Serial TV: REVENGE (Season 1 - 3)

Menjadikan posisi kaum hawa sebagai nomor satu di atas kaum adam, adalah kepuasan tersendiri di era modern ini. Apalagi jika para pemain pria nya diisikan oleh aktor-aktor tampan dan berotot. Mungkin serial tv yang satu ini adalah yang selalu didamba-dambakan oleh para penonton perempuan di seluruh dunia.


Film berseri yang mengisahkan tentang balas dendam dari seorang perempuan yang rela melakukan apa pun ini bukan berarti hanya diisikan oleh para pemain yang berpenampilan perfect, tapi juga dari kadar cerita yang disajikan. Sejak premiere di season pertama, dapat langsung kita saksikan jalan cerita yang benar-benar menarik yang berujung pada pembalasan dendam yang sungguh berhasil. Penonton pun pasti akan terpesona, apalagi jika melihat para pemainnya yang berkarakter kuat, khususnya Madeleine Stowe.

Ini adalah kisah balas dendam yang dilakukan oleh Amanda Clarke, dengan nama palsu Emily Thorne (Emily Vancamp). Sejak ia masih kecil, ayahnya, David Clarke, dijebak oleh banyak rekan kerjanya yang berasal dari perusahaan Grayson Global. David dijebloskan ke penjara atas tuduhan kerja sama dengan teroris yang sudah meledakkan sebuah pesawat. Amanda kecil pun diwajibkan untuk masuk ke dalam rumah asuh yang ternyata memiliki sang pemilik yang jahat. Hingga ia sudah berumur 18 tahun dan secara hukum bisa bebas untuk hidup di luar, ia langsung ditemui oleh salah seorang teman ayahnya, Nolan Ross (Gabriel Mann), yang pada akhirnya membuat Emily menjadi tahu tentang kejahatan yang dilakukan oleh para rekan kerja ayahnya tersebut.

Lalu, lewat berbagai macam pengalaman dan pelatihan, Amanda akhirnya mengubah namanya menjadi Emily Thorne, dan sudah siap sedia untuk menghancurkan semua orang yang sudah membuat ia beserta ayahnya menjadi hancur. Target utamanya adalah sang keluarga Grayson yang sungguh terkenal, yaitu Conrad dan Victoria Grayson (Henry Czerny dan Madeleine Stowe) yang bertempat tinggal di sebuah puri megah dekat pantai. Emily sendiri memutuskan untuk pindah ke rumah semasa kecilnya yang cukup dekat dengan puri dari keluarga Grayson tersebut, menjadikan ia bisa masuk ke dalam kehidupan mereka.


Pada season pertama, kita akan melihat berbagai macam rencana solid yang dilakukan oleh Emily untuk melaksanakan balas dendamnya. Kita pun akan menemui berbagai macam tokoh yang berkaitan erat dengan Emily dan para korbannya. Beberapa di antaranya adalah Nolan Ross, yang terus memaksakan dirinya untuk ikut ke dalam rencana kelam Emily, ia adalah seorang IT terkemuka, sekaligus pemilik perusahaan Nolcorp, dan mampu meretas banyak hal seperti ponsel dan komputer seseorang. Kemudian ada Ashley Davenport (Ashley Madakwe), seorang event manager yang bekerja di keluarga Grayson ketika mereka sedang ingin mengadakan sebuah acara, dan tentunya banyak sekali acara yang sudah diselenggarakan untuk meningkatkan citra perusahaan dan nama Grayson itu sendiri. Emily pun menjadikan Ashley sebagai temannya agar ia bisa masuk ke dalam kehidupan keluarga Grayson. Daniel dan Charlotte Grayson (Joshua Bowman dan Christa B. Allen), sebagai anak dari Conrad dan Victoria, yang dimana Emily berusaha untuk menjadikan Daniel sebagai kekasihnya. Jack Porter (Nick Wechsler), seorang anak pemilik bar dan salah satu kenangan kecil dari Amanda, sebagai 'cinta pertama'. Jack juga memiliki seorang adik, Declan Porter (Connor Paolo) yang pada akhirnya menjadi kekasih dari Charlotte.

Semua tokoh itu lah yang akan menemani Emily hingga di 22 episode pada season pertama. Dengan berbagai macam trik, Emily berhasil mengelabui mereka hingga akhirnya ia bisa masuk ke dalam kehidupan keluarga Grayson, dan membuat Victoria menjadi sangat curiga dan waspada terhadapnya. Kita pun akan banyak menemukan beberapa rekan kerja dari ayahnya yang sudah berhasil dihancurkan hidup mereka oleh Emily. Selanjutnya kita akan melihat kehidupan percintaan palsu dari Emily terhadap Daniel, dan yang asli dari Declan dengan Charlotte. Banyak hal atau rintangan yang terjadi pada saat Emily sedang melaksanakan tugasnya, sehingga membuat serial ini menjadi lebih menarik. Salah satunya adalah ketika sang pemilik nama asli dari Emily Thorne muncul (Margarita Lavieva), yang pada akhirnya harus bertukar peran menjadi Amanda Clarke pada saat itu. Selain itu, kita juga akan melihat berbagai macam kisah menarik dari kehidupan Victoria dengan keluarganya, dan memang Victoria lah yang menjadi pemain utamanya disini, dengan mimik muka palsunya dan gaya berbicara bak seorang ratu kerajaan. Victoria adalah sang pemain antagonis terkuat disini.

Pada season ke-2, kali ini jalan cerita diawali oleh pencarian Ibu dari Amanda yang ternyata masih hidup. Kemudian Amanda palsu ternyata sedang hamil, dan ayahnya sendiri adalah Jack Porter, membuat Emily harus benar-benar merelakan segalanya tentang masa lalunya tersebut. Lalu, muncul pemain baru, Aiden Mathis (Barry Sloane), sebagai pria yang pernah menjadi kekasih bahkan teman seperjuangan Emily sewaktu mereka berdua sedang belajar banyak ilmu di Jepang. Aiden pun datang untuk membantu Emily dan ingin memperbaiki hubungannya tersebut. Dari awal hingga pertengahan, jalan cerita akan lebih mengutamakan kisah cinta dari Jack dengan Amanda palsu, hingga akhirnya mereka berdua menikah, dan sedihnya, harus ada karakter yang meninggal disini. Lalu, sampai di akhir, kita akan menemukan sebuah organisasi yang bernama Inisiative, yang memiliki keterkaitan dengan kasus terorisme yang mengakibatkan David Clarke dipenjara. Pada saat itu juga, Daniel Grayson memutuskan untuk mengambil posisi ayahnya, Conrad dengan berbagai macam cara, dan membuat Victoria menjadi sangat khawatir karena dapat membuat Daniel menjadi sasaran dari Inisiative. Conrad sendiri memutuskan untuk masuk ke wilayah politik, dan mencalonkan dirinya untuk menjadi gubernur. Hingga di ujungnya nanti, kita akan cukup dikejutkan dengan sebuah teknologi ciptaan Nolan Ross yang pada akhirnya mampu membuat bencana.



Season ke-3, cerita akan dipusatkan ke dalam kehancuran keluarga Grayson, yang perlahan-lahan berhasil dilakukan oleh Emily. Disini Emily akhirnya menikah dengan Daniel, dan membuat suasana menjadi sangat panas karena Emily pun resmi berubah menjadi seorang Grayson. Kemudian kita akan melihat seorang anak pertama dari Victoria yang ternyata mampu membuat hidupnya menjadi lebih bahagia. Justin Hartley sebagai Patrick Osbourne, yang juga adalah seorang seniman. Lalu ada juga Margaux LeMarchal (Karine Vanasse), pemilik dari sebuah media yang pada akhirnya mampu membuat kehidupan keluarga Grayson menjadi lebih parah. 

Di ending season ke-3, kita mungkin akan dipuaskan dengan semua jerih payah yang sudah Emily dan rekan-rekannya lakukan, walau kita juga harus kehilangan salah seorang karakter penting di dalamnya dengan sangat mengenaskan. Tetapi pada saat di ending ceritanya, atau di episode terakhir, ternyata masih akan ada season ke-4, dengan beberapa cuplikan yang membuat pikiran kita menjadi curiga dan mampu menghilangkan rasa puas dari yang sudah terjadi sebelumnya.



Ini adalah kisah dari seseorang yang sedang melakukan balas dendam, dengan banyak unsur kepercayaan dan pengkhianatan. Sudah sering kali dibahas mengenai ketiga hal tersebut, namun hingga di ending cerita, sepertinya sang creator berhasil mengkhianati para penonton dengan sebuah adegan yang tidak terduga, yang pastinya akan lebih dijelaskan di season ke-4 nya nanti.

Namun, sesuai dengan penjelasan di awal paragraf, film ini memang adalah salah satu film yang paling disukai oleh perempuan, bahkan sepertinya memang dikhususkan untuk penonton perempuan, apalagi ketika kita tahu bahwa film ini pun tak bisa lepas dari kisah cinta kaum homoseksual. Kekuatan peran dari Madeleine Stowe sepertinya sudah menjadi inspirasi tersendiri dari para penonton, yang berhasil menjadi perempuan penakluk para pria kaya dengan tubuh dan paras yang mumpuni. Kemudian tak lupa untuk pemain utamanya, Emily VanCamp yang pernah diundang untuk menjadi salah satu tokoh di Film Layar Lebar Captain America: Winter Soldier, yang sungguh hadir mempesona dengan banyak pakaian anggun yang berhasil membuat film ini menjadi lebih bersinar, namun juga diselingi oleh kekuatan bela dirinya dan juga mampu menaklukkan banyak hati pria. Jika dilihat dari awal hingga akhir, sepertinya film ini memang tidak mempertunjukkan banyak pemain yang memiliki tubuh yang gemuk, semuanya adalah para model catwalk, baik para wanita dan juga pria nya. 


Awalnya, film ini sepertinya akan memberikan suatu hal yang lebih besar, apalagi hal balas dendam ini ada sangkut pautnya dengan kasus terorisme. Tapi jangan terlalu mengharapkan akan menjadi lebih ke organisasi yang lebih besar, karena benang merah dari film ini tetap akan menitik beratkan kisah dari Emily Thorne itu sendiri, dengan sedikit adegan aksi yang sebenarnya cukup diharapkan oleh para penontonnya. Film ini pun sebenarnya agak sedikit lucu, ketika sedang memberikan sebuah cerita baru dari hal yang tak terduga, seperti tokoh ini sebenarnya adalah anak dari tokoh itu, dan lain sebagainya. Walau tak bisa dipungkiri juga, karena ada banyak adegan perselingkuhan disini.

But over all, semuanya masih oke, dengan unsur kelam dan misteri yang masih tetap terjaga. Mari kita saksikan pertempuran antara Emily Thorne dengan Victoria Grayson kembali di sesion ke-4 nanti, karena itu lah yang menjadi kekuatan terbesar dari film ini.

Thanks
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath