Sumpah, Jauh Banget Rumah Gua!!

Pengalaman setiap manusia itu tentunya sangat banyak, dan selalu berisi sesuatu hal yang pastinya unik. Sama seperti gua, yang kini akan gua ceritakan tentang apa yang telah terjadi pada saat malam kemarin (Senin malam), yang pada akhirnya sudah membuat gua jadi tidak masuk kelas sebanyak 4 SKS pada pagi hari tadi.

Setelah gua sudah bisa mengendarai sebuah motor, petualangan hidup gua pun makin jadi bertambah gila. Apalagi jika sudah di malam harinya, dimana sekarang-sekarang ini gua selalu pulang pada pukul satu, dua, bahkan hampir tiga pagi seperti tadi. Dan hal itu pun disebabkan oleh makin meningkatnya intensitas gua dalam hal bersenang-senang bersama teman-teman gua, seperti ke Mall, karaokean, nongkrong dan ngobrol sampe berjam-jam, ckck, pokoknya itu lah kehidupan gua yang sekarang, berbeda dengan yang dulu, dimana gua selalu berdiam diri tanpa kehadiran seorang teman *hiks*. 

Okeh-okeh, jadi sekarang gua akan menceritakan tentang apa yang sudah terjadi pada malam kemarin itu, yang langsung saja, itu adalah: gua kembali lagi bersenang-senang bersama dua orang teman gua, Leo dan Juliantara, dan yang berikutnya terjadi ternyata sangat membuat gua menjadi harus pulang pada pukul "hampir tiga pagi!! Wew!!

Hal pertama yang akhirnya membuat kami berkaraoke adalah, memang ada keinginan dari gua-nya sendiri, yang sudah gak tahan lagi ingin kembali bernyanyi dengan memakai mike :p ; Lalu, cuaca pun ternyata sedang sangat tidak mendukung sekali untuk kami bisa pulang pada waktu selesai menonton film saat kemarin itu, karena tiba-tiba saja "turun hujan", dan hujannya itu ternyata sangat lah awet sekaliii.... Alhasil kami pun berkaraoke sampe hujan berhenti, yang ternyata memang benar-benar berhenti pada saat jam satu pagi.

Selanjutnya, gua sama Leo pun mengantarkan Ijul (nama panggilan si Juliantara haha) pulang ke rumahnya yang ada di Lokasari. Dan yang kemudian terjadi adalah "bagian terberatnya".

Jeng Gejreng jrong!!!!

Rumah gua itu bisa terbilang sangatlah jaaauuuuuuhhhhhhhhh sekali!! Dari rumah gua ke UBM aja bisa satu jam, dan itu sebenarnya sangat menyiksa gua setiap harinya. Rasanya pengen deh gua nge-kos di deket kampus gua, yah, akan tetapi hal ini akan semakin complicated karena gua sudah punya motor. Soalnya tujuan Nyokap gua beliin gua motor itu adalah agar bisa memudahkan gua dalam hal pulang pergi kampus. Yah, kalau sudah gitu kan,,,,, apa daya dehhh..... lanjutkan!! hahaha....

Nah, setelah kalian tau kalau rumah gua itu sangat lah jauh, sekarang bayangkan saja, dari Lokasari langsung menuju ke Dadap, Villa Taman Bandara!! Gua lupa kalau kata si Leo, dia bakal lewat jalan Daan Mogot, dan gua pun saat itu lupa, kalau lewat tuh jalan sebenarnya bakal berasa dua kali lipat dari jalanan yang lewat PIK!! (Gua kurang tau juga sih ya. Mungkin ini karena gua udah biasa pulang lewat PIK, jadinya serasa lebih dekat).

Yah, intinya tetap, gua merasa lebih jauh dua kali lipat, apalagi saat dibarengi dengan hujan yang sama sekali tak berhenti. Wadooohhhhh....!!! Benar-benar mengerikan dah perjalanan pulang gua kemarin itu!! ckckck....

Dan yang paling mengerikan itu adalah saat menemukan jalan yang tau-taunya sedang diperbaiki. Untunglah, walaupun kaca helm sedang terkena hujan, tapi setidaknya gua masih bisa melihat dengan lumayan jelas. Karena kalau tidak, udah nabrak dan jatuh dah gua gara-gara tuh jalanan yang lagi disemen ckckck....

Pokoknya ya, jaket gua jadi basah, dan gua musti jalan selama lebih dari satu jam setengah!!

Dan gua pun tak akan lupa soal satu pengalaman yang "mengerikan" saat kemarin itu. Yup, "mengerikan", dimana saat gua sudah sampai di jalan perbatasan yang akan membawa diri gua langsung menuju ke daerah Dadap, Villa Taman Bandara, keluar dari Jakarta Barat. Nama jalan ini biasa didengar dengat kata "Jembatan Baru", dan tiba-tiba saja ada insiden yang sangat parah, yang tiba-tiba saja terjadi saat malam hari itu (sekitar jam dua lewat), dimana katanya ada yang kesetrum, dan ngebuat semua lampu di daerah itu padam. 

Hebohnya kehadiran gua, karena saat itu gua sedang menggunakan Headset dan sambil mendengarkan lagu waktu pulangnya, eh waktu ada yang nyuruh gua berhenti, tiba-tiba saja gua jadi keklabakan waktu mau matiin lagunya. Nah, dan saat gua sudah matiin, tuh orang yang berhentiin gua pun malah jadi marah-marah ke gua, dan langsung nyuruh gua, "lewat aja!!" dengan nada yang menantang dan seperti mau ngajakin gua berantem. Dalam hati sih kesal, tapi karena gua orangnya sabar :p, alhasil gua pun langsung pergi dah keluar dari jalanan itu.

Nah, yang berikutnya terjadi adalah satu momen yang rasanya sangatlah menakutkan buat gua secara pribadi. Karena gua pun waktu keluar dari jalan itu, eh malah jadi kebingungan. Soalnya kalau gua lewat jalan yang satu lagi (sering disebut bunderan - bukan bunderan HI yaaa), itu jalan bakal ngebuat perjalanan gua makin capek dan jauhhhh banget!! Padahal gua udah menempuh banyak aspal sebanyak bermil-mil deh kayaknya. Nah, alhasil gua pun mutusin buat lewat jalan pintas, satu jalan yang sempit tapi bisa langsung nyambung ke jalan yang akan menuju ke "jembatan baru" tersebut, dan yang pastinya akan melewati "area yang sedang dicap bahaya tadi".

Dan gua pun akhirnya jadi mengendarai motor sendirian ke jalanan pintas tersebut. Dan itu adalah hal yang sangat, sungguh sangaattt menakutkan!! Bayangkan saja, di jalanan yang sempit, agak becek, tak rata, lalu juga banyak pepohonan, suasananya juga sangat gelap, hujan tetap turun rintik-rintik, dan suara-suara gesekan dedaunan pun sangat terdengar jelas. Hhhh.... itu adalah pengalaman yang menakutkan. Apalagi lampur motor gua saat itu sedang tak bisa digunakan untuk menerangi jalanan, cuman bisa terang sedikit aja. Benar-benar buat gua jadi ngerasa ngeri sendiri sama keadaan hidup gua dah. Tapi untuk orang yang gak percaya sama yang namanya hantu seperti gua (istilah lain dari kata tidak takut namun sebenarnya tetap percaya), yasudah deh, gua pun langsung berjalan terus sampe akhirnya bisa pulang ke rumah.

Huaaaahhhh....!!!

Yah, seperti yang sudah gua bilang tadi, kalau gua sampai di rumah itu sekitar jam tiga pagi. Dan hal tersebut sudah membuat gua hampir menjadi gila, apalagi saat gua tau kalau jaket gua malah jadi basah kuyup, plus juga celana jeans panjang gua (untungnya buat tas selempang gua sih kaga, soalnya sudah gua taruh di tempat yang aman :p).

Yang jelas, gua gak mau pulang lewat Daan Mogot lagiiiii,,,,,, kecuali kalau emang gua sedang berada di tempat yang dekat ama itu jalanan. Tapi tetap, kalau emang gua habis dari Lokasari atau UBM, pilihan utamanya adalah jalanan PIK! Yes, I love u PIK!! Hahaha.....

Oke deh, itu saja satu pengalaman menakutkan dan mencapekkan yang baru kali ini mungkin bisa gua share disini.

Thanks... *now time to sleep!!*
Gbu... :D

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath