Tentang Film "The Hobbit: An Unexpected Journey"

Peter Jackson, entah, gua harus kembali kagum dengan karya-nya yang satu ini lagi. Setelah ia sudah berhasil membuat King Kong, gadis berhantu, bahkan sebuah petualangan yang menarik yang didapuk secara trilogi. Kini pun tak disangka-sangka, ia kembali membuat sebuah film petualangan yang memang pastinya sangat ditunggu-tunggu oleh para penggemar film terdahulunya, The Lord of the Ring, itu. Sehingga di akhir tahun 2012 ini, hadirlah sebuah prekuel dari serial trilogi yang sudah mendapatkan 3 milyar dollar tersebut. Dan bagi para penggemar berat karya-karyanya Peter Jackson, pastinya sudah tahu kalau judul dari film ini adalah "The Hobbit: An Unexpected Journey", yang juga akan dibuat secara trilogi, dan itu pun seperti biasa, di masing-masing film bakal memiliki durasi hampir tiga jam (lama bangeeetttt!! Tapi PUASS!! Hahaha....).


Mungkin kalian semua masih mengingat soal kakek dari Frodo, yaitu Bilbo Baggins, yang tinggal serumah dengannya di dalam sebuah kota yang dikhususkan untuk para hobbit yang memiliki badan yang kecil-kecil itu. Disini kita akan melihat soal petualangan yang akan Bilbo dapatkan, yang hingga akhirnya sanggup untuk mengubah sifatnya menjadi sangatlah berbeda disaat ia sudah tua nanti.

Kita pun akan kembali melihat kalau Gandalf (yang masih menjadi penyihir abu-abu) sedang datang ke depan rumah dari Bilbo muda (Martin Freeman) ini sama seperti pada waktu ia akan mendatangi Frodo. Yang lalu, dengan sebuah ajakan untuk ikut berpetualang, yang dimana secara mentah-mentah Bilbo menolaknya, Gandalf pun langsung membuat sebuah tanda di depan pintu rumah Bilbo, yang ternyata malah membawa 13 anggota dwarf yang rakus menjadi datang ke rumah Bilbo dan membuat Bilbo sendiri menjadi pusing bukan main.

Yang terjadi saat itu adalah, ternyata Bilbo sangat dipercayai oleh Gandalf untuk ikut serta masuk ke dalam kelompok para dwarf ini untuk ia bisa menjadi seorang "pencuri". Dan alkisah sendiri juga, para dwarf ini memang sedang berencana untuk memperebutkan kembali "rumah" tercinta mereka yang tiba-tiba saja harus dirampas secara paksa oleh seekor naga raksasa. Kita semua bisa melihat cerita yang mengenaskan ini dari opening-nya yang sangatlah luar biasa tersebut.




Lanjut ke Bilbo, yang dimana ia tetap tak mau ikut masuk ke dalam kelompok tersebut. Karena ia pun dicekoki banyak cerita yang mengerikan soal "hal yang mungkin terjadi" pada saat ia sudah berada di luar sana. Yang ternyata memanglah akan ada banyak bahaya menantang. Karena ada beberapa ras juga selain dari hobbit dan dwarf ini. Ada elf, lalu juga yang kejam, seperti orc, goblin, bahkan troll. Bilbo pun bersikuku menolak, yang namun, hal tersebut tak akan berlangsung lama. Karena pada saat pagi harinya, ia dengan cepat langsung berlari keluar dari area khusus hobbit ini, menuju ke kelompok dwarf yang sudah berangkat tersebut. Entah apa yang mengubah pikiran Bilbo. Apakah karena ia sangat dipercayakan oleh Gandalf, ataukah karena ia iba melihat para dwarf ini. Yang pasti, ia sudah melangkahkan kakinya keluar sangkar untuk siap menghadapi banyak hal yang belum pernah ditemuinya.

Dan hal-hal yang belum pernah ditemuinya tersebut akan sangat semakin mengerikan, karena ternyata, sang pemimpin dari kelompok ini, Thorin Oakenshield, tiba-tiba saja harus diikuti oleh banyak orc yang memiliki dendam tersendiri terhadap Thorin ini, yang juga telah memutuskan salah satu lengan dari pemimpin kelompok orc tersebut, yaitu: "the grey one". 

Namun bukanlah karena diikuti oleh para orc itu saja lah yang dapat membuat para dwarf, Bilbo, dan Gandalf ini menjadi terbunuh. Tetapi memang bakal ada sesuatu yang tak terduga, yang bahkan lebih besar dan mengerikan. Seperti salah satunya adalah "pertengkaran dari beberapa batu raksasa" yang tinggi badan mereka sudah menyerupai sebuah gunung. Hal tersebut adalah adegan yang paling mengesankan dan tak akan terlupakan. Tak ada yang sangka, kalau petulangan yang akan Bilbo alami ini memanglah sangat berbeda dengan yang cucunya alami setelah itu. Karena semuanya benar-benar berbeda, mengesankan, dan tentunya sanggup untuk membuat Bilbo menjadi terbunuh.


Film The Hobbit ini juga sama-sama memiliki kemegahan cerita seperti Film The Lord of the Ring yang sudah membawa kita ke kota yang berisi banyak sekali hal-hal yang aneh namun menarik. Dan disini pun kita akan melihat juga hal-hal yang aneh tersebut. Seperti ruang bawah tanah khusus para goblin, yang pada akhirnya kita akan melihat kembali sosok dari Gollum (Andy Serkis) yang gila dan dengan dua kata terkenalnya,"my precious!" serta awal mula Bilbo menemukan "cincin" ajaib tersebut. Lalu juga kita akan kembali mendatangi Kota Revendell, kota khusus para elf, yang sangatlah cantik disini. Dan di tempat tersebut, kita juga akan menemui sosok elf cantik dan mempesona dari Galadriel yang diperankan (sekali lagi) secara apik oleh Cate Blanchett yang tetaplah menjadi idola gua sampai mati itu. Kemudian masih banyak lagi hal-hal yang sangatlah tak terbayangkan oleh kita semua, yang pastinya sanggup untuk menghipnotis para penontonnya menjadi kembali "jatuh cinta" terhadap bentuk petualangan yang megah versi Peter Jackson lagi. Gua pun adalah salah satu korbannya yang sudah terhipnotis tersebut hehehe....


Yup, setelah The Avenger, The Dark Knight Rises, lalu juga Life of Pi, yang sudah gua prediksikan bakal masuk OSCAR. Sudah pastilah The Hobbit ini juga bakal masuk menjadi salah satu nominatornya sama seperti ketiga film dari LOTR yang sudah memakan banyak ruang OSCAR dari tahun 2001 - 2003 itu. Mantap!!


Thanks
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath