Bali: Wisata Nan Mantap!

Sudah hampir jam setengah satu pagi, dan gua masih belum bisa tidur. Karena dari tadi kegiatan gua cukup banyak dalam hal "bekerja di dalam dunia maya", seperti meng-upload foto-foto sewaktu gua lagi ret2 kemarin, terus nge-blog soal "setahun bersama motor gua", dan upload foto-foto 'lagi' di facebook waktu gua sedang liburan di Bali pada awal Bulan Agustus ini.

Okeh, tak pernah gua sangka, kalau di Bulan Agustus ini gua akan merasakan sesuatu yang bernama: "jalan-jalan sebanyak tiga kali!" Dan itu adalah: pertama, gua ke Bali, lalu pertengahan, gua ke Dufan, dan terakhir (minggu kemarin), gua abis dari puncak. Wkwkwk... sangat-sangat membuat tubuh gua menjadi sakit deh akhirnya. Tapi dari pada gua malah menyia-nyiakan rasa sakit ini, lebih baik gua musiumkan saja setiap momen yang menarik pada waktu gua sedang liburan tersebut. Namun karena ke Bali adalah yang paling luar biasa, jadinya gua ceritain soal yang ada di sana aja yahh... :p

...

Kisah perjalanan gua ke Bali ini sebenarnya dimulai dari tahun lalu. Ketika gua sedang menikmati kehidupan saat sedang menjadi mahasiswa di semester tiga. Karena tiba-tiba saja-salah seorang teman sekelas gua, bernama Christian, ia mengajak beberapa orang dan gua untuk pergi ke Bali dengan sebuah informasi yang cukup menggiurkan! Yaitu: promo dari Air Asia yang berupa: "Pergi ke Bali, Pulang Pergi hanya 200ribu rupiah!!" Nah, tanpa pikir panjang gua pun langsung mau ikutan. Dan waktu itu ada kira-kira 10 orang yang ikut dan sudah bayar.

Nah, pada waktu hingga tiba di Hari H, ya emang lah, waktu yang lama itu bisa membuat pikiran orang berubah. Karena hasilnya, hanya empat orang saja yang jadi pergi cuy! Yaitu Gua, Andry, Vika, dan Christian. Wkwkwk.... 

Waktu itu kami pergi dari tanggal 31 Juli dengan jam keberangkatan pesawat: 06.00 (kayaknya dah.. Soalnya udah agak lupa guah hehe). Dan, karena rumah gua yang paling dekat dengan bandara, yaitu Bandara Soekarno Hatta, karena memang gua tinggal di Villa Taman Bandara, Dadap, alhasil Andry dan Vika pun memutuskan untuk menginap di rumah gua. Ya, jadinya kami bertiga berangkat dengan menggunakan mobil sewaan dari jam setengah lima pagi. Huahhh.... benar-benar sebuah pagi yang gelap, yang jujur-gua sama sekali gak bisa tidur malam itu!!

Setelah itu, ini adalah momen-momen yang paling menyenangkan buat gua. Karena akhirnya God sudah mengabulkan doa gua untuk "menaiki pesawat terbang!!" wkwkwk.... 

Ya, pokoknya rasanya itu benar-benar buat gua jadi gak nyaman deh! Soalnya mungkin sudah pada tahu lah ya, kalau kuping akan menjadi pengang pada waktu pesawat sudah berada di atas ckckck. Namun, gua akhirnya merasakan juga rasanya berada di dalam pesawat, apalagi waktu lagi lepas landas, widihh... agak serem sih, tapi saat sudah sampai di atas awan, gua menikmati sekali pemandangan langit biru tersebut. Rasanya seperti sedang di lautan awan (bener-benar di atas awan yang tebel deh!). Tapi resenya, karena masih pagi, waktu itu matahari pagi-nya sungguh membuat mata gua menjadi mau tak mau untuk segera menutup jendela tersebut, soalnya langsung nyorot ke dalam sih ckckck.

Lalu, kira-kira satu jam kemudian, tiba lah kami berempat di Bali! Yes!

Sewaktu sampai, terlihat sekali perbedaannya dengan Jakarta. Dimana awan-awan disana kelihatan begitu pekat, berbentuk, diikuti dengan langit biru yang mantap. Lalu tak lupa kalau saat itu udaranya sedang cukup dingin, karena ada orang yang bilang kalau angin dari Australia sedang melewati Bali.

Habis itu, bertemu lah kami dengan seorang driver yang bernama Hailing, seorang pria yang sudah berusia 30 tahunan, yang juga sudah menikah. Ia pun mengantarkan kami menuju ke tempat penginapan kami yang bernama Hotel Miki.

Namun, disini ada sebuah masalah. Yaitu, sebenarnya di dekat hari H itu ada dua orang yang bisa ikut, tapi tiba-tiba mereka gak jadi. Nah, jadinya itu dua minggu sebelum hari H, Vika yang sebagai pencari tempat tinggal-sudah menyewa dua kamar di Hotel Miki ini. Dan mau tak mau, karena sudah tak bisa batal satu kamar, kami hanya memakai satu kamar saja untuk tidur. Tetapi, gua itu orangnya sayang duit ya. Gua pun memutuskan untuk memakai satu kamar untuk menaruh semua barang bawaan gua, dan juga untuk mandi (tentunya hehe), sedangkan Vika dan Andry di kamar satunya lagi. Namun ya tetap lah, setiap malamnya itu kami tidur bertiga haha....

Btw bagaimana dengan Christian?? Ya tiba-tiba juga, ia bilang kalau keluarganya juga ikut pergi ke Bali. Jadinya, ia pulang pergi pesawat dengan Gua, Andry, dan Vika, tapi untuk jalan-jalannya dan tidur, ia bersama dengan keluarganya di tempat yang berbeda.

Tapi untuk Hari pertama, karena keluarganya Christian tibanya itu waktu sore, jadinya kami berempat jalan-jalan duluan dehh, wara-wiri di Bali :p

Okeh, untuk keliling-keliling di Bali ini, gua benar-benar memiliki banyak pengalaman yang cukup menyebalkan! Dan yang pertama itu adalah ketika kami berempat sedang berada di Uluwatu, sebuah tempat yang dimana kami bisa melihat tebing yang sangat tinggi, dengan lautan yang cukup deras di bawahnya tersebut. Disitu pun kami juga ditemani oleh banyak sekali monyat-monyet yang resek! Soalnya mereka semua (para monyet) itu suka mengambil kacamata. Dan sudah tahu lah ya kenapa gua bilang resek, ya sudah pasti karena kacamata gua sempat diambil disana!! Bayangkan, saat gua lagi foto-foto di atas tebing itu dengan kamera SLR gua, tiba-tiba aja kacamata gua malah dicomot dengan cepatt!! Weeww!! Waktu itu gua kira kalau kacamata gua bakal dibuang dah ke lautan, dan alhasil gua bakal menikmati liburan di Bali dengan mata yang burem ckck. Namun untunglah, seorang penjaga disana membantu gua dengan cara "menukarkan kacamata gua tersebut dengan pisang!". Emang dasar monyet rakus! Ckckck... Alhasil, si Andry yang doyan foto-foto itu, yang juga memakai kacamata sama seperti gua, ia menjadi tak betah, dan kami pun tak terlalu lama berada di tempat yang sebenarnya memang bagus itu. Hhhh....





Setelah itu, pemberhentian kedua kami adalah di GWK! Tempat yang tidak ada monyetnya hahaha....

Di tempat ini, kami melihat ada patung-patung gede yang katanya bakal dibuat lebih gede dari Patung Liberty. Tapi karena masalah biaya, jadinya musti ketunda, dan hanya ada patung kepala elang, lalu setengah badan manusia, dan tangan apa kaki dari tu manusia dah gua lupa. 


Di tempat ini pun, kami melihat sebuah lapangan yang luassss dan baguusss sekali! FTV di SCTV pun pernah memakai tempat ini untuk syuting. Dan memang cocok sekali sih, soalnya keren tempatnya. Katanya juga, bisa dipakai untuk pernikahan, dan acara-acara band, dll. Waduh, pasti bakal mantep banget dah kalau dipakai buat acara kayak gituan. :p

Selain itu, tak lupa kami juga sempat makan disana (gua pesen mie ayam haha), dan melihat pertunjukan seni tari tradisional khas Bali, yang dimana para pemainnya itu adalah anak-anak yatim, yang gua kaget bangetnya itu, ternyata mereka semua tuli dan bisu?! Benar-benar hebat deh mereka....



Dan mungkin gua orangnya bisa dibilang tak ingin menyia-nyiakan setiap tempat, karena pada akhirnya selalu saja ada pengalaman lucu yang gua putuskan untuk mau ngerasainnya. Hahaha... yaa.... pada waktu sampe di GWK itu sebenarnya ada pertunjukan tari oleh satu orang anak perempuan, dan tiba-tiba aja dia ke kursi pengunjung untuk meminta salah seorang dari mereka untuk ikut menari bersamanya. Wadoh! Rasa-rasa dimana gua pengen eksis pun muncul, yang alhasil-walau dengan sangat malu sekali, waktu dia menuju ke gua, dan juga ternyata ada paksaan yang begitu kuat dari teman-teman gua, akhirnya gua pun maju deh!! Ikut nari kayak orang gila, karena gua sangat ditertawakan waktu itu wkwkwkwk.... Tak apa deh, buat kenangan gila ajah :p.


Lalu, hari itu pun menjadi malam, dan kami segera pulang ke Hotel untuk tidur. Apalagi karena malam sebelumnya gua malah bergadang, ya memang harus tidur dah!

....

Hari kedua, awal Bulan Agustus nih!

Karena Christian waktu malam sebelumnya itu balik ke keluarganya, akhirnya Gua, Andry, dan Vika pun memutuskan untuk menikmati Kota Bali hanya dengan bertiga saja. Namun, untuk awalnya, kami bertiga memutuskan untuk pergi ke tempat yang dimana Christian beserta keluarganya akan segera menuju kesana, agar bisa barengan. Dan, Tanah Lot lah yang menjadi sasaran pertama kami di Hari itu.

Begitu indah, dan untuk kali ini sungguh sangat gua akui itu, kalau ini benar-benar adalah yang namanya "WISATA!!" Soalnya tempatnya itu benar-benar mantep. Dan bukan hanya karena sebuah tempat, yaitu: pulau yang berbentuk perahu yang menjadi "cover"nya saja, tapi karena bebatuannya dan pantainya yang sampai ujung itu lah yang sungguh sudah sangat memikat sekali! Jujur deh, gua sangat ingin pergi hingga ke ujung itu! Namun apa daya, karena waktu, jadinya ga bisa deh. Hal ini pun yang pada akhirnya membuat gua jadi memutuskan untuk "ingin lagi pergi ke Bali lagi!!" Yeah!!


Dan selanjutnyaaa.... kami pergi ke Ubud Bali! Tempat dimana kami bisa melihat sebuah kebun pertanian terasiring yang begitu luas sekali. Dan untuk disana itu, benar-benar udaranya sangat dinginnnn. Gua aja, yang padahal sudah memakai syal dan jaket, rasa menggigil pun sungguh terasa sekali sampai ke tulang ckckck. 

Di tempat ini, karena waktu itu kami sudah sangat capek, ya alhasil sangat malas dah untuk turun ke bawah dan mencari tahu soal ada apa disananya. Karena kalau dilihat-lihat dan dipikir-pikir, pasti bakal jauh bangett, apalagi untuk balik ke atasnya lagi, waduh, bikin capek banget dah!!


Btw, gua lupa bilang kalau sebelum ke Ubud Bali, Christian bersama keluarganya mencar dari kami bertiga, karena mereka tak ingin berlama-lama di Tanah Lot, soalnya mereka harus mengunjungi 6 tempat?! Dan gua juga lupa bilang, kalau sebelum ke Ubud, kami sempat mengunjugi sebuah Pura terlebih dahulu. Sebuah Pura yang cukup sepi, yang kalau boleh dibilang hanya ada kira-kira enam orang pengunjung (termasuk kami bertiga) disana. Ya, cuman foto-foto aja deh di tempat ini, karena ada banyak pepohonan yang tinggi dan monyat-monyet yang bertebaran dimana-mana. 

Eit tunggu?? Monyat-monyet??!! Hahaha...... untunglah, untuk kali ini monyetnya baik dan tak suka nyomot kacamata kayak di Uluwatu itu!! Gua pun akhirnya bisa berfoto dengan mereka (para monyet itu). Oh senangnyaa... hahaha....




Ya pokoknya, di hari kedua, kami hanya mengunjungi tiga tempat saja, karena Ubud dengan Tanah Lot itu berjauhan sekali! Seperti dari ujung ke ujung yang membuang banyak waktu perjalanan kami. Ckckck... ya namanya juga wisatawan yang kurang arahan hhhh....

....

Hari Ketiga, waktunya MAIN nih!!

Sudah pasti lah, tempat pertama yang kami kunjungi itu adalah Tanjung Benoa. Sebuah pantai yang biasanya digunakan untuk main game seperti parasailing, banana boat, nyelem dalam laut, dll. Dan kami bertiga memutuskan untuk main sebanyak tiga permainan (kecuali untuk Andry yang ternyata penakut :p, karena dia cuma mau main Banana Boat dan Snorkeling saja hahaha). Sedangkan untuk gua dan Vika, kami bermain Parasailing yang cukup menegangkan.

Saat bermain Parasailing, widih, awalnya itu gua dikejutkan dengan ada "KESALAHAN TEKNIS" yang berupa: "masih terikatnya tali" yang akan membawa gua menuju ke angkasa. Jadinya waktu itu perahu boatnya sudah disuruh jalan, eh tiba-tiba aja beberapa orang langsung pada panik karena masih ada "tali yang terikat", yang menyebabkan gua makin JANTUNGAN!! Grrr.... Namun, setelah semua rebes, gua pun akhirnya bisa terbang ke atas dengan sedikit kegelian di perut. Ya, asik deh waktu udah di atas saat itu, walau sangat disayangkan, gua hanya bisa merasakan keasikan tersebut "hanya sebentar" karena "hanya sekali puteran" perahu boatnya ckckck....

Next, kami bertiga naik banana boat, yang ya gitu aja deh. Cuma seru-seruan untuk rame-rame aje hahaha....

Next, Snorkeling!! Permainan yang mampu membuat gua jadi kedinginan sekali!! Dan selain kedinginan, di awalnya itu, untuk gua yang baru pertama kalinya mencoba bernafas dengan mulut, waduh, benar-benar susah deh! Gua pun ada satu kali mutusin buat naik ke perahu lagi karena keminum sedikit air lautnya yang sumpah dah!!! asin banget!!! (baru pertama kali ngerasain dah gua waktu itu. Bener-bener buat mulut jadi ga enak!!). Namun, lama-kelamaan akhirnya gua mulai bisa beradaptasi. Dan yang awalnya gua masih megang ban, akhirnya gua pun melepaskannya walau memang gua masih memakai baju pelampung hahaha (ga bisa berenang gue :p). Saat itu gua sungguh menikmati sekali berenang kesana kemari meski sampai gua merasa sudah sangat kedinginan.



Yup, setelah selesai, beneran deh! Gua jadi kedinginan mampus! Apalagi sewaktu dibilang kalau kami langsung dibawa ke Pulau Penyu. Wadahhh... angin lautnya itu buat gua jadi sangat menggigil mati-matian! Alhasil, gua berjemur dah di bawah matahari yang panas karena udah gak tahan. Peduli amat jika bakal sangat menghanguskan muka gua pada saat itu ckckck (keterpaksaan yang tak menyenangkan).

Next, tiba di Pulau Penyu, gua foto-foto dengan banyak hewan, seperti penyu (udah pasti!), lalu elang, ular, burung beo, dan kelelawar. Ya gitu aje dah.... Gua cobain aja semuanya yang ada, seperti megang uler yang sangat menjijikkan! , lalu megang kelelawar dan burung beo juga. Karena para penjaganya bilang pada jinak, yodah deh-gua beraniin aja ngelakuin itu semua dari pada cuma ngeliat hewan-hewan yang bisa gua liat di tv itu hahaha....




Dan tak selesai sampai disini. Karena gua ingin memberitahukan kepada kalian semua soal bagaimana kesan gua sewaktu bertemu dengan beberapa orang disana. Dan ini cukup membuat gua jadi jengkel! Soalnya, yang pertama itu adalah untuk si penjual tiket "game" kami, yaitu: seorang pria yang dibilang sempat "NGATAIN" gua!! Hey!! masa sama wisatawan begitu??!! Padahal gua udah sangat murah senyum sama nih orang. Sampai sekarang gua benar-benar masih teringat raut muka-nya yang sangat menjijikkan itu! Dan kalau nanti gua bisa pergi ke Bali lagi, sumpah demi apa pun! gua gak bakal beli tiket sama tuh orang rese lagi!! Never!! NEVER!!

Next, baiklah, gua akan melupakan sejenak untuk orang yang sial itu. Karena selanjutnya kami pun memutuskan untuk beli oleh-oleh!! Yeah!! Dan sebuah tempat bernama "JOGER" dan "Khrisna" lah yang kami datangi saat itu. Memang murah, dan bisa dibilang tempat yang tepat deh untuk berbelanja. Apalagi untuk Joger yang dimana gua suka banget sama semua kata-kata unik nan lucu-nya itu. Sungguh sebuah pabrik kata-kata yang keren :p.

Last, kami akhirnya pergi juga ke tempat andalan Bali dan memang terkenal, ya apalagi kalau bukan Pantai Kuta! Rasanya memang gak pas banget kalau ke Bali itu belum ke Pantai Kuta. Ya walaupun tetap lah sebuah pantai, yang bedanya-disini ada banyak sekali turis bertebaran dimana-mana hahaha....

Di Pantai Kuta ini, kami ingin melihat sunset, jadinya setelah sudah liat-langsung pulang deh.




....

Keesokan harinya, yang adalah hari kepulangan kami berempat (jadinya 4 hari 3 malam), sebagai tanda perpisahan, kami pun memutuskan untuk pergi ke Pantai Kuta dan sedikit berbelanja lagi....



And finaly, waktu siang harinya, kami kembali ke Bandara Ngurah ray untuk segera balik ke Jakarta dan membawa banyak sekali pengalaman menarik selama kami berada di Bali. Dan untunglah, karena sekarang gua masih hidup, jadinya gua bisa menceritakan semua ini di dalam blog tercinta gua hahaha....

Selesai sudahhh!!! (Isinya banyak banget oi!!)

Thanks God

Thanks my Mother yang sudah memberikan gua uang untuk pergi ke Bali :p. Jujur deh, kalau Nyokap gua ga kasi gua duit, ya emang ga bakal jadi gua ke Bali.... So, thanks u so much!!!

Then, thanks to Christian yang sudah memberikan sebuah kesempatan yang murah untuk gua bisa pergi ke Bali, dan pastinya untuk Andry serta Vika yang sudah turut membantu untuk mencarikan tempat penginapan, dll (jadinya gua disana cuma jadi orang yang ikut-ikutan aja wkwkwk).


Gbu....

N.B: sebenarnya masih ada banyak tempat yang tak jadi kami pergi. Oleh karena itu, jika ada yang ingin ke Bali, dua minggu aja deh disana!! Soalnya memang tu tempat bener-bener udah jadi pusatnya tempat wisata di Negara Indonesia kita yang tercinta iniiihhh...!!! :D

Dan btw, gua tak akan pernah melupakan kalau selama di Bali itu, pas-pas-an sekali, BB gua tiba-tiba aja rusak trackpadnya!! Jadinya, gua susah bbm-an, twitteran, dll dengan menggunakan BB gua. Ckckck....

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath