Takut Gagal

Setelah gagal meng-upload tugas online class di portal kampus gua, yang dimana sesudah jam 12 tengah malam, upload-an tugas ditutup secara mentah-mentah, yah, mau begimana lagi, sekarang gua akhirnya mengalami ketakutan yang sungguh besar di semester akhir perkuliahan gua ini.

Kegagalan, mulai gua rasakan pada waktu selesai UTS, yang dimana nilai gua tak ada satu pun yang A, malah ada yang C. Beberapa nilai pun sudah gua perhitungkan akan sulit untuk mencapai nilai akhir A, karena terlalu kecil angkanya. Menyebabkan gua menjadi down untuk nilai IP gua di semester akhir ini. Apalagi sewaktu gua gagal mengupload salah satu tugas yang penting, yang pada akhirnya kelewatan harinya oleh karena, yang pertama, tugasnya itu seharusnya ada di flaskdisk gua yang tiba-tiba aja baru gua ingat kalau ketinggalan di rumah gua; yang kedua, sudah seminggu gua mengabaikan tugas tersebut karena banyak kerjaan yang menggunung, seperti ngedit video, skripsi, dll, jadinya gua gak mikirin dah kalau tugas gua itu ada di flaskdisk, yang dimana udah ga ada; yang ketiga, di hari terakhir peng-upload-an, gua malah pergi hari ini ke mall dan bersenang-senang ria, melupakan semua hal. Yah, memang dah sekarang, kalau gua lagi pergi, ya gua gak mau diganggu siapa-siapa. Semua BBM yang masuk akan gua biarkan tak ter-read hehehe; Keempat, alhasil, karena gua pulangnya jam setengah 12 malam, lalu gua masih mikirnya kalau flaskdisk gua masih ada, atau tak ketinggalan di rumah gua, gua pun cari-cari di kosan gua, yang ya sudah deh, gua sadar kalau ketinggalan, lalu tak bakal sempat kerjain ulang, jadinya jreng! lewat jam 12, muka gua pun langsung sendu, takut.

Gua takut kalau karena tak ngumpulin satu tugas ini, nilai gua malah benar-benar C. Padahal di mata kuliah ini nilai UTS gua C, jadinya kalau bisa gua tingkatin ampe B deh minimal. Tapi yasudah, kalau begini gua harus lebih maksimal waktu UAS-nya nanti. Semangat anton!

Namun bukan hanya takut akan hal itu. Gua juga memiliki ketakutan yang banyak untuk semester akhir gua ini. Yaitu untuk skripsi gua, yang dimana setelah gua selesai BAB 2, dan sudah di ACC oleh dosen pembimbing gua, gua pun serasa sudah capek dan males untuk mencari dan merevisi, serta mengetik lagi. Apalagi hal ini diikuti dengan proposal hasil kegiatan On The Job Training gua, yang walaupun gua memang pertama kali maju sidangnya, tetapi untuk revisi dan hard cover -nya gua bisa-bisa yang terakhir ini. Soalnya udah benar-benar malas untuk menyentuh semua itu lagi. Enakan mengetik di blog gua seperti ini, meluapkan seluruh ketakutan gua, yang dimana kalau untuk skripsi dan OJT, yah, gua juga takut gagal deh intinya. Takut berakhir jelek....

Lalu juga untuk tugas pengumpulan video dokumenter akhir gua, yang akan dikumpulin waktu UAS, ini juga sudah membuat gua menjadi takut. Pertama, karena pake ide gua, jadinya gua yang harus mengatur segalanya, dan as usual, gua lah yang mengedit video kelompok gua sendiri (secara otodidak, dan hampir membuat gua menjadi gila terkadang). Kedua, karena lagi-lagi masalah semua tugas-tugas gua!! (ini juga termasuk salah satu tugas yang ngebuat gua jadi malas untuk ngerjain skripsi dan yang lain-lainnya). 

Waktu, awalnya gua kira kalau gua mampu untuk mengaturnya. Mengatur jadwal gua sehari-hari yang kebanyakan tak terduga. Apalagi sewaktu tiba-tiba saja ada kerjaan dari beberapa orang teman kampus gua, yang harga bayarnya cukup ngebuat gua jadi senang, dan bisa ngebeli banyak hal, yah ya sudah, banyak tugas-tugas kuliah yang seakan gua abaikan.

Yang sekarang gua perlukan memanglah sebuah semangat untuk menyelesaikan semua hal yang ngebuat gua jadi takut ini. Soalnya kalau sudah selesai, ya gua bisa lebih tenang, dan bisa jalan-jalan dengan bahagia. Soalnya juga jadwal gua pergi hang out sama teman-teman gua itu bisa dibilang banyak. Jadinya demi menjaga kehidupan sosial gua agar tetap terjaga, gua pun akan melakukan segalanya. Lagipula dengan hangout juga bisa menyenangkan hati gua hehe.....

Ok deh!
Gua bakal semangat lagi!!!
Kerjakan dan selesaikan semuanya!!!
Semangat Anton!!!

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath