End of Hope

Malam hari ini, pada tanggal 10 Oktober 2012, gua memutuskan untuk menerima sebuah kejadian yang sungguh membuat gua sedih. Dan daripada gua membeberkannya ke teman-teman kepercayaan gua, lebih baik gua musiumkan saja di dalam blog tercinta gua ini. Sebab ini adalah hal baru, yang baru pertama kalinya gua alami.


Sore tadi, ketika hati gua sedang sangat rindu dengan seseorang yang begitu gua suka. Gua pun dengan beraninya langsung memberikan sebuah bbm singkat ke orang tersebut. 

Hingga akhirnya beberapa menit kemudian ia cuma "read", gua pun kembali memberikan bbm lainnya. Dan perlu diketahui, semua bbmnya itu adalah dalam bentuk bahasa inggris. Soalnya ia juga selalu atau memang sepertinya lebih nyaman men-text-ing gua dengan menggunakan bahasa inggris. 

Dan berikutnya, ia akhirnya membalas bbm gua tersebut. Yang kemudian malah terciptalah sebuah dialog yang cukup panjang, yang intinya adalah ia menjelaskan kalau ia tak ingin berbicara dengan gua lagi. Ia berkata kalau ia pernah dekat dengan gua itu karena awalnya gua seperti seseorang yang pernah dekat dengannya. Yup, ia hanya memanfaatkan gua sesaat.... (itu pun ia bilang sendiri ke gua).

Lalu bagaimana dengan gua? Yaa... dengan penjelasan yang panjang lebar itu, gua sendiri tiba-tiba menjadi ingin mengikutinya saja. Atau dengan kata lain, gua tak malah menolak hal tersebut, melainkan gua mendukung dengan bilang,"oke, I won't texting u again..." Yang kemudian, ia ternyata langsung men-delete contact gua. Jadinya gua gak bisa kasih kata-kata terakhir gua, yang dimana adalah:

"I do this because u want it. But, if oneday u want to say hi or meet me again, just texting me. And I'll be there for you...."

Gua harap apa yang dilakukannya tersebut hanya sementara. Soalnya gua jarang sekali menemukan seseorang yang bisa membuat gua bahagia sekali. Walau itu dulu, waktu gua berada di semester 4, yaa... that was a lovely memories.... And I love it so much....


This thing really make me feel broken heart.... This is my first rejected.... :(

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath