Tentang Film "The Amazing Spiderman": The Untold Story

The Amazing Spiderman, hmm.... menurut gua memanglah sangat amazing! Entah kalau menurut orang lain bagaimana, tapi untuk gua, film yang sudah pernah mendapatkan 1 milyar dollar dan pada akhirnya di Reboot ini, benar-benar lebih bagus ketimbang yang buatan Sam Raimi dulu. :D

Coba gua ceritakan sedikit tentang filmnya hingga sampai membuat gua sangat menyukainya....


Kali ini semua diawali sewaktu Peter Parker (Andrew Garfield) masih kecil dan sedang bermain petak umpet bersama ayahnya. Hingga lalu ketika ia menemukan kantor ayahnya yang begitu acak-acakan, kehidupan Peter pun akhirnya berubah. Suatu masalah yang terjadi di kehidupan ayahnya tersebut, yang masih berupa misteri, telah membuat anaknya kini menjalani kehidupan bersama kedua bibi dan pamannya (Sally Field dan Martin Sheen). 


Sama seperti Film Spiderman yang sebelumnya, setelah Peter menginjak sekolah menengah ke atas, ia adalah salah seorang anak yang tertarik pada science dan masih suka mendapatkan pem-bully-an. Namun kini ia lebih modern, karena tak ada benda yang bernama kacamata di depan kedua bola matanya, melainkan soft lense yang kini sudah sering dipakai oleh anak muda. Lalu ia pun terlihat suka bermain skate board, yang dimana papan luncurnya itu selalu ia bawa kemana-mana.

Dan tak lupa juga kalau untuk kisah Spiderman yang sekarang, bukan lah MJ atau Mary Jane yang menjadi cinta pertamanya, melainkan seorang perempuan berambut pirang, bernama Gwen Stacy, yang benar-benar diperankan begitu apik oleh Emma Stone (I always love her acting, sangat!)


Selanjutnya, kisahnya kini seperti berupa mencari sesuatu yang pernah terjadi dari kehidupan ayahnya Peter. Hingga saat Peter menemukan sebuah tas yang sejak dulu ada di gudang dan ternyata itu adalah kepunyaan ayahnya, ia pun mendapatkan sebuah dokumen rahasia yang tersimpan secara rahasia juga di dalam tas tersebut. Isinya adalah sebuah rumus beserta hal-hal lainnya yang berupa hasil penelitian ayahnya terdahulu.

Saat itu Peter juga mendapatkan sebuah foto yang adalah gambar ayahnya sendiri bersama dengan rekan kerjanya, Dr Curt Connors. Dan lalu kita semua pasti tahu apakah yang akan terjadi selanjutnya. Yup, Peter langsung menemuinya ke tempat kerjanya yang begitu besar. Namun di tempat kerjanya itu ia malah akhirnya bertemu dengan serangga yang kemudian dapat mengubahnya menjadi manusia laba-laba.

Menariknya, atau yang ngebuat gua suka, laba-laba mutan di film spiderman yang sekarang, diperlihatkan sebagai sebuah bentuk hasil dari eksperimen labotarium, yang dimana sebenarnya digunakan untuk membuat sebuah jaring yang begitu kuat, yang nantinya dibentuk menjadi sebuah alat yang canggih untuk dijual sebagai pagar atau apapun (agak lupa gua buat apa hehe. Yang pasti alat yang dapat membuat jaring yang begitu kuat tersebut akan digunakan Peter untuk dirinya nanti dapat berterbangan kesana-kemari di dalam kota. Jadi tak secara original keluar dari pembuluh darahnya.)


Dan setelah Peter digigit oleh laba-laba tersebut, perubahan dirinya untuk menjadi lebih kuat, lebih refleks, dan lebih-lebih lainnya pun terlihat cepat. Hal itu terjadi sewaktu ia sedang melakukan perjalanan pulang di kereta bawah tanah setelah dari tempat kerjanya Dr. Connors. Saat ada seseorang yang mengganggunya, semua indra-nya tiba-tiba berjalan dengan mantap, dan kedua tangan beserta kakinya pun sama seperti laba-laba biasanya, bisa menempel dimana saja. Peter sangat confusing waktu itu....




Singkat cerita, musuh Peter kini adalah sebuah kadal mutan raksasa, yang itu adalah Dr. Curt Connors sendiri, yang sejak dulu ingin menumbuhkan kembali lengannya. Namun karena sebuah obat yang belum sempurna, akhirnya malah membuat dirinya menjadi kadal raksasa yang juga ternyata menciptakan sebuah kepribadian yang jahat dari Dr. Curt, atau bisa dibilang sebuah kegilaan dimana terdapat dua kepribadian di dalam tubuhnya. Jadi, ketika ia sudah menjadi The Lizzard, kepribadian yang jahat itu selalu menguasainya. Dan dengan pertempuran yang begitu memukau ala spiderman lewat jaring laba-labanya, segalanya menjadi begitu mengesankan.


....

Waduh, ada banyak sekali hal yang ingin gua ceritakan tentang adegan-adegan dari film ini. Memang... seorang sutradara yang pernah membuat Film 500 Days of Summer, yakni bernama Marc Webb, benar-benar sekali lagi berhasil mencapai ekspektasi gua buat film reboot ini. :D


Beberapa hal yang menariknya itu selain yang sudah gua ceritakan di atas adalah, kini Film Spiderman dibuat seakan terlihat begitu kelam dan penuh misteri. Seperti soal pencari-tahuan tentang siapa ayahnya yang sudah meninggal. Hingga di akhir film pun, setelah credit tittle masih saja membahas tentang ayahnya. Jadi, untuk para penonton-jangan sampai kalian beranjak dari tempat duduk, karena terdapat satu adegan lagi yang cukup singkat, namun dapat memberitahukan kalau akan ada sekuel yang keduanya nanti, dengan kemungkinan besar akan mengungkapkan banyak misteri yang belum terpecahkan, seperti juga soal siapa pembunuh Uncle Ben.

...

Lalu, soal pendalaman karakternya. Dimana kepribadian Peter yang penuh dendam sewaktu ingin mencari tahu siapa pembunuh pamamnya kemudian ia memutuskan untuk berubah menjadi seorang penyelemat setelah sebuah peristiwa di jembatan pada akhirnya berhasil mengubah pola pikir dan perasaannya.

Disini Gwen Stacy sendiri diperlihatkan juga kalau sejak kecil ia tercipta sebagai anak yang tak mau orang yang dikasihinya selalu pergi melawan kejahatan, sama seperti ayahnya yang adalah seorang kepala dari kepolisian. Ia selalu berpikir, jika ayahnya pergi, apakah nanti akan pulang kembali dengan selamat. Hhh... mungkin hal ini tak penting kelihatannya, tapi buat gua, ini benar-benar seperti memperlihatkan sebuah kenyataan hidup di luar sana yang ayahnya adalah seorang polisi atau pemberantas kejahatan.

Kemudian, hmm... mungkin untuk kostum spiderman yang terbaru, yang dimana terlihat lebih berkilau, berwarna agak gelap, dan intinya mengesankan! Saat pembuatannya itu benar-benar dibuat berlogika, karena memang film ini selalu menghubungkan beberapa hal dengan science. Jadi diberitahukan mengapa kostumnya harus ketat, dll walau dengan singkat karena tak terlalu penting juga, tapi tetap membuat gua menjadi sangat menyukainya :D.

Setelah itu soal dialognya (haha.. banyak dah yang gua bahas!). Kalau dulu terdapat kalimat yang sampai sekarang mungkin masih terkenal, yaitu "kekuatan besar mendatangkan tanggung jawab yang besar", sekarang mungkin memang sama, tetap menitik-beratkan sebuah tanggung jawab moral yang besar, tapi tentunya dengan penyampaian yang berbeda. Seperti sewaktu Uncle Ben marah Peter dan berkata,"...bukan pilihan, tapi tanggung jawab!" Lalu, sewaktu Peter diminta untuk berjanji untuk menjauhi Gwen. Gwen pun sedih, namun ia mengetahui dengan sendirinya kalau ayahnya yang meminta untuk Peter berjanji menjauhinya, untuk keselamatannya (biasanya orang terdekat Peter yang akan diincar penjahat). Dan saat sebuah adegan dimana Peter sedang datang telat masuk ke dalam kelas, lalu ia berjanji untuk tidak akan datang telat lagi, ia pun yang sedang duduk di belakang Gwen berbisik,"lagi pula itu adalah janji yang bagus". Yup, janjinya untuk menjauhi Gwen adalah sesuatu yang bagus, yang lalu malah membuat Gwen sendiri tersenyum, yang berarti kalau Gwen menerima dirinya untuk dijauhi Peter tapi bukan berarti kalau ia akan membenci Peter, tapi akan selalu suka dengannya, dan mungkin akan selalu menunggu waktu yang tepat untuk mereka bisa bersama lagi. Soalnya, Peter sendiri pun akan selalu mengawasinya dan menyelamatkannya.... Jadi tak seperti Spiderman yang pertama, dimana MJ malah benar-benar menjauhi Peter tanpa ada sense kalau intinya mereka tetap akan dekat walau akan jarang ketemu.... Haha... Apakah kalian semua mengerti maksud gua? I hope mengerti dah! :p


Oh ya, tak lupa juga kalau kini Stan Lee (pencipta komik spiderman) muncul di adegan yang ternyata sanggup mengundang tawa para penonton. Ya, diperlihatkan kalau ia adalah seorang tukang bersih-bersih sekolah yang sedang mendengarkan lagu dengan headsetnya. Jadi sewaktu Spiderman sedang berantam dengan The Lizzard di dalam perpustakaan, ia sama sekali tak mendengar bahkan melihat kalau ada perkelahian di belakangnya, jadi ia pokoknya tenang-tenang saja membersihkan dalam ruangan tersebut. Hahaha.... Perlu diketahui, ia ini memang selalu muncul sekilas di setiap film yang berasal dari komik buatannya, seperti Iron Man, The Avenger, dll. (ini juga gua dikasih tau sama guru SMA gua, Pak Guntur dulu hehe....)


Okehh!! Jeng grejeng jengg..!! Gua sudah menonton film ini dua kali. Yang pertama 2D, dan 3D. Yaa.... lebih baik yang 2D aja dah. Yang 3D gak ngepek sama sekali buat guaa!! Hahaha....

So, selamat menonton dengan tenang ya.... :D


Thanks
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath