Tentang Film "The Past"

Sejak menang-nya Film A Separation di ajang penghargaan bergengsi, Oscar, pada tahun 2012 lalu, tentunya karya yang baru dari sang sutradara sekaligus penulis dalam film tersebut pun akan menjadi salah satu penantian yang paling ditunggu-tunggu oleh para movie mania. Dan hingga munculnya Film "The Past" pada tahun 2013 ini, para penonton yang sudah menunggu lama, pastinya sudah siap untuk berekspektasi yang tinggi akan film yang kini mengambil latar di Perancis, bukan lagi di Iran.



Asghar Farhadi pun lagi-lagi mengambil tema mengenai sebuah keluarga yang disfungsional. Bahkan ada perceraian yang sudah pernah diperlihatkan dalam Film A Separation. Namun kali ini bukan soal itu yang menjadi fokus utama-nya. Melainkan sesuatu yang lebih rumit dari kehidupan para tokoh utama-nya disini.

Ini adalah beberapa kisah dari kehidupan Marie Brisson (Berenice Bejo), Samir (Tahar Rahim), dan juga Ahmad (Ali Mosaffa), beserta ketiga anak yang menjadi korban dari kehidupan kawin cerai orang tua mereka. Dan Marie Brisson adalah seorang istri yang sedang dilanda banyak kegalauan sewaktu ia sedang meminta suami-nya, Ahmad, untuk bercerai, yang lalu segera menikahi seorang pria yang masih beristri, namun sedang sekarat, dan beranak satu, yaitu: Samir.

Kemudian seperti biasa, Asghar akan membawa para tokoh-nya ini menjadi memiliki banyak konflik karena beberapa misteri yang harus segera mereka pecahkan. Ketiga anak kecil yang bermain di dalam film ini pun juga mendapatkan jatah yang sama. Fouad (Elyes Aguis), Lea (Jeanne Jestin), yang masih berusia lima tahun, dan Lucie (Pauline Burlet) yang sudah remaja, sama-sama memiliki peran yang penting, yang dimana sudah menyebabkan para orang tua mereka menjadi terkena konflik, serta memutuskan sesuatu yang sudah di luar dugaan.



Semuanya kembali masuk ke dalam wilayah abu-abu. Tak ada yang patut disalahkan disini. Karena para penonton akan dibawa untuk turut bersimpati kepada mereka semua yang walau sudah mengambil keputusan yang tak menyenangkan, tetapi alasan mereka sudah sangat besar untuk membuat kita semua menjadi mengerti.

Dan lebih baik kita semua harus sedikit tahu mengenai film ini, karena akan ada kepuasan tersendiri setelah kita semua sudah diperlihatkan mengenai kenyataan, atau alasan yang pas, mengenai banyak konflik yang ada di dalam film ini. Apalagi untuk ending ceritanya, jangan sampai kita melewati sebuah akhir yang lebih menyentuh dari Film A Separation. Ending karya Asghar yang baru ini adalah sebuah mahakarya yang begitu manis, menyedihkan, sekaligus sangat menyentuh. Kalau kita semua sudah mengikuti jalan ceritanya dengan baik, ada kemungkinan kita bisa dibuatnya menjadi menangis ketika sedang melihat sebuah momen yang ada di dalam rumah sakit ini.


Yah, ini adalah sebuah karya yang baru dan menyenangkan dari tangan seorang Asghar Farhadi. Dan memang pantas jika film ini akan dimasukkan bersaing kembali ke dalam ajang Oscar sebagai film berbahasa asing terbaik. 

Serta tak lupa juga untuk tampilan terbaru dari seorang Berenice Bejo yang pernah menjadi tokoh utama dalam film yang sudah memenangi Oscar,  yaitu The Artist. Karena film ini, ia pun sudah menjadi pemenang dalam ajang penghargaan Cannes, sebagai best actress. Semoga saja nama-nya bisa kembali masuk di dalam ajang penghargaan Oscar nanti.


Thanks
GBU

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath