My Week with MARILYN: You Rock Me Michelle Williams!

Marilyn Monroe adalah salah satu perempuan yang memiliki pengaruh yang cukup besar pada dunia. Hal tersebut pun dapat terlihat dari setiap kecantikannya yang sangat menggiurkan, lalu cara berkomunikasinya yang sanggup membuat setiap orang menjadi bahagia, dan juga kemampuannya di dunia pertunjukan yang sungguh memukaukan mata para penontonnya.

Jujur, untuk hal seperti ini, tak akan pernah gua ketahui kalau gua tak membaca biografi singkatnya di internet atau melihatnya secara visual di sebuah film. Dan memanglah, karena gua ini sangat menyukai film, akhirnya setelah gua melihat sebuah kaset DVD yang bergambarkan Michelle Williams (salah satu artis hollywood kebanggan gua), yang dimana kali ini ia bermain sebagai Marilyn, gua pun segera membeli kaset tersebut karena penasaran. Apakah ia memang pantas menyandang sebagai nominator Oscar sebagai pemeran wanita terbaik karena peran ini? Dan, Marilyn Monroe itu lebih spesifiknya siapa sih??

Disini, seorang writer dan dokumentator, Colin Clark, yang pernah merasakan hidup bersama dengan Marilyn pun akan memperlihatkan pada kita semua secara true story bagaimanakah sifat serta karakter si Marilyn ini. Yang untuk kali ini, Simon Curtis yang akan duduk sebagai director untuk bisa mempresentasekan kisah yang sebenarnya adalah dari sudut pandang Colin Clark.


Awal kisah pun dimulai sewaktu Colin Clark muda sedang melakukan yang namanya "meraih impian" di kota kelahirannya, Inggris. Yang dimana ia sangat ingin sekali untuk terjun di dunia perfilman oleh sebab para public figure yang sungguh hebat dieranya tersebut, seperti Hitchcock, dll. Dan setelah berkali-kali ia ditolak oleh beberapa perusahaan film, akhirnya ia bertemu dengan Sir Laurence Olivier yang lalu menjadikan Colin ini menjadi asisten pribadinya. 

Namun ternyata Colin mungkin sedang sangat dekat dengan dewi fortuna saat itu. Karena pas-pas-an sekali kalau Sir Laurence ternyata sedang ingin membuat sebuah film yang dimana Marilyn pun akan ikut terjun disini. Yup, sebuah keberuntungan besar untuk Colin yang memang tak sanggup berkedip setiap ia menonton pertunjukannya Marilyn di bioskop.

Kemudian, setelah akhirnya Marilyn tiba di Inggris dengan menggunakan pesawat, kita pun akan segera dibawa langsung untuk melihat pesona-nya yang sungguh luar biasa itu. Seperti untuk pertama kalinya ia sedang diwawancarai di bandara tersebut, yang entah, mungkin memanglah bawaan dari lahir-kalau ternyata ia mampu berkata-kata dengan baik, manis, lucu, dan menggiurkan setiap kali dirinya itu sedang menjawab pertanyaan yang dilayangkan untuknya. Apalagi untuk aksen berbicaranya dan kedipan dari matanya itu, waduh! benar-benar menghibur dan memang pantas untuk menjadi wanita nomor satu dah saat itu!


Tapi sayangnya, walau Marilyn dari luarnya itu terlihat sungguh perfect luar biasa, namun tak ada yang tahu kalau di dalam dirinya itu ia memiliki sebuah masalah yang sanggup memecahkan setiap emosinya. Yang sayangnya juga, hal tersebut ternyata sampai ia bawa di dalam dunia pekerjaannya. Sehingga sering kali membuat Sir Laurence menjadi kesal karena wataknya yang tak profesional itu.

Lalu juga, Sir Laurence tak kesal sampai disitu saja. Sebab disini Marilyn diperlihatkan betul kalau ia ternyata masih sulit sekali dengan yang namanya "akting". Jadinya berkali-kali sebuah adegan yang sedang diambil gambarnya, malah menjadi terus-terusan di-cut karena Marilyn yang selalu melakukan kesalahan.

Nah, sejak saat itu barulah peran Colin menjadi sangat dibutuhkan. Karena sewaktu Marilyn melihat dan mulai berbincang dengannya, ternyata ia pun merasa sangat nyaman dengan Colin. Sehingga sering kali Colin diundang untuk datang ke kediaman-nya, atau bahkan diajaknya untuk berkeliling di daerah pembuatan filmnya tersebut.


Dan semenjak saat itu lah, sedikit demi sedikit, rahasia kerapuhan Marilyn mulai diperlihatkan. Seperti seringnya ia meminum obat tidur atau peredam stress (mungkin), dan bahkan masalahnya dengan tunangannya yang nantinya akan menjadi suami ketiga untuknya tersebut. Semuanya itu benar-benar nyata, dan memanglah berasal dari ingatan dan tulisannya Colin yang ternyata mampu masuk ke dalam kehidupan seseorang seperti Marilyn yang sungguh luar biasa itu.


Satu hal yang ingin gua katakan setelah menonton film ini adalah: "Michelle Williams benar-benar mantap menggugah dah aktingnya!!!" Ia ini memang pantas sekali menjadi nominator Oscar saat awal tahun 2012 kemarin itu. Soalnya, walau mukanya sungguh tak sama dengan Marilyn, tapi dengan berbekal sebuah ilmu akting yang mantap, sampai ia mempelajari sedetail mungkin segala gaya dari Marilyn itu, maka terciptalah sebuah duplikasi yang sanggup membuat semua orang menjadi terpana dibuatnya.

Btw, perlu diketahui sekali lagi. Kalau film ini bukanlah membahas biografi dari Marilyn Monroe hingga akhirnya ia meninggal. Tetapi hanyalah sekilas tentang kehidupannya sewaktu membuat sebuah film berjudul "The Prince and the Show Girl" pada tahun 1957. Yang dimana Colin Clark mengungkapkannya secara blak-blakan saat ia menjadi asisten directornya saat itu.

Dan memang tak disangka juga, kalau Colin adalah salah satu pria yang pernah mengisi kehidupan dari Marilyn ini. Yang bahkan pernah sampai melihat tubuh polos Marilyn sewaktu sebuah adegan dimana Colin sedang masuk ke dalam ruangan pribadinya dan melihatnya keluar dari kamar mandi, dan juga dimana mereka berdua sedang berada di dekat danau, dan saat itu Marilyn memutuskan untuk membuka seluruh helai bajunya dan berenang. Yap, dua kali! Namun tak pernah sekalipun mereka berhubungan badan.


Baiklah, sudah sampai disini saja gua berikan review soal film ini. Yang memang pada intinya adalah, film ini tak akan "jadi" kalau tidak ada Michelle Williams yang muncul sebagai Marilyn Monroe. Sehingga pada akhirnya mampu membuat penonton menjadi setidaknya tahu siapa itu Marilyn, yang disini adalah segala sifat dan tingkah lakunya yang sungguh mempesona itu.

Thanks
Gbu

N.B: Tak lupa juga kalau film ini pun dimeriahkan oleh dua orang wanita favorit gua, yaitu: si Hemione Granger, Emma Watson, dan si posesif Judi Dench! Dan walau peran Emma Watson hanya sebentar disini, tapi pesonanya tetap luar biasa memberikan kegurihan selain Michelle Williams yang sudah memaniskan suasana tersebut :p


Mantap dahhh.... :D

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath