007: SKYFALL

Akhirnya sampai juga di usia-nya yang ke-50, sebuah franchise terkenal tentang agen rahasia bernama James Bond, atau biasa kita kenal dengan sebutan 007. Dan kini, Sam Mendes lah yang duduk di kursi sebagai sutradara untuk mendapuk franchise yang satu ini menjadi sebuah tontonan yang paling ditunggu dari para penggemar pertempuran yang elegan ala James Bond.


Seperti biasa, film ini selalu membuka layar lebar-nya dengan sebuah aksi yang seru dan menegangkan. Yang dimana akan ada ledakan bahkan baku tembak. Dan kali ini James Bond sedang berada di Kota Istanbul untuk segera mendapatkan sebuah hard drive yang berisi data-data penting dan tentunya rahasia. Namun sayangnya, "tak berjalan lancar" adalah kata yang tepat untuk upaya-nya sekarang. Hingga akhirnya sampailah kita ke adegan berikutnya, yang dimana dengan iringan musik yang dibawakan oleh penyanyi terkenal, Adele, sebuah bentuk imajinatif yang di-edit sedemikian rupa menjadi sebuah bentuk seni yang memikat-akan kembali kita lihat, sama seperti film James Bond yang sebelum-sebelumnya.

Setelah itu, baru kita akan masuk ke dalam isi dari film ini. Yang dimana akan ada banyak perubahan yang cukup signifikan. Seperti tidak ada lagi-nya teknologi-teknologi mutakhir dan kreatif seperti mobil kasat mata, pulpen bom, dan hal-hal lainnya. Yang menjadi pembuat benda-benda tersebut pun, yaitu "Q" sendiri disini sudah berubah menjadi seorang pria yang bisa terbilang masih muda dan kurus. Kemudian, untuk lokasi tempat kerja MI6, juga memang diharuskan untuk berubah. Karena sebuah ledakan yang dilakukan oleh seorang penjahat, akhirnya membuat markasnya kini berada di bawah tanah.

Yup, cukup banyak perubahan. Bahkan dari jalan ceritanya juga. Karena mungkin Sam Mendes ingin memperlihatkan tentang latar belakang dari James Bond, seperti tempat ia lahir dan siapa orang tuanya. Ia seperti menjadikan film ini menjadi terlalu lambat dengan gambar-gambar dan percakapan-percakapan yang cukup membuat gua boring. Dan adegan action-nya sendiri bisa terbilang tak banyak, bahkan menurut gua  tak sehebat seperti pada waktu action yang ada di opening-nya itu. Apalagi ternyata Film James Bond ini seperti ingin membawa kita ke masa yang lampau, lewat senjata-senjata yang ada dan lokasi tempat terjadinya baku tembak dijalankan. Semuanya itu benar-benar tak didapuk menjadi sebuah tontonan yang sesuai dengan ekspektasi gua!

Padahal durasi film-nya itu kira-kira dua setengah jam. Tapi saat gua menontonnya, serasa kurang gereget sekali. Berbeda di Film James Bond yang sebelum-sebelumnya, khususnya "Casino Royale" yang memang gua sangat akui ketangguhan-nya dalam membuat versi James Bond terbaru yang dibawakan pertama kalinya oleh Daniel Craig itu. Dan kini, untuk penampilan Daniel Craig yang ketiga, sangat disayangkan, walau ia sudah bermain dengan baik, tapi malah dihancurkan oleh sang sutradara, Sam Mendes ini. Membuat gua pada akhirnya gusar, walau di akhir ceritanya itu ada satu hal yang cukup membuat sedih.


Ckckckck..... Dibuka dengan sangat baik, tapi di-isi dengan hal yang kurang gereget. Semoga saja kisah James Bond yang berikutnya bisa menjadi lebih baik lagi atau bahkan seperti Casino Royale yang seru itu. Dan jangan sampai Sam Mendes lagi yang menjadi pengarah franchise populer yang satu ini. Ckckckck.....

Thanks
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath