Serial TV: Game of Thrones (Season 1 - 4)

Bagi yang menyukai kisah dari Film The Lord of the Ring trilogy, pasti juga akan menyukai serial televisi yang satu ini. Game of Thrones yang sejak kemunculannya di season pertama pada tahun 2011, tentu sangat memukau para penontonnya. Kisah perjuangan nan epik dari para ksatria, politisi, dan klan dalam tujuh kerajaan, benar-benar adalah sebuah tontonan yang sangat menarik untuk diikuti. Apalagi sejak di episode pertamanya, kita akan langsung menemukan banyak anggota tubuh yang terpotong-potong, sekaligus terpenggalnya sebuah kepala, yang secara ekstrim menegaskan bahwa film ini tak main-main. Kita pun akan dibawa untuk bisa mengenali banyak klan yang pada akhirnya harus melakukan peperangan, serta bersekutu. Yaitu, dari klan Lannister, Stark, Baratheon, Targaryen, Greyjoy dan lain sebagainya. Para klan ini memiliki kemampuan yang berbeda-beda, serta berada di daerah yang tak sama pula di sebuah negara fiksi bernama Westeros dan Esos, namun hanya satu daerah yang dapat menyatukan mereka, yaitu The King's Landing dengan sebuah Iron Throne, tempat duduk sang penguasa di dalamnya.


Awalnya, kita akan diperkenalkan terlebih dahulu pada anggota keluarga dari Klan Stark yang berada di daerah utara bernama Winter's Fell. Klan yang berlambangkan serigala ini, memiliki seorang raja, ratu, serta anak-anak yang akan kita anggap sebagai pemeran protagonis dalam film ini. Hingga kedatangan sang Raja Robert Baratheon dengan istrinya Cersei Lannister (Lena Headey), baru lah sebuah konflik dimulai. Kemudian, kita juga akan dibawa untuk mengenali Daenerys Targaryen (Emilia Clarke) yang berada sangat jauh dari Westeros, dimana ia beserta kakak prianya memiliki sebuah tujuan yang pasti di dalam kehidupan mereka, yaitu mengambil alih The King's Landing, karena itu adalah hak mereka sejak dulu, atau sejak naga yang menjadi lambang mereka masih hidup.

Ceritanya begitu kompleks sebenarnya, karena masih banyak hal yang harus diperkenalkan, dan semuanya itu tentu memiliki keterkaitan di dalamnya. Namun, alangkah bagusnya jika kita ketahui sedikit dahulu, dan lebih mengenal beberapa tokoh penting yang masih terus berjuang hingga di season ke empat pada tahun ini, yang tentu saja masih bersambung, dan direncanakan akan dibuatkan dua season lagi ke depannya.



Mungkin yang sudah menonton film ini akan terasa dikhianati oleh penulis bukunya, yaitu George R.R. Martin, dimana bukunya sendiri berjudul "A Song of Ice and Fire". Mengapa? Karena tentu saja kita akan menjumpai banyak pembunuhan karakter yang begitu tragis dan mampu membuat muka kita semua menjadi terpaku, karena harus sadar akan kenyataan bahwa 'mereka sudah tak hidup lagi'. Di season pertama pun langsung kita temukan bahwa akan diadakan sebuah pemenggalan kepala dari salah seorang yang tentu sudah kita ketahui tentang keagungannya. Semua dimulai ketika sang raja, King Robert Baratheon meninggal dan digantikan oleh anak laki-lakinya yang masih muda, yaitu Joffrey Baratheon (Jack Gleeson), yang sebenarnya adalah anak haram dari pasangan sedarah. Tak disangka kalau Joffrey akan selalu bertindak kejam ke banyak orang dalam masa kepemimpinannya. Kita pun akan melihat banyak hal yang tidak adil yang sudah dilakukan olehnya beserta dari keluarganya, yaitu Lannister, sebuah keluarga yang sangat kuat, yang berhasil bertahan di kursi kerajaan hingga di season ke-empat. Namun, memang tak akan seru jika kita tak ditemani oleh keluarga Lannister ini, khususnya untuk Cersei, Jaime, dan Tyrion Lannister (Peter Dinklage) yang walaupun berbadan kerdil, tetapi karakternya sangat berperan penting.

Tapi ini bukan berarti klan Lannister adalah klan yang selalu berperan antagonis, sebab Tyrion sendiri adalah salah satu pemeran protagonis yang netral terhadap keluarga serta musuh keluarganya walau selalu mendapatkan perlakuan yang tidak adil, sehingga telah membuat para penonton menjadi sangat terfokus terhadap dirinya, yang mungkin oleh karena itu lah, pemainnya, Peter Dinklage berhasil menjadi pemenang dalam penghargaan Golden Globe. 





Akhir kisah dari season pertama, akhirnya muka seutuhnya dari Film Game of Thrones menjadi sangat terlihat jelas. Bukan hanya dari kalangan manusia yang memiliki konflik utamanya, tetapi ternyata, dalam film ini kita akan menemukan banyak unsur magic, seperti witch, dragon, serta sesosok makhluk seperti zombie yang disebut sebagai white walker. Oleh karena itu lah, mungkin bukunya diberikan judul  A Song of Ice and Fire, sebab kita akan menjumpai pertempuran disaat sang naga yang memiliki nafas apisnya, lalu kelompok white walker yang sedang berkuasa di kutub utara, yang siap untuk menyerbu para manusia. Namun sayangnya kita masih harus menunggu cukup lama untuk bisa merasakan keganasan dari para makhluk bersejarah tersebut. Walau kita akan temui beberapa kali, tapi tidak terlalu berperan besar, karena tetap, fokus utamanya masih terhadap kisah dari para karakter manusia di dalamnya.

Mungkin kita akan banyak menemukan karakter yang berkembang dari para anak kecil dalam keluarga Stark. Seperti Arya Stark, yang ternyata terus tumbuh dengan dendam membara di matanya. Hal ini tentu saja terjadi, sebab Arya lah yang selalu melihat dua buah pembunuhan keji dari orang-orang yang sangat disayanginya. Yup, di season ke tiga, kita akan menjumpai lagi sebuah pembunuhan karakter yang sangat mencekam, yang disebut sebagai The Red Wedding. Sebuah kenyataan yang tak disangka dapat terjadi untuk tetap mengagungkan nama Lannester. Hal ini benar-benar membuat klan Lannester menjadi klan yang sulit untuk dikalahkan, namun mungkin akan mulai berkurang ketika kita sudah mengetahui akhir kisah dari season ke empat, dimana memang di season ke-empat lah, kita yang mendukung keluarga Stark akan merasa cukup puas dengan semua yang sudah terjadi.


Bukan hanya dari anak kecil saja, dari seorang Daenerys Targaryen juga berkembang menjadi wanita yang awalnya pendiam, akhirnya menjadi sesosok yang tegas dan sangat ditakuti. Kita lihat saja, apakah klan nya mampu menduduki kursi Iron Throne, sebab ia masih belum memerintahkan pasukannya untuk bertempur ke King's Landing, yang mungkin akan terjadi di season ke lima nya nanti. Kita lihat saja.

Selain pengembangan karakter dan kebrutalan, kita juga akan menjumpai banyak adegan panas dalam film ini. Dengan diadakannya tempat prostitusi, dan para pelacur yang memang memiliki peran penting juga di dalam film ini, telah membuat beberapa perempuan menjadi harus menunjukkan tubuh polos mereka dengan rasa bangga. 

Baiklah, kita lihat saja, siapakah yang benar-benar berhasil menduduki kursi Iron Throne di akhir kisahnya nanti..


Thanks
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath