Tentang Film "Total Recall (2012)"

Hari akan terasa begitu berat ketika gua sedang menghadapi yang namanya "tak bisa tidur". Hingga sampai pukul satu pagi ini, gua merasa ingin main Blackberry terus dengan tentunya segudang pikiran di benak gua. Soalnya sudah ada tiga hal yang harus gua simpan rapat-rapat di dalam blog tercinta gua ini sebelum benar-benar malas untuk menuliskannya.

Jadi, lebih baik gua memberikan sebuah review film dulu, karena tadi sore baru saja gua menontonnya di dalam bioskop bersama kedua teman gua yang tinggal di depan Pluit Village. Dan film tersebut adalah....


Awal film ini menceritakan kalau sehabis perang dunia kedua, bumi cuma bisa dihuni di dua tempat saja. Dan kedua tempat tersebut adalah ada yang khusus untuk kalangan menengah ke atas (bernama FSB) dan kalangan ke bawah (Koloni). Salah satu jalan penghubung untuk berpindah di antara ke dua kota tersebut adalah dengan menggunakan sebuah kendaraan besar yang cukup membuat wah! bernama "The Fall". Diberikan nama demikian karena kendaraan tersebut terjatuh langsung ke bawah tanah hingga melewati inti bumi, atau dengan kata lain dari barat ke timur.

Lalu, untuk di Kota yang bernama Koloni itu, ada lah seorang pria yang adalah pekerja sebagai buruh perakitan robot polisi di FSB (jadi ia selalu menggunakan "The Fall" untuk berpindah tempat). Namun, ia yang bernama Douglas Quaid ini sangat merasa bosan dengan hidupnya yang itu-itu saja. Hingga pada akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke sebuah tempat yang bernama "Recall", dimana tempat tersebut bertujuan untuk memberikan sebuah imajinasi yang sungguh spektakuler untuk setiap orang yang menginginkan berbagai macam hal yang selalu saja setiap orang tersebut idam-idamkan. Nah, Douglas berencana untuk menjadi agen rahasia di dalam imajinasinya tersebut.


Tetapi suatu hal terjadi. Sewaktu Douglas sudah berada di mesin Recall itu, ia malah dikejutkan dengan datangnya banyak polisi yang langsung menodongnya dengan pistol begitu saja. Dan kejutannya makin bertingkat ketika nalurinya sedang bekerja, yang dimana ia malah berontak lalu membunuh semua polisi tersebut.

Sewaktu sesampainya ia di rumah pun, ternyata istrinya, Lori malah ikut-ikutan ingin membunuhnya dengan sangat mengerikan. Dan dengan bantuan seorang perempuan bernama Melina, mereka berdua harus dengan pontang panting memecahkan semua masalah ini. 


....

Gua tak bisa menceritakan banyak tentang film ini, khususnya untuk orang-orang yang belum menonton versi pertamanya, yang dimana berjudul sama dan pemeran utamanya adalah Arnold Scwarzenegger. Walau versi dari Paul Verhoeven ini berlokasi di Mars, dengan adanya banyak sekali manusia-manusia dengan fisik yang aneh, tapi tetap intinya adalah sama, yaitu sebuah alat pemberi imajinasi atau pengalaman menarik bernama "Recall".

Namun perlu diakui, untuk versi Len Wiseman ini mempunyai bentuk lokasi yang sangat memukaukan mata. Lihat saja di FSB, kita akan kedapatan bentuk-bentuk jalanan yang kelihatannya efektif untuk mencegah kemacetan, lalu juga bentuk kedua kota tersebut, yang terlihat sangat modern. Dan tetap, kendaraan yang bernama "The Fall" tersebut lah yang paling memanjakan mata gua tadi, karena terlihat keren habis dah! Hahaha....



Oke, sekarang coba kita lihat pemainnya. Ada tiga orang saja yang sangat terkenal, antara lain Colin Farrell, Kate Beckinsale, dan Jessica Biel. Disini, mungkin semua orang yang sudah menontonnya akan sangat setuju jika yang berperan sebagai Lori (Kate Beckinsale) lah yang memiliki performa paling tinggi di antara yang lain. Wanita seksi yang juga menjadi petarung tangguh di Film Underworld tersebut memang lah seorang aktris yang luar biasa. Walau ia menjadi antagonis di film ini, tapi cukup perfect untuk dapat membuat para penontonnya menjadi sangat kagum melihat penampilannya.


Baiklah, gua rasa itu saja. Yang jelas, film ini memang sangat enak untuk ditonton, apalagi untuk bentuk desain lokasi beserta kekuatan akting dari Kate Beckinsale. Tapi sama seperti para pe-review yang lain, gua setuju kalau Total Recall buatan Len Wiseman ini kurang kompleks dalam menyajikan hal-hal yang sebenarnya patut dimasukkan seperti versi Paul Verhoeven dahulu. Namun ya sudah lah, untuk hiburan semata, film ini menang untuk menjauhkan setiap penonton yang sedang merasa galau hehe....

Thanks
Gbu

N.B: Btw tak disangka kalau di film versi 2012 ini pun dimasukkan juga seorang PSK yang memiliki kelainan pada tubuhnya, yaitu memiliki tiga buah dada yang sangat annoying sekali hahaha....


Anton Suryadi

Independent but not a sociopath