Tentang Film "Parental Guidance"



Parental Guidance, adalah sebuah film berunsur drama komedi tentang keluarga, yang ternyata akan sangat menyenangkan jika kamu sudah menontonnya. Andy Fickman, selaku sutradara dari film ini, ia seakan sudah memberikan sebuah suguhan yang sungguh lucu, menghangatkan, sekaligus mengharukan lewat berbagai macam aspek konflik yang sebenarnya sering terjadi di dalam kehidupan akan yang namanya "keluarga". Apalagi saat film ini pun memperlihatkan seorang komedian terkenal seperti Billy Cyristal, sebagai pemeran utamanya, yang ternyata ia sangat mampu untuk memberikan banyak sekali gelak tawa dari para penontonnya yang memang sangat terbawa dengan cara Billy ini berkomedi (yang juga dikatakan kalau ia sampai berimprovisasi).

Kisahnya sendiri menceritakan tentang sebuah keluarga yang dimana kedua orang tuanya, Alice dan Phil Simmons, memutuskan untuk meninggalkan ketiga anaknya, Harper, Turner, dan Barker, bersama dengan kakek nenek mereka yang berasal dari Alice ini. Dan saat Artie dan Diane Decker ditanyai oleh Alice apakah mereka mau atau tidak untuk menjaga ketiga anaknya tersebut, ternyata Diane sangat lah ber-antusias untuk melakukan-nya. Berbeda dengan Artie yang tak mau, karena memang lah ia sedang terkena suatu pukulan yang berat pada saat itu, sebab ia secara tiba-tiba diberhentikan dari pekerjaannya sebagai penyiar di setiap acara pertandingan Baseball.

Hingga akhirnya, Artie dan Diane sampai juga di rumah anaknya, Alice, yang malah, langsung mereka dihadapkan dengan yang namanya "perbedaan". Yaitu: sebuah perbedaan yang berasal dari "cara merawat" seorang anak kecil. Dan hal tersebut harus mau tak mau diadaptasikan oleh Artie dan Diane ini pada saat Alice sudah memberitahukan semua hal yang musti mereka lakukan terhadap ketiga anaknya yang masih kecil-kecil itu. Sebuah kesulitan yang pada akhirnya mampu untuk membuat banyak sekali masalah baru di dalam kehidupan keluarga tersebut.


Film ini memang sebenarnya ditujukan untuk sebuah keluarga. Soalnya saat kita sudah melihat beberapa konflik yang telah terjadi, pastinya kita akan merasa kalau konflik tersebut memang adalah hal yang pernah dan tentunya sempat terjadi di dalam kehidupan kita semua. Seperti hal-nya bagaimana membuat anak menjadi merasa nyaman dengan sesuatu yang ia sukai, bukannya malah menjadi stress bukan main karena suatu hal yang sungguh membuatnya menjadi sangat terpaksakan; Lalu juga seperti tetap memberikan teguran untuk seorang anak yang nakal, tetapi dengan cukup pintar tentunya; Serta, tak lupa untuk bagaimana caranya menjaga sebuah hubungan yang sudah terikat tali kasih yang suci, yup, dalam hubungan suami istri tentunya.


Dengan mencampurkan sebuah unsur komedi, dan tak adanya adegan bercengeng-cengeng ria, serta tak terlalu menampilkan hal-hal yang sangat didramatisir, film ini sesungguhnya sudah enak untuk diikuti alur ceritanya. Bahkan hingga credit title muncul pun, para penonton akan dibuat menjadi sedikit sensitif sewaktu melihat sekumpulan foto-foto dari keluarga para pemain dan para kru yang sudah terlibat langsung di film ini.

Yup, memang sudah tak dapat disangkal lagi, Andy Fickman sudah mentuntaskan sebuah film ber-genre drama komedi yang sungguh menuai banyak sekali kehangatan di batin para penontonnya. Apalagi Billy Cyrstal turut ikut campur disini. Sehingga sebenarnya ia lah yang pada akhirnya mampu untuk membuat film ini menjadi terasa sekali feel-nya, baik itu pada waktu ia sedang melawak, dan juga pada saat ia sedang melakukan hal yang serius.


Thanks
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath