Tentang Film "Django Unchained"

Dan kembali lagi, Quentin Tarantino telah membuat sebuah film yang penuh dengan keunikan khasnya, yang tentunya akan memiliki banyak sekali adegan berdarah, yang memang selalu ia lakukan seperti pada film-film terkenalnya yang sudah mendapatkan banyak sekali penghargaan itu: Pulp Fiction, Kill Bill vol.1 & 2, dan Inglourious Basterds. Dan kali ini pun, sebuah film dengan judul Django Unchained, yang sudah menjadi pemenang dalam ajang Golden Globes kemarin sebagai film terbaik, lalu juga tak lupa untuk Christoph Waltz yang sama-sama menjadi pemenang sebagai pemeran pria utama terbaik di film tersebut. Yup, ini lah dia Django Unchained, salah satu karya terunik barunya Quentin Tarantino, yang akan mengisahkan tentang seorang budak pria yang pada akhirnya dibebaskan oleh seorang pengelana, lalu ia pun bersikukuh untuk mendapatkan kembali istri tercintanya yang sedang ditawan di suatu tempat.


Oke-oke, gua akan memberitahukan lebih jelasnya tentang isi dari cerita ini, yang sebenarnya memang sangat menarik tersebut. Jadi, berawal dari seorang budak berkulit hitam bernama Django, yang tiba-tiba saja ia dibebaskan oleh seorang pria berkebangsaan Jerman, bernama Dr. King Schultz (Christoph Waltz). Dan pembebasan tersebut pun dengan memiliki syarat tentunya, yaitu membantu Dr. King untuk menemukan tiga orang penjahat bersaudara, karena ia ini adalah seorang bounty hunter (pemburu hadiah), jadinya kalau Dr. King berhasil memberikan jenazah dari ketiga penjahat tersebut ke polisi, maka ia akan mendapatkan reward atas keberaniannya itu. Dan ya, Django mau mengikutinya, yang bahkan ia pun malah diberikan sesuatu yang lebih ketika ia mau untuk membantu Dr. King, yang itu adalah seperti mempelajari cara menembak, lalu membaca, dan yang terakhir adalah, belajar untuk menjadi seorang manusia yang bebas tentunya.

Memang kali ini cukup mengherankan sebenarnya, pada waktu Christoph Waltz akan bermain menjadi tokoh yang antagonis disini. Namun tetap, walaupun ia akan menjadi orang yang baik, tetapi Quentin pun tetap memberikannya sisi yang sadistis, dan itu terlihat pada waktu ia dengan sadis dan tanpa pikir panjangnya membunuh tiap orang yang sedang menghalangi jalannya, coba saja lihat pada waktu kejadian di luar bar, saat ia sedang membunuh sheriff di dalam kota tersebut, keren!

Okeh balik lagi ke topik. Jadi setelah Django bebas dan akhirnya berhasil membantu Dr. King Schultz, ia pun meminta bantuan padanya untuk menolongnya dalam merebut istrinya yang sedang menjadi budak di suatu tempat yang belum ia ketahui. Dan Dr. King pun mau, yah, seperti yang gua bilang, disini lah ia akan memperlihatkan sisi baiknya tersebut, pada saat mau membantu Django untuk mengembalikan istrinya itu.


Lalu, langsung saja, ternyata istrinya Django ini sedang berada di tangan seorang pengusaha dari pabrik kapas, dan ia bernama Calvin Candie, yang akan diperankan oleh Leonardo Dicaprio. Nah, disini lah yang paling gua suka, pada waktu Christoph Waltz sedang berhadapan dengan Leonardo Dicaprio, yang tentunya akan sangat menarik pada waktu mereka berdua sedang beradu argumen untuk menunjukkan siapa yang paling berkuasa, karena mereka berdua itu sama-sama memiliki sifat yang sadistis, walaupun tetap lah pesona dari Crhistoph Waltz yang bakal menang disini, mengalahkan pemeran utamanya sendiri, Django (Jamie Foxx) tersebut. 

Dan, yang berikutnya akan terjadi adalah...... yah, jika kalian adalah salah satu penggemar tiap karya dari Quentin Tarantino, pastinya sudah tahu lah ya, kalau ini adalah sebuah film yang tak boleh ditonton oleh kalian-kalian yang sangat takut dengan yang namanya darah. Jadi persiapkan diri saja lah saat diguncang dengan banyak tembakan yang bakal terus menembus tubuh manusia, sampai-sampai darah yang muncrat pun akan menghiasi seisi ruangan, sama seperti pada adegan yang ada di dalam rumahnya Candie tersebut, walaupun kadar kekerasannya sebenarnya sudah agak dikurangkan disini, ketimbang pada Film Kill Bill dan Inglourious Basterds yang sangat sadis itu.



Yup, jadi sekali lagi, ini lah Django Unchained, sebuah film dengan dialog yang sangat mengesankan, seperti pada film-film Quentin Tarantino yang terdahulu itu. Dan untuk kali ini pun, Christoph Waltz sama sekali tak mengecewakan, yang bahkan sangat menyenangkan tiap melihat dirinya yang selalu menunjukkan sisi sadistisnya tersebut. Yah, walau sayangnya, gua masih sangat berharap banyak sama film ini, karena tingkat kekerasannya sudah sedikit memudar, tak seperti pada Film Kill Bill yang sangat gila tersebut.


Thanks
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath