Tentang Film "Resident Evil: Retribution"

Tak disangka atau tak dikira, ternyata Film Resident Evil yang baru kini telah menjadi salah satu film yang sangat gua tak sukai! Entah, kenapa si Paul Ws Anderson malah membuat franchise yang satu ini menjadi begitu "gak banget!" dah!!


Waktu gua nonton kemarin, untuk adegan pembukanya sih memang terlihat sangat keren dan megah. Sebuah flashback yang pelan, dipenuhi dengan aksi tembakan, ledakan, dan tabrakan yang memukau. Lalu juga habis itu dilanjutkan dengan pemberitahuan latar belakang tentang awal mula terjadinya kasus zombie yang sampai merebak ke seluruh dunia. Benar-benar hebat! Tapi akhirnya kira-kira 20 menit kemudian malah membuat gua jengkel.


Bisa dibilang kalau film ini memang dikhususkan untuk adegan tembak-menembak, pukul-pukulan, ya intinya adalah full of action deh! Yang dimana semua hal tersebut terjadi di dalam sebuah bunker bawah laut yang sangat besar.

Nah! Karena semua kejadiannya itu sampai akhir di dalam bunker bawah laut terus, gua pun merasa sangat kesal! Soalnya gua kira kalau Alice yang kini akhirnya dibantu dengan tokoh-tokoh ternama dari gaming-nya, yaitu Ada Wong dan Leon, ya mereka bakal lebih cepat keluar dari bunker tersebut. Namun pada kenyataannya tidak!

Tapi, jika dibandingkan dengan yang pertama, yang juga di bawah tanah terus, tetap aja, terasa yang ke lima ini sudah dibuat gak bagus banget.


Coba liat, adegan actionnya yang kurang gereget itu! Meski dimunculkan kembali eksekutor yang kini berjumlah dua, tapi tetap aja terasa kurang (padahal yang ke empat itu, adu jotos dengan eksekutor bisa gua bilang adalah adegan yang keren dah).

Lalu, coba liat saat dimasukkan salah satu zombie andalan di dalam game-nya, yang selalu memegang gergaji mesin, waduh! terasa memiliki adegan yang cupu, yang dimana juga walau ada satu orang yang berhasil dibunuh, terasa para partnernya itu ya sebodo amat. Bodoh dah!

Dan sangat terasa bodoh sekali itu saat Alice sedang bertarung dengan Jill yang lagi dikuasai tubuhnya oleh benda merah di dadanya. Oh mengapa dibuat "sangat mudah" sekali cara mencabut benda merah tersebut?! Dan mengapa Alice baru sadar untuk mencabut benda merah itu di detik-detik terakhir waktu ia akan dibunuh oleh Jill?!


Paul ws Anderson jangan sampai lagi dah jadi sutradara di Film Resident Evil yang berikutnya! Dia cuma sadar, walau ngebuat lanjutan dari film ini dengan cara abal-abal, tapi tetap aja bakal sangat menguntungkan! Soalnya memang Film Resident Evil itu sangat fenomenal di seluruh dunia. Yang mau tak mau, walau jalan ceritanya jelek, tapi jika dimunculkan kembali lanjutannya, tetap bakal ngebuat penasaran yang begitu kuat dari para penonton-nya, yang bisa dibilang sudah terjebak oleh franchise yang satu ini.

....

Dan sekarang gua masih ingin membahas tentang semua kekesalan gua saat habis nonton ni film! Gua masih belum puas!!

Karena coba deh dengar untuk musik scoring yang baru di film ini. Gak banget!!!! Jujur, gua sangat suka sama musik scoring dari serial yang pertama ampe ke empat. Dan tetap lah, musik scoring yang pertama itu yang paling gua gak bisa lupain. Eh, sekarang malah dibuat musik yang gak enak didengar itu ckckck....

Lalu, kita lanjut soal tokoh-tokoh ternama dari game-nya, yang adalah Ada Wong dan Leon. Waduh! Mereka itu cuma menang di "nama" dan pakaiannya aja! Porsi untuk adegan mereka itu sangat dibuat kurang.  Padahal jika diliat dari aktingnya saja, gua pengen banget dah ngeliat si Leon jadi cepat mati dimakan zombie!!



Terus, sekarang kita coba bandingkan dengan yang ada di game....

Menurut gua sih tak apa lah ya jika dibuat berbeda jalan ceritanya dari game-nya. Tapi kalau jalan ceritanya kini malah ternyata sangat buruk! Ya pantas lah dihancurkan nih film!!

Terlihat sekali kalau Re: Retribution itu memaksakan zombie-zombie yang terkenal dari franchise game-nya untuk dimasukkan semuanya di dalam film ini. Seperti zombie-zombie yang bisa memegang senjata, dan "licker" yang kini terlihat sebagai monster yang begitu besar. Ckckck.... Kacau jadinya!



Lalu juga, Oh God! Tiba-tiba Alice pun menjadi seorang ibu, yang memang itu dipaksakan sekali! Yang sepertinya Paul ingin memperlihatkan pada kita kalau Alice pun adalah seorang manusia biasa, atau mungkin Paul ingin memperlihatkan kalau ada adegan sedih sewaktu Alice sedang meninggalkan anak perempuanya itu, yang pada kenyataannya adalah "boring!"

Hahaha.... tapi walau bagaimanapun juga, di akhir ceritanya itu diberitahukan kalau bakal ada lagi lanjutannya, yap, gua pun tetap bakal menontonnya dengan sangat terpaksa nanti! Soalnya gua tetap menyukai Franchise yang satu ini, sama seperti game-nya, yang kini gua pun sedang menunggu game Resident Evil yang ke 6, yang katanya akan muncul pada tanggal 2 Oktober nanti.

Ya gua harap sih, setelah Film Resident Evil ini tamat, berikutnya bakal ada Sutradara hebat yang mau me-REBOOT ulang film ini dari awal kisahnya. Yang bisa tampil dengan begitu keren, dan terus ditunggu-tunggu kelanjutannya oleh para penonton dengan perasaan yang terus menggebu-gebu!!!

Oke lah, sampai disini saja gua ungkapkan kemurkaan gua sehabis menonton film ini (padahal masih banyak yang ingin gua bahas, tapi capek ah hehehe).

Akhir kata,


"You're all going to die down here" (Red Queen)

Gua sangat suka dengan kata-kata ini sewaktu diucapkan oleh Red Queen yang kini akhirnya menjadi penjahat utamanya. :D

Thanks....

Btw. I still love Milla Jovovich sewaktu berperan sebagai Alice! :D


Anton Suryadi

Independent but not a sociopath