First Time: Menjadi MC di UBM

Bertahun-tahun lamanya, berlelah-lelah gila sudah gua lakukan. Tak disangka, sebuah impian yang telah membuat gua menjadi terus menjalani hidup-akhirnya bisa terjadi juga pada hari ini. Membuat salah satu list dari "my ambition book" bisa juga gua contreng dengan bahagianya. :p

....

Disaat pukul sepuluh pagi gua mencoba untuk berkendara menuju ke kampus, dengan membawa beberapa alat kebutuhan untuk menjadikan diri gua ini menjadi lebih oke, tiba-tiba saja Tuhan memberikan sesuatu yang luar biasa kepada gua. Ia memang tahu benar kalau ini adalah pertama kalinya untuk gua dalam hal "melakukan apa yang sudah gua impikan", jadinya Ia mungkin sedang membuat cerita yang luar biasa untuk gua agar gua sendiri dapat membagikan hal ini ke semua orang, baik itu lewat blog tercinta gua ini, atau dengan congor gua sendiri.

Dan sesuatu itu adalah: sebuah ketakutan, atau bisa dikatakan-ketakutan yang cukup besar, sehingga mampu membuat gua jadi ngoceh-ngoceh sendiri dari tadi di jalanan. Soalnya bayangkan saja, tiba-tiba turun hujan yang makin lama makin lumayan besar. Sampai pada akhirnya sepatu gua jadi kena basah lagi, begitupun jaket gua yang untungnya bisa jadi pelindung untuk pakaian dalam bagus gua yang sudah gua prepare sejak di rumah tadi. Lalu gua pun tak lupa untuk berhenti di pinggiran jalan untuk memakai jas hujan ketika sudah mulai agak gede hujannya. Namun benda tersebut ternyata tak lama dibutuhkan sebab tiba-tiba saja hujannya secara ajaib berhenti, dan yang tersisa adalah sebuah "kemacetan" yang tak gua sangka-sangka begitu gila!

Yup, semua itu membuat perjalanan gua menuju ke kampus menjadi makin lama. Gua cuma bingung, apakah untuk sekarang ini, cuma pada waktu pagi-pagi saja gua bisa pergi lancar ya di Jakarta? Walau sebenarnya gak terlalu lancar juga sih. Tapi kalau udah lewat dari jam sembilan pagi sepertinya bakal makin parah dah seperti tadi, yang gua yakin itu bukan karena hujan juga sebenarnya. Ckckck....

Okeh, balik lagi disaat gua yang sedang merasa "takut" yang begitu luar binasa. Soalnya benar-benar deh, ini kan "my first time", dan gua sungguh takut jika posisi gua digantikan oleh orang lain?! Jangan sampai deh. Jangan pernah kesempatan gua yang satu ini malah menjadi hilang di tengah angin, dan gua pun jadi tak dipercaya lagi karena ketelatan gua tersebut. Itu sangatlah menyakitkan buat gua yang memang sudah menganggap kalau hal ini bukanlah sesuatu yang biasa, tapi ini adalah "ambisi". Gua pun sudah banyak menceritakan ambisi ini ke orang lain, yang gua harap mereka tidak salah mengerti. Gua cuma terbuka tentang diri gua sendiri aja.

Nah, pada waktu akhirnya gua sudah sampai di kampus, setelah mendapatkan beberapa calling dari kelompok mahasiswa yang meminta gua untuk "membantu" mereka. Gua pun dengan cepat langsung menuju ke kamar mandi untuk menyisir, lalu caw ke lokasi tujuan. And jreng jeng jeng jong!!!! setelah dituliskan nama-nama sponsor-nya oleh teman gua, dengan segala "keberanian" yang sudah merasuki diri gua di tengah-tengah ketakutan yang ada, gua pun langsung beraksi di atas panggung untuk pertama kalinya menjadi MC!! 

Hahahaha..... ini adalah pengalaman pertama kalinya buat gua dalam menjadi MC, setelah sudah sekian lamanya gua berlatih "ngomong di depan banyak orang", baik itu pada waktu presentasi di depan kelas, bermain drama, dan jadi pewarta di Gereja. Gua pun juga sudah berlatih bagaimana caranya untuk menstabilkan diri gua saat sedang berbicara, yang pastinya dengan berusaha untuk tidak tampil terlalu lebay dan juga kaku, gua kan tak mau ngebuat orang jadi ilfil. Dan tak lupa juga, kalau gua sendiri sudah berlatih untuk mencari-cari gaya peng-MC-an gua. Dan itu pun berhasil sebenarnya! Di tiap presentasi, baca pewarta, dll, gua sudah memiliki gaya yang bisa menarik perhatian orang lain. Mereka pun tertawa pada saat melihat gua sedang memakai gaya khas gua tersebut. Dan tawa mereka adalah kekuatan buat gua, karena berarti gua sudah berhasil melakukan tugas besar menjadi komunikator.

Namun sayangnya, walau gua kira gua sudah cukup siap untuk menjadi MC. Selalu saja ada sesuatu yang terjadi untuk "first time"-nya. Apalagi di dalam acara yang bisa terbilang lumayan berkompeten.

Untuk pembukanya, gua sudah yakin dengan cara memakai suara besar gua dan style berbicara gua. Lalu tiba-tiba, kekurangan gua yang paling utama pun kembali terjadi lagi saat sedang berbicara di panggung, yaitu "keblipet!!". Seperti pengen ngomong bahasa inggris atau apa, gua juga masih salah ngucapin huruf "r". Dan itu sangatlah menyedihkan!! Dan parahnya, tadi gua tidak terlalu banyak improve seperti biasanya akan kekurangan gua tersebut. Entah, tadi otak gua seperti blank, padahal di hari-hari sebelumnya gua sudah banyak berpikir "akan melakukan apa nantinya". Oh God!!!

Gua pun langsung aja tanya ke teman-teman gua, dan benar-benar minta komen negatif soal aksi panggung gua. Dan mereka sih bilangnya oke, dan salah satu yang sudah gua paksa untuk kasi komen negatif, ya dia bilang juga soal gua yang salah sebut kata (masalah keblipet itu), namun yang lainnya oke.

Yah memang tak gua ingkari diri gua sendiri juga sih, kalau tadi gua memang sudah seperti MC-MC kebanyakan, yang cara ngomongnya, yang informal, sudah cukup sukses lah.

Tapi tapiii..... gua tetap not good enough sekali!! Bahkan tadi pun gua nge-tweet untuk minta sama Tuhan akan yang namanya "sebuah keunikan baru", "hal-hal heboh yang baru", yang dapat sangat menarik perhatian banyak orang.

Karena acara ini juga memang bukan di Auditorium, melainkan di main lobby yang selalu dilewati banyak orang, jadinya setiap orang yang ada pun memiliki kebebasan untuk menonton gua dari dekat atau tidak. Dan karena kebebasan itu lah, berarti "sebuah aksi yang unik, yang mampu mengundang banyak perhatian" pun harus dilakukan di situasi seperti ini. Dan tadi, gua sungguh masih belum sampai seunik itu. Itu membuat gua menjadi merasa 40 persen: failed.

Yah walaupun begitu juga, gua juga gak jelek-jelek amat dah untuk first time-nya ini. Tapi ini kan dari gua sendiri, kalau dari orang lain tak tahu lah ya. Karena habis acara ini selesai pun gua sebenarnya masih memiliki ketakutan. Dan itu adalah: "apakah gua bakal dipakai lagi ke depannya? Yup, apakah marketing UBM berminat untuk memakai gua?? Ataukah ini akan menjadi yang pertama dan terakhir kalinya untuk gua???" Sangat-sangat-sangats mengerikan buat gua kalau ternyata hal tersebut akan terjadi nantinya. Namun memang tak dipungkiri juga sih, soalnya secara fisik sendiri gua memang tak terlalu menarik, sedangkan di dalam dunia entertain, masyarakat pastinya akan mencari yang good looking.... Dan oleh karena itu lah, gua harus bisa menjadi seunik mungkinnnnnn....!! selucu dan segila munggkkiiiiinnnnnn.....!!!!

Dan karena Hari Sabtu besok adalah puncak dari acara yang bernama Communication Day ini, oh God?! Apakah yang harus anakMu ini persiapkannn buat nanti agar dapat mengundang banyak perhatiannn?!?!?!

God bless me.... :')

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath