Tidur 17 Jam dan Mobil Nyungsep

Sabtu, 05 Januari 2013, dunia imajinasi telah kembali mengambil alih dunia nyata gua. Dan hal tersebut terjadi pada waktu gua sudah terlelap pada malam tanggal 04 kemarin, hingga akhirnya pukul lima sore pada tanggal 05 tadi. Jadinya sekitar 17 jam diri gua tertidur dan memutuskan untuk tidak bangun-bangun walau sempat sadarkan diri beberapa kali.


Untuk hari-hari belakangan ini memang lah diri gua kembali dihadapkan dengan suatu hal yang sungguh sulit untuk dijelaskan. Yang pasti, intinya adalah akan membahas mengenai "masalah cinta". Yup, lagi-lagi masalah asmara yang sudah membuat gua tadi lebih suka meneruskan setiap mimpi yang berkali-kali berganti dan tentunya terlupa pada waktu gua sedang terlelap.

Entah, perasaan gua benar-benar selalu menggerogoti dada setiap gua sedang menghadapi sesuatu yang sebenarnya sangat menyakitkan. Apalagi jika gua ingat kalau kemarin itu gua telah mendapati satu hal yang sangatlah sulit untuk gua terima. Karena tiba-tiba saja "harapan" yang tadinya gua sudah sangat positif-kan, eh malah berubah menjadi kehancuran yang mendalam (kembali). Dan mau tak mau gua harus menerimanya dan terus melewati kehidupan gua dengan berbagai macam cara.

Namun rasanya, memang tadi itu gua sudah sangat stak dengan keadaan diri gua yang sangat sanggup untuk dibilang "menyedihkan" tersebut. Jadinya ketika gua terbangun pada pukul lima pagi, rasanya gua hanya ingin kembali meneruskan dunia khayal gua tentang seseorang yang sangat gua sayangi, tentang hal-hal yang memang tak akan pernah terjadi, dan hal-hal indah yang sebelumnya sempat terjadi diantara kami. Yang lalu, hingga pada siang harinya, gua benar-benar berasa tak ingin melanjutkan kehidupan gua lagi. Gua sama sekali tak mau meneruskan apa yang sudah menjadi mimpi gua selama ini, dan hal-hal apa saja yang sampai sekarang sedang gua kerjakan. Rasanya gua cuma ingin mati dengan bayang-bayang khayalan indah namun mustahil tersebut.

Tetapi, pada waktu pukul lima sore tadi, ternyata hidung ini masih bisa bernafas. Dan walau diri gua masih tetap merasakan malas untuk bangun dan melanjutkan hidup, tetapi, ya, tubuh gua dengan sendirinya beranjak dari tempat tidur dan segera minum air putih. Dan saat tadi itu, badan gua sudah berasa lemas sekali, namun tetap gua paksakan untuk mandi lalu membeli makanan di luar.

Tubuh kurus ini memanglah akan sulit untuk menjadi gemuk sesuai dengan keinginan gua. Pola kehidupan gua  sendiri sungguh bisa dibilang sebagai "kesalahan besar" dan "tak pantas ditiru" oleh seluruh lapisan masyarakat. Dan bahkan, dari benak gua sendiri sebenarnya berkata,"seharusnya hari ini gua tak melanjutkan kehidupan gua lagi!"

Yah, tapi mau tak mau, setelah gua beranjak dari tempat tidur, itu namanya gua harus siap melanjutkan seluruh aktifitas sehari-hari gua. Dan melanjutkan setiap kegiatan yang sudah telat selama 12 jam sebelumnya. Dimana sebenarnya gua musti membuat tugas penelitian kuantitatif yang harus dikumpulkan Senin besok, lalu juga gua musti datang ke Mall Pluit Village untuk mengganti lensa baru, dan juga menukarkan kaset game PC yang rusak, di dalam Mall tersebut.

Dan setelah gua bangun, gua tuntaskan semua hal itu, hingga sempat tadi gua temui sebuah kecelakaan mobil yang dimana dengan na'as-nya terjun ke jurang (ya kita anggap jurang karena gua gak tau namanya) pada waktu gua sedang mengendarai motor menuju Pluit Village di daerah PIK. Dan untunglah, dikatakan kalau tak ada korban jiwa (ya tentu saja, soalnya gak terlalu dalam juga sih)



Lalu sekarang, pada waktu pukul tiga pagi, sesuai dengan perkiraan gua, kalau tugas membuat penelitian kuantitatif ini tak akan bisa selesai selama satu hari. Jadinya bakal gua lanjutkan sampai tuntas di Hari Minggu  pada siang harinya nanti (karena gua pasti bakal bangun siang lagi ckck).

Yah, inilah hidup. Kalau memang masih hidup, kita bakal terus membayar semuanya, ditambah dengan denda keterlambatannya....

Thanks God
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath