Tentang Film "Gravity"

Really-really Standing Applause buat Alfonso Cuaron, seorang director plus writer yang sudah tiga kali menjadi nominator Oscar, yang juga sudah pernah menyutradarai Film Harry Potter and the Prisoner of Azkaban, dan Children of Men. Setelah enam tahun vakum tidak membuat film lagi, malah tak disangka, film terbarunya, yakni: Gravity, sudah benar-benar meledakkan ekspektasi dari para penontonnya yang sudah tidak sabar menunggu film ini meluncur ke permukaan.


Film yang selalu dibilang irit budget ini, karena hanya didominasi oleh dua pemain utama, yaitu Ryan Stone (Sandra Bullock) dan Matt Kowalski (George Clooney), bisa dikatakan memiliki narasi yang sangat hebat, plus dengan spesial efek yang menakjubkan.

Coba kita lihat dimana setting bermainnya, yaitu: di luar angkasa, dimana para satelit sedang berdiam diri sambil berotasi mengikuti gerak bumi. Lalu, para penonton pun diperlihatkan tentang betapa sulit-nya hidup di luar angkasa tersebut, sesuai dengan tag line sebelum gambar bumi yang besar muncul,"sangat mustahil hidup di luar angkasa!"


Kisah-nya pun tentang seorang perempuan yang bernama Ryan, yang sedang membetulkan pesawat luar angkasa bersama dengan rekan-rekannya. Ia juga adalah seorang anak baru, yang memang harus diawasi ketika dalam melakukan tugasnya. Dan Matt Kowalski lah yang menjadi sang pengawas sekaligus seorang senior yang selalu dengan santai-nya berbicara dengan para pekerja-nya sambil berterbangan kesana kemari di sekitar pesawat luar angkasa-nya itu.

Dan setelah beberapa menit yang begitu lama, dimana Matt selalu bercerita mengenai feeling buruk-nya mengenai misi-nya tersebut, sesuatu yang benar-benar buruk pun langsung terjadi ketika ada pemberitahuan mengenai rudal dari Rusia yang sudah mengenai sebuah satelit dan menyebabkan pecahan satelit tersebut menjadi meluncur ke pesawat luar angkasa yang sedang Matt dan Ryan tempati. Disini lah dimulai sebuah konflik batin yang begitu luar biasa, apalagi ketika Ryan tiba-tiba saja menjadi harus terpisah seorang diri dari pesawat-nya tersebut.



Yang lalu, sebuah kisah survive dari seorang Ryan pun dapat mulai kita lihat. Karena pada kenyataannya, masalah-nya bukan hanya sebatas pecahan satelit yang sungguh mencenangkan tersebut, tetapi ada pada batin, beserta luar angkasa yang sudah menjadi musuh utama-nya di dalam film ini.

Kita semua pun akan ditunjukkan tentang betapa mahal-nya sebuah kehidupan ketika sebuah momen supranatural sedang terjadi di dalam film ini, apalagi ketika adegan yang dimana melibatkan seekor anjing dan juga seorang pria asing bernama Aningaaq tersebut. Yang hingga sampai di akhir kisah-nya, kita akan dibuat menjadi sangat terpana dengan film yang sudah pasti akan masuk ke dalam ajang penghargaan Oscar ini.

Selain itu, film ini pun sudah memberikan sebuah kontribusi yang sangat besar untuk Sandra Bullock. Penampilannya ini bisa dikatakan lebih baik dari peran-nya di dalam Film The Blind Side, yang sudah membuatnya memenangkan Oscar. Yah, kita lihat saja nanti. Apakah ia akan memenangkan Oscar lagi berkat peran perfect di dalam film ini??

Thanks
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath