Esketing, Capek, Dan Perjalanan Malam

Pengalaman demi pengalaman akan membanjiri jika waktu terus berjalan. Dan karena gua sudah memutuskan untuk tak menulis di satu hari sebelum hari ini, jadinya gua pun sekarang malah menjadi ingin untuk menceritakan soal pengalaman gila yang baru saja terjadi  setengah hari ini. Padahal kemarin itu adalah Hari Wedding Party-nya enci gua, tapi apa daya dehh... hal yang lebih fresh kan memang yang selalu menjadi terutama dalam hal apapun :p.

Okeh, jadi sebenarnya yang terjadi pada Hari Rabu, tanggal 03 Oktober 2012 ini adalah, dimulai sewaktu gua sudah selesai kuliah pada pukul 11.00, dan yang lalu dilanjutkan rapat sebentar untuk ngomongin soal tugas pembuatan majalah. Nah, setelah itu barulah gua mendatangi sekelompok teman bermain gua yang lain, yang memang gua sudah sering sekali berpergian bersama mereka. Antara lain, Icil, Verti, Leo, Ijul, Vincent, Kevin, Yunita, Erina, dan Robin (tapi sebenarnya gua sering ikutnya itu bersama Icil, Verti, Leo, Ijul, Vincent, Robin, Budi, dan Angga, dan lain-lainnya dahhh *agak lupa*). 

Mereka semua ini adalah anak PR (sedangkan gua broadcast). Dan beruntunglah gua bisa mengenal mereka sejak semester 2. Karena pada akhirnya sekarang pun gua bisa dibilang menjadi "cukup akrab" dengan mereka (sekarang gua udah semester 5).

Sehingga pada hari ini, gua diajak mereka untuk bermain esketing di Taman Anggrek. Dan memang ini adalah hal yang paling gua tunggu-tunggu. Soalnya kira-kira dua atau tiga bulan lalu, gua juga pernah diajak mereka untuk bermain esketing untuk pertama kalinya (jadinya ini kedua kalinya), dan rasanya itu benar-benar menyenangkan! Apalagi setelah bisa akhirnya berjalan dikit demi dikit di atas es-nya itu. Widihhhh...!! Mantep dehh hahaha....

Nah, waktu tadi pun, ternyata gua malah makin jago waktu memainkannya. Yaaa bisa gua cepetin gitu deh kecepatan berjalannya, hingga gua bisa berjalan sendiri (gerak sendiri ke depan karena dorongan) dengan menggunakan sepatu khususnya yang berujung tajam dan menyeramkan itu.

Namun, tak ada sesuatu yang tak mengalami "kejatuhan" terlebih dahulu. Walau waktu pertama kalinya gua mencoba, gua ampe berkali-kali jatuh. Kali ini pun gua kembali terjatuh, walau cuma tiga atau empat kali tadi (hehehe... udah hebat kan ya :p). Dan semua itu gua sangat menikmatinya sekaliii.....

Btw tak gua lupakan juga kalau untuk kedua kalinya ini, gua pun belajar dari pengalaman. Seperti gua kali ini memakai jaket yang tebal (dulu kurang tebal dan gua kedinginan sekali!), lalu sarung tangan (benar-benar dingin banget waktu kita jatuh di batu es lebar tersebut, dan berusaha untuk berdiri dengan tangan telanjang!). Yaaa.... walau tak akan gua lupakan juga sih kalau tadi itu gua juga sempat "mengambil kaos kaki dari tong sampah!" sebab kaos kaki gua ketinggalan di motor!! Wkwkwk.... Daripada gua ampe beli lagi disana dan ngeluarin duit sebesar 8rb, lebih baik gua comot aja dah tu di tong sampah (soalnya itu ternyata ada banyak sekali kaos kaki yang memang sengaja orang-orang beli untuk dipakai sebentar lalu dibuang). Dan untunglah, kaos kakinya juga gak mau ampe "sikil" gitu. Jadinya udah dehh... yang gua lakukan ini memanglah benarrr!! Hahahaha.....


Next, setelah bermain selama kurang lebih dua jam, kami pun pulang. Namun gua, Ijul, dan Leo malah memutuskan untuk menonton bioskop di Season City. Dan pada pukul sembilan malam lah kami menontonnya. Sungguh luar biasa untuk para pengendara motor yang lagi bersama teman-teman dah.

Yup, jadi si Leo sama Ijul nonton Film Ted, dan gua sendirian nonton Film Premium Rush (soalnya gua kan udah nonton Ted dan udah gua buat reviewnya di blog tercinta gua ini :p).

Kami pun keluarnya jam sebelas kurang, dan memang seperti biasa, pada jam segitu-semua Mall memang udah pada tutup. Cuma Bioskop saja yang eksis. Yang lalu membiarkan para penonton malamnya berusaha untuk cape-capean mencari jalan keluar sendiri dari dalam Mall tersebut. Yang kali ini ternyata, di Season City itu lebih jauhhhh dari yang gua duga. Ya gua ga tau apakah gua sama Ijul dan Leo salah jalan atau tidak, yang penting benar-benar jauh dah!

Namun parahnya begini. Sebenarnya itu pada waktu sehabis main esketing, akibat yang kerasa banget di tubuh gua adalah terletak pada kaki gua. Yang dimana benar-benar bermain esketing itu sudah berhasil membuat kaki gua menjadi sangat pegal sekali!! Sampai-sampai pengen jalan pun kerasa sangat capeknya.

Nah, apalagi pada malamnya gua malah nyasar ke Seasons City buat nonton, dan pulangnya itu musti jalan kaki yang jauh dulu. Yaaa.... ya sudah deh, kaki gua serasa bakal besoknya, setelah gua bangun tidur, ya bakal sakit (sama kayak gua habis pertama kalinya nge-gym ampe mampus-mampusan dah keesokan harinya tubuh gua jadi kaku bukan main! wkwkwk).

But, this is not the end. Karena setelah gua dan Leo nganterin Ijul pulang, gua pun dibawa sama Leo untuk menikmati perjalanan malam di jalanan yang ada di Jakbar dan Jakut (ya cuman beberapa jalanannya yaa).

Dan seperti biasa, pada saat gua yang jadi "ekor", sudah pasti gua bakal kehilangan kepalanya di jalanan. Ya, pada waktu tadi, yang dimana entah di jalanan apa, eh tiba-tiba aja si Leo menghilang di telan bumi karena saat di jalan raya itu ia menyalip-salip beberapa mobil. Membuat gua jadi memutuskan untuk memilih jalanan sendiri sesuka hati gua, tanpa berenti sedikitpun untuk menelpon si Leo (soalnya malas!).

Ya untunglahhh.... ternyata si Leo ini membawa gua di jalanan menuju Roxy mas!! Dimana setidaknya gua tau lah sedikit soal jalanan disana itu. Ya intinya adalah tinggal lurus ajahhh hahahaha....

Walau tadi itu sebenarnya gua agak ngeri juga, sebab ternyata masih banyak kendaraan yang masih mondar-mandir pada waktu malam itu. Apalagi untuk taxi atau kontainer yang memutuskan untuk ngebut. Haduh, gua jadi pengalah aja dehh (emang biasanya ngalah sih haha), daripada gua malah masuk berita pagi besok hahaha (lidah tak bertulang ni :p).

Tapi gua pun tak akan melupakan suatu hal yang sangat penting sekali untuk dibicarakan setelah gua sudah mengalami perjalanan yang panjang selama setahun ini dengan menggunakan motor gua. Yaitu, mengapa oi pemerintah! Masih ada beberapa jalanan yang dibiarkan berlubangg???!!!! Apalagi yang masih belum disinari dengan lampu jalanan. Mengapa oh mengapa oi??!! Kalian tau ga sih! Kalau gua itu sudah hampir berkali-kali kena lubang jalanan yang resek itu! Yang ampe ngebuat gua selalu ketakutan akan nyawa gua dan pastinya nyawa dari motor gua sendiri!!! Buruan ditambal donk!! Grrrr....!!!


Ya pokoknya itu, intinya gua akhirnya bisa sampai di rumah dengan selamat sehat sentosa walau muka belum cuci muka sehingga terasa gak enak!

Kurang lebih 00.30 deh gua sampainya. Dan gua akan menutup kisah gua ini dengan sebuah kenyataan menyebalkan sewaktu akhirnya gua sampai di gang dan depan rumah gua. Yaitu:

"MATI LAMPU!!!"

Wkwkwkwk....!!!

The End!

Thanks God... :D

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath