Tentang Film "The Host"

Selain seorang sutradara Wook Park (Old Boy, Stoker) yang kembali lagi membuat film terbarunya yang mencenangkan kemarin, sekarang pun seorang penulis ternama, Stephenie Meyer, tak mau kalah. Selain Twilight Saga yang sudah dibungkusnya menjadi enam bagian itu, kini salah satu bukunya yang terbaru - langsung saja diambil dan dibuat menjadi sebuah film yang berjudul "The Host".

Andrew Niccol, seorang sutradara yang pernah membuat sebuah film berjudul "In Time" yang bisa terbilang cukup keren tersebut, sekarang ia lah yang ada di balik film ini, yang memakai Saoirse Ronan sebagai pemeran utamanya. Dan walaupun keseluruhan filmnya agak membosankan (karena mungkin memang cerita Stephenie Meyer itu sangat sulit untuk diadaptasikan), tetapi untung lah, Andrew tahu betul bagaimana caranya agar membuat cerita yang beralur lambat ini menjadi tidak terlihat terlalu serasa melayang.


Ceritanya sendiri adalah, bumi tiba-tiba saja sedang di-invasi oleh para alien yang bernama "Soul". Dan banyak manusia pun yang pada akhirnya menjadi dikuasai sepenuhnya oleh para alien itu (maksudnya adalah tubuhnya diambil sedangkan jiwanya dimatikan). Namun tidak untuk jiwa dari tubuh seorang perempuan yang bernama Melanie, walaupun ia sudah dirasuki oleh Soul yang bernama Wanda (Saoirse Ronan), tetapi setidaknya Melanie masih bisa untuk berbicara di dalam otak tubuhnya tersebut, dan Wanda pun mau tak mau menjadi harus mendengarkannya. Lalu, yang terjadi berikutnya adalah: Wanda menjadi bersimpati dengan Melanie, sehingga ia pun mau untuk membantu Melanie dalam hal menemukan kembali keluarganya yang masih belum dirasuki oleh para Soul.

Tetapi salah satu Soul yang bernama The Seeker pun tak mau tinggal diam ketika menemukan kalau Wanda tiba-tiba saja menjadi iba dengan manusia, dan juga malah melarikan diri dari tempat tinggalnya. Sehingga ia pun langsung mencari banyak cara agar bisa menemukan Wanda.

Dan disaat Seeker sedang mencari Wanda, ternyata Wanda pun pada akhirnya sampai juga di tempat persembunyian keluarga dari Melanie yang terletak di sekitar padang pasir dan juga bebatuan yang sangat besar. Namun banyak dari orang kenalan Melanie yang sangat ingin membunuh tubuhnya tersebut karena mereka melihat dan mengira kalau Melanie itu sudah meninggal dan tubuhnya sudah dikuasai oleh Soul yang jahat.

Lucunya, setelah beberapa lama Wanda diperbolehkan untuk menetap di dalam tempat persembunyian dari sisa para manusia yang masih hidup tersebut, sebuah kisah cinta segitiga pun terjadi, dan hal ini membuat para penontonnya menjadi mengingat kembali akan kisah dari Film Twilight Saga, dimana walaupun tak ada vampir dan manusia serigala disini, tetapi disaat kekasih Melanie masih hidup, ternyata Wanda pun malah menyukai seorang pria lain, menyebabkan segalanya menjadi begitu complicated.


Yah, walau terlihat kisahnya ini banyak berisi hal-hal yang sungguh complicated, tetapi seperti yang sudah gua katakan di atas, untuk durasi yang nyatanya mencapai dua jam ini, rasanya agak boring ketika sudah berada di pertengahan ceritanya. Apalagi sewaktu diketahui kalau peran antagonis yang paling berpengaruh itu hanya ada satu, yakni The Seeker (Diane Kruger). Soalnya dikatakan kalau sebenarnya itu para Soul adalah kumpulan alien yang sungguh baik, saling mempercayai, dan menganggap kalau semua orang itu adalah keluarga mereka, serta satu lagi - mereka tak akan saling membunuh atau menyakiti. Nah, ketika segalanya sudah bisa diatasi, "dengan agak biasa saja", ternyata tak hanya sampai disitu saja, di akhir ceritanya pun, kisahnya menjadi terlihat terlalu ambil jalan yang "aman", dan itu tak sesuai sekali dengan adegan yang dimana Wanda sedang mengucapkan salam perpisahan ke Melanie.

Namun untunglah, The Host memiliki Saoirse Ronan disini. Jika kita lihat dari semua kemampuan aktingnya, apalagi ketika ia masih kecil, penghargaan Oscar pun sempat dinominasikan untuknya lewat sebuah Film yang bernama Atonement. Dan memang sudah tak diragukan lagi, kalau di film ini pun ia telah bermain dengan sangat hebat untuk membawakan seorang perempuan yang sedang terjebak di dalam dua buah karakter yang berbeda. Pantas saja kamera sering sekali mengambil gambar close up ketika Melanie / Wanda sedang berceloteh ria, dan itu untuk menunjukkan ekspresi muka dari Saoirse Ronan yang sangat lah menjiwai tersebut.


Sayang sekali, lagi-lagi cerita dari Stephenie Meyer terasa agak kurang, sama seperti di kisah Twilight Saga kemarin (terkecuali untuk yang pertama. Soalnya yang seterusnya itu sangat lah boring). Dan memang Andrew Niccol pun sudah sangat berusaha keras untuk mengadaptasikan kisahnya tersebut menjadi sebuah adegan yang awalnya itu keren, tetapi seterusnya malah terlihat boring, apalagi untuk di akhir ceritanya yang rasanya sangat salah untuk dimasukkan.

Yup, namun sekali lagi beruntunglah The Host, karena seorang aktris muda yang masih di bawah umur dua puluh tahun, yakni Saoirse Ronan, telah menjadi pusat perhatian yang sungguh memukai di film ini....

Thanks
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath