Nonton Sendirian di Bioskop

Di dalam kehidupan sosial gua, mungkin gua akan sering menunjukkan segala kemampuan gua, atau hal-hal yang baik, yang enak dipandang orang lain. Tetapi untuk di blog gua sekarang, khususnya untuk hari ini, sepertinya gua sudah banyak memberikan segala macam yang mungkin bisa mengurangi nilai hidup gua di mata orang lain (gua gak tau juga sih kalau itu hehe). Dan untuk di post gua yang kali ini pun, gua akan menceritakan tentang kesendirian gua, yang sudah lama tak gua rasakan, namun itu bisa dikatakan cukup menyenangkan untuk gua, karena ada suatu rasa yang sungguh "sparkle" atau manis. Yah, namun tetap lah - ini seperti termasuk ke dalam "bagian yang menyedihkan" di dalam kehidupan gua hahaha....

Nonton di bioskop sendirian, jalan-jalan di Mall sendirian, itu sudah gua rasakan sewaktu SMP, pada saat gua sudah menjadi movie freak di kala itu. Dulu, gua selalu diantar sama Bokap gua yang sungguh tau apa yang sangat gua inginkan di dalam kehidupan gua pada saat itu. Dan untuk pertama-tama, memang gua selalu ditemani sama Bokap gua waktu lagi nonton di bioskop, tapi karena keseringan, jadinya untuk yang berikutnya, gua pun ditinggalkan sendirian di dalam Mall, namun tetap untuk pergi dan pulang, Bokap gua yang selalu mengantar gua. 

Dan yah, hal tersebut kini sudah menjadi kenangan yang sangat indah, karena sekarang gua sudah tak bisa melihat Bokap gua lagi..... :')

Lalu, jiwa movie freak pun memanggil, dan membuat gua menjadi harus segera menemukan jalan untuk bisa menonton dengan sepuas hati gua. Yup, maksudnya adalah: gua bisa nonton kapan aja, soalnya dulu itu kalau sama Bokap gua, yah tak bisa setiap hari juga hehehe.... Dan, pada akhirnya, ketika gua sudah mencoba-coba menaiki angkot, lalu metromini, Dor dah!! semuanya pun bisa terealisasikan. Apalagi pada saat sekarang gua sudah bisa mengendarai motor, ya sudah deh, gua jadi makin gila dalam hal menonton sendirian di dalam bioskop wkwkwkwk....

Rasanya itu gimana yah... hmm..... seperti gabungan di antara: kesepian, hasrat, kesenangan, dan malu-malu. Kesepiannya itu karena gua terkadang ngiri saat lagi ngeliat orang yang lagi pergi bareng teman-temannya, hasrat dan senang, karena memang ini lah keinginan gua. Lalu malu-malu, itu karena agak malu juga kalau lagi jalan masuk ke dalam bioskop sendirian, terkesan kayak gak punya temen, atau apa lah, apalagi kan gua masih muda belia begini :p.

Namun tentunya tak selamanya gua sendirian. Pada saat kuliah pun, gua sudah sering sekali nonton bareng sama teman-teman gua. Dan awalnya itu terasa begitu menyenangkan, namun lama-lama ternyata gua malah jadi kesal. Soalnya, selera film yang ingin gua tonton itu sudah sangat berbeda dengan selera dari kebanyakan teman gua. Karena gua suka semua genre film, begitu juga film yang jalan ceritanya itu agak membosankan tetapi tetap bagus, sedangkan untuk teman-teman gua itu, mereka lebih suka film-film yang seperti Iron Man, Superman, dan action-action fantasy seperti itu (mayoritasnya ya). Jadinya ketika gua sempat mengajak nonton film yang bergenre drama dan itu sangatlah bagus serta sudah memenangkan OSCAR sebagai film terbaik untuk tahun ini, yah, mereka pun bakal tetap gak suka. Karena ini kan masalah selera, dan itu tak bisa dipaksakan.

Alhasil, lama-lama gua menjadi belajar, kalau lebih baik itu hobi menonton sendirian gua memang harus terus gua lanjutkan, khususnya untuk film-film yang gua sudah tau kalau teman-teman gua pasti gak bakal suka. Namun gua bakal tetap menonton bareng mereka, untuk film yang gua sudah tau pastinya mereka bakal suka. Yah, ini sih namanya "gua mencoba mengerti teman-teman gua dah" hahaha....

Mungkin untuk suatu hari nanti, gua bakal menemukan orang yang sama-sama freak dalam hal menonton film seperti gua ini. Dan gua harap itu adalah ia yang bisa menjadi kekasih gua di tahun ini :p (lagi-lagi gua ngomongin soal kekasih sama seperti di post yang sebelumnya hahaha). Tapi gua tak memaksakan hal seperti itu bisa harus terjadi juga, karena biarkanlah - hobi menonton sendirian di dalam bioskop ini - pada akhirnya bisa terus menjadi salah satu bagian di dalam kehidupan gua, yang memang sangat gua banggakan untuk mengakui, "Hey! Yes, it's me! My life!" Walau terasa agak kurang enak, tapi tentunya gua dengan senang hati akan terus mengambilnya, mengalaminya.

Namun terkadang, sejujurnya ada satu hal yang sungguh membuat gua menjadi "tak takut dan takut" juga saat sedang berjalan sendirian di Mall, plus nonton sendirian di bioskop. Tak takutnya, karena gua banyak melihat ada bapak-bapak yang sudah berumur, yang juga suka nonton sendirian sama seperti gua, jadinya gua seperti tak merasa sendirian. Namun takutnya, apakah gua bakal jadi seperti mereka juga nanti? Oh God, hidup tua sendirian.... :(

Hmm.... bodoh sekali jika gua bisa berpikir seperti itu. Toh mereka juga bisa saja sama seperti gua, yang sama-sama movie freak. Dan pastinya mereka juga memiliki keluarga dan teman-teman, cuman karena lagi pengen nonton film yang sangat ia sukai tetapi teman-teman dan keluarganya tak suka, jadinya ya sudah deh: "watching alone".

Dan untuk gua sendiri, gua juga sekarang sudah memiliki banyak teman, berbeda dengan kehidupan gua yang dulu, pada saat masih kecil, yang benar-benar gua sungguh tahu: rasa dari yang namanya "kesepian akut". Yah, lagi pula apa salahnya jika harus hidup sendirian. Ngapain harus takut?! Toh manusia itu memang selalu datang dan pergi dari kehidupan kita. Karena ini lah yang namanya "kehidupan". 

Whatever jika harus sendirian. Khususnya untuk nonton sendirian. Karena pada saat kita sedang sendirian pun, kita bisa tahu dan berpikir - "seperti apakah diri kita itu". Dan bahagia lah, soalnya di kala itu, kita bakal mengetahui kalau kita sudah sangat KUAT di dalam kehidupan ini.

Yes! Survive!!

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath