Tentang Film "Ted"

Mungkin untuk kalian semua yang sedang membaca post gua yang satu ini - pastinya sangat mengenal sekali tentang keberadaan dari sebuah boneka yang lucu, yang bentuknya menyerupai beruang, gendut, dan berwarna coklat, serta tentunya boneka ini adalah salah satu hal yang pas sekali untuk dijadikan sebagai kado ultah.

Yup, "Teddy Bear", adalah nama dari boneka tersebut. Dan semua orang sangat mengenalnya sebagai sebuah boneka yang suka "memeluk siapa saja". Hahaha.... tapi.... bagaimana jika "label" tersebut akhirnya dicabut 180 derajat oleh salah seorang sutradara yang terkenal dengan film kartunnya, "Family Guy"??


"Ted", yang hari ini adalah hari perdana tampilnya di bioskop-bioskop Indonesia, akhirnya dapat menjadi sebuah suguhan film yang cukup menghibur untuk gua yang sedang mengalami kepenatan pada hari ini :p.

Gua tak sangka, kalau Seth MacFarlane (sutradara sekaligus pengisi suara boneka Ted) sudah membuat sebuah film yang memiliki konten yang sangat dewasa! Dan apalagi konten tersebut terlihat dari boneka yang benar-benar menggemaskan semacam Teddy Bear ini.

***

Awal film, dimulai dengan harapan dari seorang anak kecil yang ingin boneka Teddy Bear-nya itu bisa menjadi hidup, agar ia bisa memiliki teman bermain karena keadaannya yang saat itu sangat sulit sekali untuk berteman. Dan... "JRENG!" Bangkitlah boneka yang selalu dipeluknya sewaktu ia tidur tersebut. Hingga kemudian-ternyata oh ternyata, kehadirannya di dunia nyata benar-benar dipublikasikan hingga ke seluruh dunia! Menyebabkan ia menjadi boneka yang sangat terkenal dan sering masuk ke acara televisi. 

Tapi tetaplah, Ted tak memilih untuk hidup di dunia entertain, melainkan ia bisa terbilang sangat setia dengan pemiliknya, John Bennett (Mark Wahlberg), sehingga hampir seluruh waktu kehidupannya ia habiskan bersama John. Bahkan sampai 35 tahun kemudian....

Nah, saat dimana John sudah berusia 35 tahun, dan ia pun ternyata berpacaran dengan Lori Collins (Mila Kunis), barulah sebuah konflik yang akan mengubah kehidupan John akhirnya hadir. Soalnya ia diberikan satu pilihan yang sangat sulit oleh Lori yang sudah tak betah dengan kehadiran Ted yang bisa dibilang sangat memiliki kehidupan yang bebas. Dan pilihan tersebut adalah John harus meninggalkan Ted atau ia tetap bersama Ted, tapi Lori yang akan meninggalkannya.


Konflik seperti ini mungkin terdengar biasa. Namun disini uniknya adalah: kalian akan sering ditemani oleh kelakuan Ted yang sangat liar. Soalnya ada banyak sekali kata-kata kotor yang keluar dari mulutnya yang menggemaskan itu. Lalu juga tak disangka, kalau ia pun ternyata bisa "nge-drugs!" bahkan sampai melakukan "hubungan intim" dengan seorang perempuan! Dan ini adalah sesuatu yang tak akan pernah bisa membuat kalian semua kepikiran untuk membawa anak di bawah umur, karena mereka akan mengalami kekecewaan yang sangat mendalam ketika sudah melihat siapakah Teddy "yang sudah dewasa ini".


Namun, dengan kelakuannya yang liar itu, memang bisa mengundang tawa dari para penontonnya. Karena ada banyak sekali lawakan-lawakan orang dewasa yang memanglah cocok untuk ditonton oleh para anak muda serta orang dewasa. Apalagi untuk lawakan di bagian akhir ceritanya itu, waduh dah! benar-benar film ini ditutup dengan tawa!!

Hahaha..... Okelah, sampai disini saja reviewnya. Yang pasti, jangan pernah berpikir kalau film ini akan sangat menggemaskan (tapi bonekanya sih tetap menggemaskan hehe), karena ini adalah film nakal yang dibaluti dengan cerita kehidupan yang tak biasa.


Thanks.... :D

Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath