The Twilight Saga: Breaking Dawn - Part 2

Kisah cinta antara Bella Swan dengan Edward Cullen, berawal dari terjatuhnya buah apel merah-yang pada akhirnya membuat mereka berdua ini menjadi saling menatap dan berbicara dengan penuh rasa yang begitu misterius.

Hingga pada akhirnya Bella mengetahui kalau Edward adalah vampir, ia pun ternyata malah tak ketakutan, bahkan tak ada rasa ingin menjauh darinya. Dan itu bukan karena ketampanan atau pun kemampuan dari Edward belaka. Tetapi ada satu benang merah yang begitu tebal, yang sudah tak bisa dilepaskan lagi. Karena untuk Edward sendiri, baru pertama kalinya lah-ia menemukan seorang perempuan yang mampu membuatnya menjadi tak bisa untuk menggunakan salah satu kekuatannya, yaitu: "membaca pikiran". 

Bahkan, walaupun sampai Bella akhirnya menjadi vampir juga. Tetaplah pikirannya tersebut tak akan pernah bisa Edward baca. Karena memanglah, setiap pasangan itu yang harus bisa dengan sendirinya-belajar untuk saling mengartikan. Hal tersebut adalah sesuatu yang utuh, yang secara natural harus bisa dirasakan oleh kedua anak manusia yang sedang memiliki rasa "saling mencintai....."


Okeh, akhirnya sekarang kita sudah bisa menyaksikan "ending" dari franchise yang sejak awal terbitnya (The Twilight), begitu sangat diminati oleh banyak orang. Yang tentunya adalah-karena kisah cintanya yang begitu romantis, dan apalagi diberikan sebuah keunikan seperti adanya vampir dan manusia serigala, yang bahkan, vampir-nya tersebut masing-masingnya memiliki kekuatan super (yup, gua sebut itu dengan kekuatan super). 

Namun pastinya, tak dilupakan juga, soal karena daya tarik yang begitu luar biasa dari ketiga pemeran utamanya, yakni: Kristen Stewart, Robert Pattinson, dan Taylor Lautner. Yang sangat memukau para penonton, sampai sempat ada banyak kaum hawa yang begitu mengagung-agungkan kedua pemeran prianya ini.

Lalu, bagaimanakah kisah selanjutnya-setelah Bella akhirnya menjadi vampir karena kehamilannya yang begitu mematikan di Breaking Dawn part.1 itu?

Di film ini, kita yang mungkin pernah dikecewakan dengan yang di serial kedua (New Moon) dan berikutnya yang gua lupa namanya apa. Sudah pasti kali ini akan dibayar dengan begitu matangnya, setelah kita dapat menikmati kisah yang begitu indah saat Bella menikah dengan Edward. Karena memang untuk di klimaksnya kali ini, kita pasti akan sangat terhibur sekali dengan berbagai macam kekuatan yang sangat menakjubkan mata.

Coba kita lihat, saat Bella sudah menjadi vampir. Ternyata ia bisa menjadi begitu kuat dari vampir-vampir berotot lainnya. Ia pun memiliki kekuatan untuk bisa memperisai dirinya sendiri dan juga orang lain.

Lalu, saat keluarga Cullen sedang berkunjung ke saudara-saudara-nya untuk meminta bantuan mereka, sebab Volturi bakal datang untuk membunuh anaknya Bella dan Cullen, yakni: Renesmee. Kita pun dapat melihat berbagai macam vampir dengan kekuatan seperti: bisa mengendalikan elemen batu, tanah, dll, lalu ada juga yang bisa mengeluarkan aliran listrik, dan masih banyak lagi.


Yup, "kekuatan super" lah yang akan sangat menghibur kita semua, hingga di peperangan yang sebenarnya terlihat agak terlalu kurang orangnya (ini masalah pengambilan angle kamera), yang akan ada banyak adegan kepala-kepala yang terputus disini.

Selintas, gua seakan menonton Film X-Men tadi. Tetapi untunglah, nuansa romantisme yang begitu khas masih ada di film ini. Dimana adalah, hubungan asmara di pegunungan yang begitu cantik menusuk tulang, seperti darah para vampir tersebut yang sangatlah dingin.

Dan Bella serta Edward, tentunya masih tetap bisa mendapatkan chemistry yang begitu kuat diantara mereka berdua ini. Walau kini seperti sudah terbalik dengan awal kisah pertemuan mereka. Dimana Edward yang dulunya begitu sangat kuat, sekarang malah ia sudah berada di bawah Bella. 

Yup, untuk pemain perempuan disini, memang seperti sangatlah kuat dan keren sekali. Khususnya untuk Alice yang bisa membaca masa depan, dan juga Jane (Dakota Fanning), yang dengan matanya, ia bisa membuat orang lain menjadi merasakan kesakitan. Sedangkan para pemain prianya, yah, paling yang hanya mengendalikan elemen lah yang keliatan oke. Yang lainnya mah gak tau deh ya.


Hahaha........ memang ini lah yang gua rasakan setelah menontonnya tadi. Begitu terpuaskan karena "kekuatan super" yang begitu mengembara tersebut beserta satu twist-nya yang sanggup buat gua bilang "Bahhh?!". Namun juga, gua tetap salut dengan kisah percintaan antara Bella dengan Edward yang terus ditekankan di film ini. Karena sampai di akhir pun, kita bisa mengetahui, kalau Stephenie Meyer (penulis novelnya), benar-benar sudah berhasil membuat dongeng tentang cinta, dengan versinya yang sangat disukai oleh masyarakat banyak. Apalagi jika di dalam dongeng tersebut, terisi para pemain yang punya daya tarik yang begitu luar biasa, sehingga sempat menghebohkan para kaum wanita dulu (you know lah :p).

So, "The Twilight Saga" akhirnya mampu untuk menutup kisahnya ini dengan baik. Dan tentunya agak bisa membuat sedih para penggemar film ini. Sama seperti sesedih lagu "A Thousand Years", yang kini kembali menjadi soundtrack film ini, namun dengan sedikit perubahan pada lirik, dengan satu penyanyi tambahan untuk Christina Perri, yaitu: Steve Kazee.


"The day we met, frozen I held my breath...."

Thanks
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath