Tentang Film "Ender's Game"

Setelah Gavin Hood membuat sebuah sekuel dari Franchise X-Men, yaitu: X-Men Origins: Wolferine pada tahun 2009 lalu, kini pun ia tak mau ketinggalan untuk menyutradarai sebuah novel terkenal karya Orson Scott Card yang sudah mememangkan dua buah penghargaan bergengsi di dunia pernovelan internasional, yaitu: Nebula dan Hugo Award. Novel yang bernama Ender's Game ini sudah melahirkan belasan seri oleh karena tingkat pembacanya yang banyak yang memang sangat menyukai tulisan dari Scott tersebut. Namun, apakah film nya juga akan memiliki seri yang sama seperti beberapa film yang berasal dari adaptasi novel lainnya, seperti Harry Potter dan Hunger Games? Yuk, kita lihat review singkatnya.


Film yang berjudul sama dengan novel nya ini bercerita tentang seorang anak laki-laki yang bernama Ender, yang tiba-tiba saja dipilih untuk menjadi seorang prajurit di bawah umur 15 tahun oleh para angkatan luar angkasa yang diketuai oleh Colonel Graff. Namun bukan hanya Ender yang dipilih, banyak anak-anak dari penjuru dunia yang dianggap 'paling pintar' pun ikut serta disini, dengan tujuan untuk bertempur melawan sekumpulan alien yang pernah menyerang bumi, alien tersebut bernama Formics. Dan menurut Colonel Graff, Ender adalah sang pemimpin penerus Mazer Rackham, seorang kapten yang pernah memenangkan pertempuran melawan alien tersebut beberapa tahun silam.

Ender pun di bawa ke pusat pelatihan di dalam pesawat luar angkasa. Ia diwajibkan untuk belajar menjadi seorang prajurit dan pemimpin. Selain itu, ia juga diharuskan untuk bertempur melawan para kelompok anak-anak lainnya lewat sebuah ruang besar melingkar tanpa gravitasi, sehingga kemampuan Ender untuk bergerak, menembak, dan berpikir akan ditingkatkan disini.


Konflik demi konflik akan Ender temui, seperti sekumpulan orang yang tak hormat dengannya, lalu sampai ke psikologis dirinya sendiri, apalagi pada saat ia dilarang untuk berkomunikasi dengan keluarga tercintanya, khususnya untuk adik perempuan tempat ia selalu mencurahkan isi hatinya, yaitu: Valentine Wiggin.

Namun semua yang sudah dialami Ender adalah untuk satu tujuan yang pasti, untuk menghancurkan bangsa Formics, walau ada satu hal yang pada akhirnya mampu membuat Ender menjadi down, ini adalah sesuatu yang selalu menghantuinya selama ini.


Untuk film pertama, sepertinya tidak terlalu mengecewakan, dan masih bisa membuat para penontonnya menjadi penasaran untuk melanjutkan menonton sekuelnya nanti (jika ada). Apalagi film ini memiliki para pemain yang sudah dikatakan di trailernya, kalau mereka adalah para nominator dan pemenang Oscar, seperti Ben Kingsley, Harrison Ford, Viola Davis, dan aktris pendatang baru yang tak disangka bisa menjadi nominator Oscar pada tahun kemarin, yaitu: Hailee Steinfeld. Walau Asa Buterfield, sang pemeran utama belum pernah namanya masuk di dalam ajang penghargaan Oscar, tetapi bakat aktingnya bisa dikatakan sudah mumpuni. Coba saja kita lihat saat ia bermain di Film Hugo, lalu The Boy in the Striped Pyjamas yang sangat mencenangkan tersebut.

Semoga saja Gavin Hood bisa meneruskan sekuel nya karena film ini memiliki premis yang begitu menarik, apalagi pada saat adegan twist-nya. Membuat para penonton menjadi ingin mengetahui lebih tentang kelanjutan cerita dari seorang Ender tersebut.

Thanks
GBU

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath