It's Just Over.

"Malam hari ku duduk termenung di depan komputer. Membawa segala keluh kesah di dalam sebuah kotak yang berisi tulisanku sekarang. Namun aku pun tiba-tiba menjadi bingung. Mengapa sesuatu yang ingin kutulis malah berbeda dengan yang ada di keadaan hatiku kini?"   

Hahaha... sebuah kata-kata pembuka yang akan menuju ke cerita yang sebenarnya sekarang. Dimana yang tadinya gua ingin bercerita soal "kegilaan tugas selama Bulan Oktober" dan juga "kerisihan sewaktu mengendarai motor", semuanya malah ditabrak mati oleh sesuatu yang menjadi apa yang sedang hati gua alami sekarang. Ya, yang pastinya adalah tentang keputusan gua untuk menghentikan sebuah hubungan mati yang sudah tercipta selama empat tahun kemarin itu....


Mungkin jika ada yang menjadi followers gua di twitter, semuanya akan mengetahui kalau gua sangat menyukai yang namanya membuat kata-kata galau dalam versi bahasa inggris. Dan kadang juga tentunya dalam bahasa indonesia (tergantung keinginan hati). Ya mungkin, jika malam ini mereka sedang membuka timeline, pasti akan setidaknya melihat satu, dari apa yang sudah gua katakan tentang kejujuran dalam hati gua ini.

Yup, keadaan hati ini memang sekarang sedang sekarat. Karena gua seakan sudah merasa habis melakukan "penguburan" yang menghabiskan banyak tenaga sejak Hari Senin kemarin itu. Dan penguburan yang gua maksud adalah, tentang impian dan harapan yang memanglah harus tertimbun dalam-dalam di perut bumi. Sehingga gua tak bisa merasakan hal-hal seperti mengejar mimpi walaupun memang itu lah salah satu tujuan hidup gua. Namun, karena memang "mengejarnya" adalah hal yang paling besar diantara yang lainnya. Jadi gua seakan sudah kehilangan "kepalanya". Yang sebenarnya mampu menyeimbangkan keadaan tubuh atau pikiran gua ini.


Hal tersebut sebenarnya adalah yang pertama kali gua lakukan. Atau mungkin yang ketiga kalinya (karena gua pernah mengalaminya tetapi tak sampai yang selama ini). Dan kalau dulu gua pernah merasakannya, tapi masa yang dulu itu gua seakan langsung memiliki "penggantinya". Dan yang ketiga ini memang adalah pengganti yang terakhir. Yang sudah tak ada lagi yang ke-empat, karena gua sudah lelah.

Dan kalau boleh dikata, yang ketiga ini sangatlah berbeda dari yang pertama dan kedua. Karena gua bisa berpegang teguh tentang sebuah harapan dan impian yang akhirnya menjadi besar dari dalam dirinya tersebut. Sebab ada banyak sekali hal yang bisa membuat gua terus bertahan melakukan hal-hal yang bodoh. Dan ini adalah soal masa-masa indah yang sulit untuk dilupakan....

.....

Ya, kini yang tersisa hanyalah luka. Dan gua bisa menampilkan hal ini dikala gua sedang sendiri. Bukan sedang berada di kampus atau bersama orang-orang yang memang tak gua inginkan untuk diri gua ini "dimengerti" oleh mereka. Soalnya mereka pun memiliki masalah mereka masing-masing. Yang mungkin lebih berat dari gua.....

Biarlah.... keadaan hati ini dapat tersimpan erat di dalam blog yang mampu mempertunjukkan tentang sebuah kegilaan dari dalam kehidupan anak manusia yang sedang kalian lihat kini.... Yes, it's my life....

"Now I know, that miracles never come to me...."

"The words that we all said "motivation" is just not for me now. My situation is dying. And I'm just need...... nothing......"

"It's a right choice. Never ever 'sunrise' in my life again (for now)..... Just a big nightmare, and a black moment.... I have to face it everyday!"


....

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath