Pentingnya Bernyanyi

Memang sudah lama gua tak menulis, dan kalau kalian sudah membaca di post gua yang sebelumnya - kalian pasti tau kenapa gua sampai tak menulis lagi dalam jangka waktu yang cukup lama ini, sehingga di Bulan Febuari ini gua hanya memberikan sedikit history saja, dan itu sangat lah menggilakan hidup gua, karena statistik pengunjung blog gua pun malah akhirnya jadi berkurang ckckck....

Tentunya gua ingin menyelamatkan blog gua ini dari kehancuran. Dan itu dibutuhkan sebuah kerja yang cukup keras, yang sampai-sampai gua harus tersiksa untuk bisa melanjutkan salah satu hobi gua ini sejak dulu, yaitu: menulis. Yah, memang mungkin ada kala-nya ketika setiap penulis itu sudah merasa kalau tulisannya terkadang sudah tak enak untuk dibaca lagi (atau mungkin cuman gua aja kali yah hahaha). Pokoknya, gua sebenarnya sempat mencoba menulis kemarin-kemarin itu, tetapi karena gua rasa di tulisan gua itu seperti sebuah kaca yang sudah pecah, jadinya langsung saja gua hapus dan buang.

Dan, di post gua yang sebelumnya pun, gua sempat menyebutkan kalau gua sekarang ini ingin mengganti hobi gua dengan sebuah pertunjukan yang "show to people", di atas panggung. Ya, itu sebenarnya memang lah karena gua sekarang ini sedang tertarik sekali untuk belajar nyanyi.

DUARR!!!

SD, SMP, SMA, suara gua sangat lah jelek ketika sedang bernyanyi, benar-benar tak enak untuk didengar, dan selalu dibilang "seperti sedang baca buku", dan kadang, beberapa teman gua pun dengan jahatnya menyuruh gua untuk "DIAM!" dengan nada yang sangat kasar, karena saat itu gua sedang iseng bernyanyi di tempat duduk gua di dalam kelas di kala sedang tak ada guru.

Sejak dulu, gua sangat mengalami kekesalan yang begitu akut terhadap orang-orang yang dengan kasarnya meledek suara gua. Rasanya itu gua ingin menunjukkan ke mereka semua kalau gua itu juga bisa nyanyi! Suara gua bisa bernada dan enak untuk didengar.

Dan kini lah saatnya, di saat kuliah, sebenarnya gua sudah sering sekali belajar nyanyi lewat "berkaraoke", lalu satu hal yang selalu gua lakukan, yaitu: "bernyanyi di kala sedang mengendarai motor", yang sungguh selalu membuat tenggorokan gua jadi capek dan kadang sakit. Karena bayangkan saja, dari rumah gua menuju ke kampus itu satu jam, dan gua pun harus bernyanyi lebih dari 10 lagu untuk bisa akhirnya berhenti di parkiran kampus. Yah, itu memang lah kemauan gua sendiri, yang sejujurnya terinspirasi dari salah satu teman gua, Leonardy. Hahaha.....

Jadi, sebuah pujian pun selalu gua cari ketika gua sedang bernyanyi. Dan itu memang lah seperti gua sedang lapar akan hal itu. Soalnya memang ada dua atau tiga orang pernah mengatakan kalau suara gua itu makin lama makin bagus, dan hal tersebut sangat membuat gua menjadi termotivasi sekali! Dan oleh karena itu, gua bakal berusaha sampai pada akhirnya ada banyak pujian yang berhasil gua dapatkan di kala gua sedang bernyanyi. Itu mungkin adalah salah satu hal dari daftar tujuan hidup gua. Walau terdengar aneh dan seakan gua itu seperti orang bodoh karena hanya mencari sebuah pujian belaka, namun tetapi, yes, it's my life! Gua yang mau menjadi seperti ini, dan I don't care jika ada konsekuensi yang harus gua tanggung nantinya.

Lalu, jika ngomong-ngomong soal dunia bernyanyi ini, sebenarnya gua sedang agak kesal dengan tayangan yang ada di reality show televisi sekarang. Karena jika dilihat-lihat, sepertinya acara-acara di televisi kini itu lebih condong ke dunia bernyanyi, ketimbang bakat-bakat yang lain.

Coba kita lihat sekarang, setelah Indonesian Idol, kini pun ada X Factor, lalu nanti juga mau ada Voice Indonesia. Dan untuk di Indonesian's Got Talent sendiri pun, sepertinya harus segera dihancurkan tiap bakat-bakat yang lain. Karena cuman bernyanyi lah, yang tentunya dapat membuat setiap penonton menjadi terhibur sekali.

Yah, ini memang lah kenyataan di dalam dunia televisi, khususnya untuk acara-acara reality show yang lebih mengundang bakat. Seperti di IMB, sepertinya gua pengen ngebuang aja bakat-bakat seperti main drum, dan nge-dance di dalam acara tersebut. Soalnya bernyanyi itu nomor satu! Semua orang tentunya sangat suka melihat orang yang sedang bernyanyi ketimbang bermain drum dan semacamnya. Karena kalau kita sudah bisa bernyanyi, maka kita pun bisa mengembangkannya dengan dance dan hal-hal lainnya yang tetap selalu menjadi nomor dua. Oleh karena itu lah, memang tak diragukan lagi jika sekarang ada banyak acara di televisi itu lebih mengkhususkan ke adegan bernyanyi ketimbang menari dan semacamnya. Karena untuk sebuah tontonan di televisi, yang paling memanjakan mata dan telinga itu memang adalah: bernyanyi, bernyanyi, dan bernyanyi! Titik!

Namun memang sangat disayangkan jika kita hidup di Indonesia ini. Sudah tahu kalau bernyanyi itu penting, namun sejak dulu, di dalam pelajaran kesenian pun rasanya gua sama sekali tak menemukan kalau kita harus fokus ke bernyanyi. Jadinya cuman orang-orang yang mau belajar sendiri lah, atau nge-les di tempat yang mahal lah, yang pada akhirnya bisa membuat mereka untuk bisa bernyanyi dengan bagus.

Yup, semua orang memang bisa bernyanyi, tapi tetap gua katakan, kalau suaranya tak bagus, yah itu mah sama aja boong. Cuman rangkaian kata-kata yang indah aja agar terdengar lebih baik. Padahal tetap, bernyanyi itu sangat penting dan termasuk nilai plus jika kita bisa bernyanyi. Dan itu lah yang sedari tadi gua katakan kalau gua sedang mengejar hal tersebut. Gua harus bisa bernyanyi dengan baik! Dan itu akan gua lakukan secara perlahan-lahan.

Tentunya gua ngomong hal ini sesuai dengan kenyataan yang ada di dalam dunia pertelevisian sekarang. Peduli dengan orang-orang yang bakal bilang, "bakat itu ada banyak yang bisa ditampilkan di tv". Tetaplah, karena memang salah satu keinginan gua itu yaitu: untuk tampil di televisi, maka gua harus bisa bernyanyi, bahkan kalau bisa menari, atau mungkin bermain musik!

....

Ini lah salah satu tulisan gua, tentang apa saja hal yang sungguh gua inginkan di dalam kehidupan ini. Dan, untuk apakah nanti bisa menjadi kenyataan atau tidak, yah, let we see aja dahhh.... hehehe....

Thanks
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath