Tentang Film "Step Up Revolution"

Baiklah, setelah gua menuliskan sebuah review dari Film yang bernama "Young Adult", sekarang gua sudah memutuskan untuk melanjutkan menulis sebuah review film lagi. Dan kali ini adalah sebuah film yang baru gua tonton kemarin, yang juga-secara perdana keluar di seluruh bioskop Indonesia. Yup, apalagi kalau bukan "Step Up Revolution".


Dengan bermodalkan ekspektasi yang tinggi setelah tahun lalu gua sudah menonton sekuel yang ke tiga, dimana di sekuelnya itu benar-benar sangat memukau sekali! Ada banyak tarian-tarian yang sungguh hebat dengan tentunya selalu ada klimaks terbesarnya di akhir cerita. Wow! Apakah Step Up kali ini sanggup mengalahkan hal tersebut??

Ternyata tidak. Tidak sama sekali. Walau memang gua suka sekali dengan konsepnya kali ini, dimana tak ada pertarungan antar anggota tari, melainkan sebuah perlombaan yang permainannya adalah harus berhasil mendapatkan 100 juta penonton di Youtube agar bisa memenangkan 100 juta dollar. Sehingga untuk para pemainnya sekarang, ada The Mob, perkumpulan dancer jalanan yang berani melakukan tarian di tempat-tempat yang sebenarnya tak diperbolehkan, atau memang sangat tidak diperbolehkan, seperti di jalan raya, lalu musium, dll. Tetapi sangat disayangkan, entah dari pengambilan angle kameranya, lagunya, atau memang tariannya, yang jelas tak sedasyat pendahulunya.


Di Step Up 2 saja kita mungkin yang sudah pernah menontonnya tak akan pernah bisa melupakan tarian klimaksnya, yang dimana ada seorang pria yang seakan membuat wanitanya bergerak mengikuti telapak tangannya dengan begitu lembut sekali. Dan di Step Up yang ketiga, waduh, banyak yang tak akan bisa dilupakan, khususnya adalah penampilan seorang pria berkacamata hitam yang selalu melakukan Robot Style hingga di klimaksnya, kepalanya seakan benar-benar lepas. Lalu tak lupa juga tarian di akhir ceritanya, dimana ada laser-laser mantap dan baju yang menyala-nyala, yang benar-benar sangat memanjakan mata para penontonnya.

Hhhh... sekali lagi, sangat disayangkan, ternyata Step Up Revolution ini tak bisa memenuhi ekspektasi gua yang begitu menggebu-gebu ketika mengetahui kalau sekuel terbaru dari film penuh tarian dahsyat ini akan keluar. 

Namun, bukan berarti gua mengatakan kalau tarian-tariannya itu jelek ya. Sama sekali tidak, hanya saja tetap tak sehebat pendahulunya. Dan kalau boleh gua bilang, yang paling gua suka itu sebenarnya hanya waktu mereka menari di dua tempat saja, yaitu yang ada di kantor dan di bagian terakhir. Tapi tak bisa juga gua bohong kalau yang ada di musium itu benar-benar unik dan menarik, yaa.... cuman, sayangnya hanya sebentar dan tak sampai klimaks sih rasanya hehe.


Yup, begitu kurang menurut gua. Bahkan, mungkin sutradara terbarunya ini pun menyadari hal tersebut, sehingga karakter-karakter yang ada di Step Up dulu, yang begitu memukau seperti pria berkacamata dengan gerakan robotnya, lalu Moose, dll, mereka dimasukkan begitu saja di bagian terakhirnya. Ya, entah apakah untuk sebagai pengenang saja atau memang cadangan ketika mereka menyadari kalau memang ada yang kurang di film Step Up kali ini.



Selain itu, mungkin gua bisa dikata jahat kali ini, karena gua merasa tak ada satu pun lagu-lagu yang benar-benar pengen gua download dari Film Step Up ini. Semuanya kurang mengesankan, berbeda dengan yang dulu, dimana gua selalu mencari lagu-lagunya di internet, lalu mendownload-kannya.

Ya, intinya adalah Film ini hanya sekedar penghibur semata saja deh untuk mengisi liburan gua kali ini... :p

Oke, that's it!
Thanks
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath