aneh-aneh, akhirnya mereka menjadi lebih dekat dan berhubungan.

Kedua adalah seorang duda bernama Mark Dancy (Colin Firth) yang pertama kali ditemui oleh Bridget di acara buffet Ibunya saat tahun baru. Pertemuan awal mereka memang sangat tidak menyenangkan, apalagi ketika secara tak sengaja Bridget mendengar Mark berbicara ke orang lain dengan kata-kata kasar tentang diri Bridget. Tapi semua penonton pasti akan menjadi terenyuh ketika Mark sudah mengungkapkan isi hatinya ke Bridget dengan kata-kata yang simple tapi begitu manis terdengar.



Nah, pada akhirnya, siapakah pria yang akan dipilih oleh Bridget di dalam kehidupannya yang terlalu sering sendirian tersebut? Tentunya hanya 'kejujuran' dan hati Bridget yang bisa memutuskan....

Sekali lagi, ini adalah film dengan genre romcom, sehingga siapa saja tak akan bosan ketika sedang menontonnya. Ada banyak kejadian memalukan yang dilakukan oleh tokoh Bridget yang berhasil diperankan oleh Renee Zellweger dan mampu menjadi salah satu nominator Oscar sebagai pemeran wanita terbaik. Renee sendiri mau untuk menggemukkan tubuhnya, sesuai dengan isi dalam novel karangan Helen Fielding ini. Tapi sayangnya, seperti tak ada yang bisa mengalahkan senyum dari Renee yang memang sangat manis tersebut walaupun muka dan tubuhnya terlihat cukup gemuk.

Thanks
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath