Tentang Film "Frankenweenie"

Rasa penasaran gua muncul ketika gua mengetahui kalau sebuah film yang berdurasi pendek yang dulu pernah gua tonton, pada akhirnya sang sutradara-nya berkeputusan untuk membuat kembali film ini. Yang dimana tentunya kini berdurasi seperti film biasanya, yaitu diatas satu jam. Yang berarti akan ada beberapa adegan terbaru yang bakal diperlihatkan untuk para penontonnya.

Hmm... seperti apa ya??


Adalah Tim Burton, yang kini telah membuat kembali sebuah Film berjudul Frankenweenie. Dengan yang terbarunya-ia ternyata tak memakai peran manusia asli seperti di film pertamanya kini, melainkan para boneka-boneka yang digerakkan secara stop motion di dalam sebuah studio khusus. Hal tersebut pun memang sudah beberapa kali Tim Burton lakukan, seperti pada Film Corpse Bride-nya yang gothic itu.

Dan untuk kisah film Frankenweenie ini sendiri. Intinya adalah sama, ada seorang anak bernama Viktor, yang dimana ia ini kurang bergaul dengan teman-teman sekolahnya, namun ada Sparky-anjing setia yang selalu menemaninya setiap saat (kecuali waktu ia sedang bersekolah). Yang lalu, kejadian tragis akhirnya membuat anjing kesayangannya itu meninggal. Dan dengan penuh kepedihan serta rasa tak terima dengan keadaan tersebut, Viktor pun lewat kepintarannya dalam hal-hal ilmiah-memutuskan untuk menghidupkan kembali Sparky. Hingga pada suatu malam, keajaiban yang sebenarnya menyeramkan itu pun muncul tanpa pernah diduga oleh semua orang.

Namun karena ini adalah film yang sudah berdurasi panjang. Cerita-cerita baru pun dapat kita lihat di dalamnya. Seperti kini ditambahkannya para pemain cilik, yaitu teman-temannya Viktor sendiri, yang dimana mereka ini malah menjadi ikut-ikutan ingin menghidupkan hewan yang sudah meninggal sewaktu mengetahui soal Sparky tersebut. Hal itu disebabkan karena akan segera diadakannya sebuah kontes ilmiah, sehingga mereka menjadi berambisi sekali untuk memenangkannya.

Kemudian, sebuah pertikaian antar makhluk-makhluk yang dihidupkan kembali pun terjadi. Yang kini tak disangka-sangka, kalau akan ada sebuah monster dan hewan-hewan aneh lainnya yang siap untuk menghancurkan kota. Jadinya tak sama seperti film yang pertamanya, yang dimana hanya memfokuskan Sparky saja.


Mungkin jika kita lihat poster yang sudah tertera, kita akan menganggap kalau film ini lucu. Soalnya Sparky-nya itu memanglah lucu sekali. Sebuah bentuk anjing yang berbeda dari normal, namun tetap memikat. Tetapi, saat kita sudah menontonnya. Yah ini lah sebuah Film versi Tim Burton yang selalu tampil gothic dan menakutkan. Yang kini filmnya pun hanya dalam bentuk hitam putih, dengan kumpulan boneka-boneka bermuka cukup menyeramkan. Seperti teman-temannya Viktor yang dimana memang seperti monster dan vampir itu. Jadinya jangan pernah membawa anak kecil untuk menonton film ini. Karena bisa-bisa mereka akan bermimpi buruk setelah menontonnya.



Btw, ada adegan yang sangat gua suka dari film ini. Yaitu dimana waktu seorang guru science-nya Viktor tiba-tiba saja sedang disidang di sebuah aula yang berisi para orang tua murid. Guru tersebut pun dianggap tak baik karena sudah banyak sekali mencekokkan banyak pelajaran ilmiah yang membuat para orang tua murid jadi kebingungan ketika mereka sedang ditanya soal hal-hal ilmiah itu sendiri. Dan lebih gusarnya mereka, ketika anak-anak mereka memutuskan untuk melakukan percobaan ilmiah di rumah mereka sendiri, sampai-sampai ada yang terluka. Yang lalu, ketika guru tersebut diperbolehkan untuk membela diri, ia dengan tegas berkata, "Ilmiah itu bukan magic dan ilmu sihir. Jangan samakan itu! Apakah bisa saya bilang kalau kalian semua itu memang bodoh. Atau primitif?!" Yap, kurang lebih kata-katanya seperti itu berdasarkan teks yang gua baca tadi. Yang intinya adalah, ia sedang menyindir, atau hal tersebut adalah ungkapan kekesalan dari Tim Burton terhadap banyak orang yang masih saja menolak hal-hal yang ilmiah, yang dimana ada kemungkinan besar sangat bertolak belakang dengan agama mereka (soalnya ada kata-kata magic disini). Yah, memang benar. Soalnya ada banyak sekali orang yang suka melihat dan menikmati "HASIL ILMIAH"-nya saja ketimbang waktu prosesnya sedang dilakukan.


I like this film so much!! :D

Thanks
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath