Lomba, Tugas, dan Kekacauan!

Awalnya gua ingin kembali me-review film pada hari ini karena sudah lama sekali gua tidak menuliskan tentang semua film yang sudah gua tonton (soalnya juga gua pun sudah menonton semua film yang ada di bioskop untuk yang keluar beberapa minggu ini hahaha...), tetapi sayangnya gua sekarang malah jadi ingin menulis soal kisah hidup gua lagi, yang sungguh-sungguh sangat melelahkan untuk yang telah terjadi hingga hari ini. Yah, kembali lagi gua akan mencurahkan semua kejujuran yang ada di dalam hati gua ini tentang apa saja yang sudah terjadi.

Dan langsung saja, pertama itu adalah tentang semua pekerjaan gua yang sudah seharusnya gua lakukan. Seperti edit video, mengerjakan tugas-tugas kampus, design cover dan mencetaknya. Semua itu benar-benar menggilakan gua, apalagi sewaktu gua sedang didera sebuah lomba announcer radio di UPH pada tanggal 27 Maret 2013 kemarin. Saat itu adalah sebuah klimaks yang sungguh dasyat karena tiba-tiba saja ada satu kesalahan yang sudah terjadi di dalam kehidupan perkuliahan gua.

Jadi gini, gua dikasih banyak tugas, dan salah satunya adalah tugas presentasi. Lalu tugas presentasinya itu ternyata harus dilaksanakan pada tanggal 27 Maret 2013 (katanya waktu itu, padahal jadinya tak ada kelas karena ada online class), nah gua pun yang H-1 harus menginap di rumah teman gua, jadinya musti mengetik semalaman, melaksanakan tugas gua (membuat PPT sama mengetik bagian gua di dalam kelompok gua) di dalam rumah teman gua tersebut yang jaraknya lumayan dekat dengan UPH (soalnya gua juga gak tau jalan ke UPH jika dari rumah gua ckckck). Alhasil sampai jam empat pagi gua baru selesai dan tidur cuman dua jam, setelah itu lanjut ke UPH pagi-pagi, soalnya kelompok gua (yang ikut lomba ini) musti siaran jam sembilan (kayaknya, gua udah lupa).

Dan sesuai dengan yang sudah gua katakan, ternyata kerjaan gua pada waktu pagi-pagi itu akhirnya hanya menjadi usaha yang sia-sia belaka karena yah, ada yang namanya online class (yang gua juga tak membuatnya).

Saat itu gua sudah sangat pusing dan pasrah dengan keadaan, apalagi pada waktu di pagi hari H-1-nya itu, gua pun harus membawa lima baju untuk tugas buat film, disini gua yang jadi pemerannya hehehe.... Dan itu berarti, bawaan gua saat itu benar-benar banyaaakkkk sekaliii!! Ada baju, laptop, kamera SLR, dan tak lupa juga untuk baju almamater gua yang selalu males untuk gua bawa kemana-mana (karena besar dan tak cocok di badan gua).

Namun walaupun bawaan gua sudah sebanyak gudang, ada lah satu kejadian yang paling gua suka, yaitu saat pulang dari UPH-nya. Yup, gua yang awalnya sudah sangat kebingungan gimana pulangnya (jalanannya gua mana tauuu), apalagi waktu itu juga kan hujan, sehingga sudah membahasahi banyak baju plus jaket gua yang dengan sembarangan gua taruh di gantungan kecil motor gua (hahaha.... gua pun jadi pake almamater gua dah waktu pulangnya. Benar-benar penyelamat :p). Nah, balik lagi, karena gua udah awalnya kebingungan harus gimana, ehhh.... gua pun teringat dengan handphone android XPERIA Acro S gua, yang tentu saja sudah ada aplikasi GPS, penunjuk jalan. Dan JRENG! Dengan mudahnya gua pun pulang ke rumah karena cukup detail peta jalanannya tersebut (yang sama sekali tak pernah gua gunakan. Jadinya bukannya norak yahh hehe).

Baiklah, setelah kejadian yang ada di UPH, yang sudah gua anggap sebagai klimaks di antara banyak kesulitan yang ada di dalam kehidupan gua, ternyata Tuhan seperti sedang memperlihatkan kepada gua kalau kini di depan gua akan terdapat lebih banyak gunung-gunung yang ukurannya lebih besar dan curam, yang harus dengan gila-nya gua daki.

Yah, ini semua hanyalah masalah "mengatur waktu" saja intinya. Karena seperti yang sudah gua sebutkan, kalau gua pun sedang punya banyak tugas (ada yang dibayar dan ada yang tidak), seperti edit video, lanjut mengerjakan tugas-tugas kampus lainnya, dll. Apalagi ketika segala sesuatunya harus dengan cepat untuk dikerjakan, sama seperti yang kini akan menjadi kesibukan terbaru gua, yaitu: menjadi penulis di majalah UBM. Dan untuk yang sudah terjadi kemarin, Dosen gua hanya memberikan deadline itu cuman "sehari!" Gua diminta membuat tulisan opini mengenai harapan gua buat pendidikan yang ada di Indonesia. Dan tentunya karena ini majalah kampus, gua tak mungkin kan pake kata-kata yang ada di dalam blog gua ini. Alhasil pun gua mengerjakannya pada waktu malam hari setelah gua sudah selesai mengerjakan sesuatu hal yang sudah sangat mencapekkan badan gua ini.

Dan bukan hanya itu saja yang ingin gua beritahukan, soalnya di Hari Rabu kemarin itu, gua sempat di-interview kerja di kampus gua sendiri, yang kali ini gua lebih milih untuk magang di belakang meja, ketimbang menjadi marketing lagi (soalnya bayarannya juga lebih gede cuy hahaha). Dan jujur, gua cuman butuh duit-nya aja waktu itu. Kalau soal pengalaman sih yang itu mah sudah seperti kebutuhan biasa deh. Namun gua pun akan tetap gak bilang gimana-gimana kalau gua itu memang sedang sangat butuh duittt hahaha.... Yah, walau sayangnya sih, semuanya malah berjalan menjadi kacau. Karena orang yang meng-interview gua itu seperti sedang mengetes mental gua ketika gua sedang di-judge (dianggap ini itu), dan ada kata-kata yang benar-benar seakan berkata kalau gua itu tak cocok untuk bekerja di bagian yang gua pilih tersebut (di bagian layanan mahasiswa). Alhasil gua pun jadi agak kebingungan juga, ditambah lapar banget lagii (dari pagi hingga jam 2 siang waktu gua di-interview itu gua belum makan). Dan setelah keluar dari ruangan itu pun, gua jadi BT bukan main, sampai-sampai gua buat status "lagi gak mau dibecandain ato ngebecandain orang" (maklum lah ya, gua kan emang suka begitu dan digituin wkwkwk). Yah liat aja deh keputusannya rabu depan, gua sih udah gak tau dah mau berharap begimana, karena yang terpenting adalah gua harus cari jalan keluar lain untuk bisa mendapatkan uang!! 

Kenapa yah gua lagi ngarep banget punya penghasilan sekarangg? Yah langsung aja deh, soalnya gua bakal ke Bali lagi nih Bulan Juli depan!!! Yeah!! Gua bersama dengan teman-teman karib guaaa..... wkwkwkwk...!! Jadinya gua musti punya duit banyak, karena gua rasa kalau Nyokap gua kali ini tak akan kasih banyak buat gua ke Bali lagi nanti. Padahal kan gua sungguh ingin bersenang-senang nantinyaa... :p

Okeh-okeh, cukup untuk semua curhatan gua ini, yang sampai akhirnya gua mengakhirinya di sebuah kejujuran yang baru, yaitu "Caw to Bali!!" hahaha....

Namun yang pasti adalah, sekarang gua sudah semakin terbiasa dan yakin, kalau gua memang sedang dihadapkan oleh Tuhan untuk gua kini harus makin banyak bekerja di dalam dunia real. Cukup untuk masa muda gua, eh gak-gak, gua masih akan merasakan kenikmatan di masa muda gua, dan akan mencoba untuk mengatur waktu untuk dapat memenuhi "kisah dewasa gua" dan juga kenikmatan di masa muda gua hehehe....

Semangat Anton Suryadi!!

Thanks God.... :D

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath