I Will Not Give Up To Get You!

Baiklah, sekarang gua tahu apa yang akan gua tulis. Awalnya memang gua berpikiran untuk me-review film yang sudah gua tonton kembali seperti kemarin, tapi saat sebuah perasaan yang seakan sedang ditusuk-tusuk dengan kenyataan pahit, gua pun memutuskan untuk lebih baik menuliskan sedikit soal kisah cinta dari kehidupan gua ini.

Sebelumnya, salah satu kenyataan dalam kehidupan gua adalah kalau hanya sedikit orang yang gua percayai untuk dapat mengetahui siapa nama orang yang gua suka. Namun ya sudah lah, untuk sesuatu yang terjadi belakangan ini, mungkin memang tak apa jika hanya kejadiannya saja yang gua publikasikan di dunia maya.... Because I need it now.... :')

Mungkin soal kejadian gua ini kalian semua pernah merasakannya. Ketika kalian sedang menyukai seseorang dengan begitu lamanya dan secara tak sengaja malah berusaha untuk mengejar atau mendapatkannya, tiba-tiba saja pada suatu hari ternyata ada orang lain juga yang ikut-ikutan mengejar orang yang kita sukai tersebut.

Namun untuk kasus gua ini, sangat menyakitkan untuk gua sendiri, karena-orang lain yang juga ikut-ikutan mengejar orang yang sangat gua sukai itu pada kenyataannya memiliki banyak dukungan dari orang banyak, dan bahkan dari keluarga orang yang gua sukai tersebut pun juga ikut mendukungnya. Benar-benar sebuah kenyataan pahit yang baru kali ini gua rasakan. Gua sangat mengucapkan selamat untuk orang itu yang sudah jujur ke banyak orang kalau ia sangat menyukainya.... :(

Kalau boleh jujur, terkadang hal seperti ini sangat membuat gua menjadi ingin selalu menangis (untuk hal ini gua adalah laki-laki yang rapuh). Apalagi jika gua sedang melihat timeline orang tersebut di twitter, yang kadang ia memperlihatkan kebahagiaannya sewaktu habis pergi dengannya yang gua sayang. Membuat imajinasi gua menjadi kemana-mana, dengan gambaran kalau mereka berdua di luar sana mungkin sedang bercanda ria dengan bahagianya... atau, mungkin saling berpegangan tangan dengan muka malu-malu... atau parahnya, malah mereka jadian di hari itu juga.... 

"Gua gak tau harus bagaimana menghadapi kehidupan gua ke depannya nanti jika memang hal tersebut terjadi." 

Soalnya, rasa sakit ketika orang yang gua suka benar-benar pernah meninggalkan gua itu sebenarnya pernah gua rasakan tahun lalu. Sehingga sewaktu kenyataan mengatakan kalau gua tak bisa berbicara lagi dengannya karena suatu hal, setiap hari pun gua jalani dengan penuh kepedihan. Setiap gua bangun dari tidur, pulang dari kampus, dan sampai di rumah, yang malah membuat gua jadi tiduran terus, karena dalam hati selalu berteriak memanggilnya yang sampai terkadang membuat gua menjadi nangis sendiri di dalam kamar. Saat itu, hanya kekosongan yang gua rasakan, seakan memang ini lah akhir dari kehidupan gua.... Kalah karena cinta....

Hal tersebut memang benar-benar pernah terjadi di dalam kehidupan gua. Dan gua harap sekarang tak akan terjadi lagi. Gua harap orang tersebut gagal mendapatkan ia yang selalu gua nantikan sampai detik ini.... 

Tapi, jika memang seiring waktu berputar, dan kenyataan membawa gua untuk melihat orang tersebut berhasil mendapatkannya.......

"Baiklah, itu adalah kehidupanmu.... Kudoakan agar kebahagiaan menyertai kalian berdua.... Namun, sebelum hal tersebut terjadi, diri ini akan berjanji tuk selalu berusaha semaksimal mungkin untuk dapat mendapatkan dirimu!"

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath