Tentang Film "Warm Bodies"

Ada banyak sekali para penulis yang sangat hebat di tanah Uncle Sam, di Negeri Amrik tersebut, dan beberapa buku ciptaan dari mereka yang sudah laku terjual di pasaran pun akan langsung diadaptasikan menjadi sebuah film layar lebar, yang tentunya dengan kualitas papan atas, sebesar papan nama Hollywood yang selama ini sudah kita kenal.

Disini pun kita akan menemui salah satu penulis (lagi), selain Stephenie Meyer dan Kami Garcia, yaitu Isaac Marion, seorang penulis yang sudah berhasil menciptakan sebuah buku yang begitu unik, bernama "Warm Bodies". Dan seorang sutradara yang pernah membuat sebuah film mengenai Kanker (50/50), yakni: Jonathan Levine, pun langsung mau untuk duduk di kursi yang bertanggung jawab dalam hal pembuatan Film Warm Bodies ini.


Kisahnya sendiri akan diawali dengan suatu hal yang sama sekali belum pernah kita lihat, yaitu: sebuah zombie pria yang ternyata masih berpikir layaknya seorang manusia. Dan yang menjadi tokoh utama pemeran zombie tersebut adalah R (Nicholas Hoult). Walaupun ia sudah lupa akan masa lalunya, berikut juga nama asli-nya sendiri, tetapi dari setiap pikirannya yang akan selalu kita dengar, kita pun akan tahu kalau ia masih memiliki hati layaknya manusia. Terkecuali ketika ia sedang lapar, ia pun akan mengajak banyak kerabatnya (zombie-zombie lainnya) untuk pergi ke Kota, dan mencari para manusia yang bisa mereka makan otaknya.

Kemudian di luar sana, jauh dari tempat tinggal R yang berada di bandara, ada para manusia yang masih bertahan hidup, dimana daerah mereka pun sudah mereka batasi dengan tembok yang begitu besar dan kuat, sehingga para zombie tak akan bisa masuk. Dan disana ada Julie (Teresa Palmer yang mukanya mirip dengan Kristen Stewart), anak dari seorang ayah yang menjabat sebagai ketua bagian pengamanan. 

Di hari yang sama, Julie bersama dengan teman-temannya memutuskan untuk mencari obat-obat-an di dalam Kota, dengan tentunya mereka semua diwajibkan untuk selalu membawa senjata. Lalu, tak disangka kalau R bersama dengan rekan-rekannya malah mendatangi tempat yang akan didatangi Julie juga. Hingga BUM! terjadilah perburuan yang menyebabkan banyak sekali nyawa yang menjadi melayang. Namun terkecuali untuk nyawa Julie, yang dimana ternyata ia malah diselamatkan oleh R, yang memang ceritanya adalah R jatuh cinta dengan Julie. Dan untuk mengamankan Julie, R pun langsung membuat Julie menjadi berbau sama dengan para zombie lainnya, sehingga Julie jadi mau tak mau harus mengikuti R ke tempat tinggalnya di dalam bandara yang penuh dengan zombie-zombie lainnya.




Dan yah, walau sangat aneh, tetapi proses terjadinya kisah asmara mereka pun terjadi. Apalagi sewaktu kita melihat kalau ternyata sang penulis, Isaac, ingin memberitahukan kepada kita semua kalau zombie pun - pada akhirnya bisa kembali lagi menjadi manusia, dan itu dimulai pada saat hubungan R dengan Julie menjadi makin dalam.

Lalu, adakah pemeran antagonis-nya disini? Yup, setau kita semua - kalau hanya tokoh zombie lah yang selalu menjadi pemain antagonis di dalam setiap film yang ber-genre zombie. Namun disini kita akan melihat sebuah makhluk baru selain dari zombie itu sendiri, yaitu: Bones, sebuah makhluk yang dimana adalah zombie yang sudah lama sekali hidup, tetapi dengan semua kulit dan daging yang sudah terkelupas.

Kemudian, di akhir ceritanya kita akan melihat satu analogi yang ternyata itu lah pesan moral yang mungkin ingin disampaikan oleh Isaac disini (menurut gua) pada waktu diruntuhkannya tembok pembatas, mengenai sebuah perbedaan yang selalu dianggap berbahaya. Dan lagi-lagi karena satu cinta lah, maka semuanya akan berubah menjadi layaknya pelangi sehabis badai.

Walau alurnya memang kadang ada yang terasa boring, tetapi tetap, ini adalah sebuah kisah yang menarik, unik, dan berisi satu pesan moral yang bagus. Perpaduan antara Isaac Marion dan Jonathan Levine rasanya sudah cukup untuk memberikan sebuah adaptasi film yang lumayan disini, apalagi saat para pemainnya itu diisikan dengan dua orang tokoh yang sedang sangat disenangi oleh para kaula muda, yaitu: Nicholas Hoult dan Teresa Palmer yang muka-nya seakan adalah saudara kembar dari Kristen Stewart. Yap, it's awesome!



Thanks
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath