Satu Kesempatan Lagi God

Malam ini ku berpikir tentang dirimu yang dulu. Dirimu yang sangat kurindukan sekali. Yang bahkan sampai membuat benak dan batinku menjadi terus berdenyut-denyut, sebab gambar indah tentang kenangan kita berdua selalu terpoles sejak sore hingga malam hari ini.

Dan bisa aku katakan kalau aku sudah sangat menyesal soal apa yang sudah kulakukan dulu. Yang benar-benar adalah suatu kesalahan fatal saat aku tak lebih memfokuskan soal hubungan kita berdua yang sungguh terbentuk dengan perfect-nya pertama kali itu. Memang bodoh diri ini, karena aku malah memberikan perhatian yang lebih besar terhadap seseorang yang terus kutunggu selama bertahun-tahun. Yang pada nyatanya sekarang, jadi aku lah yang terbuang bagaikan sampah tak berarti.

Padahal kita berdua seharusnya bisa melanjutkan sesuatu yang sangat indah hingga sekarang ini. Dimana mungkin kita akan bertengkar dengan hebatnya nanti, tapi karena sejak awal kita memang sudah pasti saling menyukai, tentunya akan selalu ada bentuk kesadaran untuk mempertahankan hubungan. Tapi sayangnya, memang diri ini sudah menjadi seseorang yang sangat bodoh! Yang mungkin sungguh pantas jika merasakan kekacauan hati seperti sekarang, sebab sudah menjauhkan diri dari sesuatu yang bisa dikatakan adalah: "kado terindah dari God".

Hhhhhh..........

Angan demi angan. Harapan demi harapan. Oh, aku hanya minta satu kesempatan lagi jika bisa dekat denganmu seperti dulu kembali. Aku pasti akan sangat memberikan perhatian terbesar terhadap dirimu. Seperti merayakan ulang tahunmu, memberikan sebuah hadiah untuk menyenangkanmu, selalu membantumu disaat kamu sedang kesusahan.... Itu adalah harapanku kini yang mungkin akan terus kujalani sampai akhir tahun 2012 nanti. Soalnya kamu benar-benar sepadan dengan apa yang selama ini kuinginkan. Apalagi dari matamu yang lucu itu, dan bibir tipismu yang tak akan pernah kulupakan. I really really want you.......

"Satu kesempatan lagi..... Please God....." :'(

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath