Tentang Film "Dark Shadows"

Lagi-lagi sebuah film yang cukup mempesona kembali gua tonton pada sore hari tadi di XXI. Walau memang tak sesuai dengan ekspektasi gua dari film garapan Tim Burton ini, yang selalu menampilkan sebuah film yang aneh, tapi bisa dikatakan cukup menghibur lah. Apalagi disini kita akan kembali melihat kolaborasi dari Johnny Deep dengan Helena Bonham Carter, yang sebelumnya sangat berhasil dipersatukan dengan menariknya di film mereka seperti Sweeney Todd dan Alice in Wonderland.

Demikian adalah review singkatnya:


Barnabas Collins harus menghadapi banyak sekali kehancuran di dalam hidupnya pada tahun 1752. Ia adalah sebuah korban dari cinta gila dari seorang perempuan bernama Angelique (Eva Green), yang di dalam kehidupan mereka berdua, memang pernah ada bumbu cinta, namun akhirnya Barnabas menghilangkannya dan lebih memilih Josette DuPres. Akibatnya, orang tua dari Barnabas pun dibunuh, lalu Josette dibuat terjun dari tebing yang tinggi sekali, dan parahnya-Barnabas dibuat menjadi vampir. Hal tersebut bisa dilakukan oleh Angelique karena ia adalah seorang penyihir. 

Saking cintanya Angel dengan Barnabas, ia ingin membuatnya menjadi hidup abadi sama seperti dia. Namun karena Barnabas masih sangat membenci Angel atas apa yang telah diperbuatnya, Angel pun membuat seluruh warga kota menangkapnya dengan memberitahukan kalau Barnabas adalah vampir, yang lalu pada akhirnya dikubur hidup-hidup dalam sebuah peti yang sudah terantai kuat.

Hingga dua abad berlalu, mesin penggali ternyata berhasil menemukannya di dalam tanah. Dan disaat para pekerja sangat penasaran dengan isi peti tersebut, mereka langsung membukanya. Lalu sungguh disayangkan, ketika dibuka, tubuh Barnabas langsung loncat dan menangkap serta membunuh mereka semua karena ia sangat kehausan akan darah segar.

Setelah kejadian mengerikan itu, ia pun menelusuri kota tempat tinggalnya yang sudah sangat berbeda dengan jaman kunonya dan menuju kembali ke rumahnya yang bak istana megah tersebut walau sayangnya kelihatan sudah tak terurus. Dan saat sudah sampai, ia berhasil bertemu dengan keluarga Collins yang baru. Serta tak lupa kalau ia juga bertemu dengan seorang wanita yang sangat mirip dengan kekasihnya yang sudah meninggal, bernama Victoria Winters, yang pada akhirnya membuat dirinya kembali mengalami rasa cinta.

Namun karena Angelique kenyataannya masih berada di kota tersebut dan malah berhasil menjadi panutan oleh warga kota, kehidupan Barnabas masih terancam bersama dengan keluarga penerusnya. Kehidupan keluarga Collins telah dikutuk oleh Angelique dengan begitu sadisnya karena rasa cinta gila yang dirasakannya kepada Barnabas.

....

Film ini sebenarnya adalah hasil dari adaptasi sebuah serial televisi pada tahun 1966 - 1971, yang pernah dibuat oleh Dan Curtis dengan judul sama. Idenya pun muncul sewaktu Dan mendapatkan sebuah mimpi, yaitu seorang gadis yang sedang naik kereta menuju puri besar. Namun di serial filmnya, terdapat lebih banyak tokoh, seperti zombie, monster, dukun, dan hal-hal gothic lainnya. Menurut wikipedia, Tim Burton sangat menyukai film ini semasa ia kecil dan Johnny Deep pun ingin sekali menjadi Barnabas Collins yang akhirnya baru kesampean sekarang.


Sama seperti Sweeney Todd (bukan musikalnya), film ini dibuat seakan balutan kisah dongeng masa lalu, dengan unsur-unsur gelap dan penuh magic. Apalagi dibantu dengan efek yang mantap, alur baik dengan akhir cerita penuh twist, dan karakter tiap tokoh yang sangatlah menarik. Gua benar-benar menyukai film ini jauh dari lubuk hati gua terdalam.

Kemunculan Chloe Grace Moretz yang pernah bermain di Kick Ass dan 500 Days of Summer ini pun bisa dikatakan cukup mendukung dalam perannya sebagai keluarga Collins, yaitu seorang gadis remaja dengan segala kegilaannya, namun cukup misterius karena ternyata ia menyimpan sebuah rahasia yang tak terduga.

Dan tak lupa juga untuk Bella Heathcote, yang berperan sebagai Victoria Winters. Gua sangat tertarik dengan karakternya, yang dimana ketika ia akan bekerja sebagai pengasuh di keluarga Collins, diperlihatkan kalau ia harus menjadi orang yang berbeda dengan merubah namanya dan menunjukkan muka polosnya (menjadi orang yang sangat misterius). Yang hingga ketika Dr. Hoffman (Helena Bonham Carter) pertama kali bertemu dengannya, Victoria langsung dijudge sebagai pembohong. Ia dibilang kalau ada rahasia dibalik muka polosnya, yang mampu membuat bulu kuduk semua orang yang mendengarnya berdiri. Ya Tuhan! Gua sangat menyukai adegan ini. Membuat gua menjadi ingin membuat cerpen dengan karakter seperti Victoria Winters ini, dengan penuh kerahasiaan yang dimiliki di kehidupan masa lalunya.


Lalu, seperti di awal gua bilang kalau film ini sama seperti Film Sweeney Todd, Johnny Deep pun lagi-lagi membunuh Helena Bonham Carter di sebuah adegan dengan kejamnya karena kelakuan dari tokoh yang diperankan Helena ini. Cukup membuat gua Dejavu tadi hahaha....

Okeh, itu saja.... :D

Thanks
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath