Tentang Film "The Vow": Kisah Cinta yang Menyebalkan!

Untuk kesempatan kali ini, dimana gua sedang menunggu sebuah film yang lagi di download, gua akan menulis sebentar. Dan tulisan gua ini adalah sebuah SPOILER penuh! Karena gua akan me-review suatu film sampai TAMAT-nya gimana.

Sebelumnya, gua akhirnya tahu juga kalau arti dari spoiler itu adalah "pengganggu". Dan gua ternyata sudah menjadi spoiler selama berbulan-bulan loh! Gua sudah mengganggu seseorang yang belum menonton suatu film yang sedang ingin dia tonton.

But, untungnya sih sama sekali belum ada yang protes ke gua (masih gak banyak sih pengunjungnya :p). Jadinya mulai dari sekarang, gua berkeputusan untuk memberikan label "SPOILER" besar-besar sebelum me-review. 

Alasan kenapa gua sampai menceritakan akhir ceritanya sih karena gua begitu menyukainya. Semuanya mengalir begitu saja jari-jari ini saat sedang mengetik. Gua harap sih semua yang membaca bisa suka, dan gua harap yang ngebaca juga sudah nonton filmnya hehe.... :p

Oke, gua akan menceritakan sekilas tentang sebuah film yang memiliki sebuah kisah cinta yang menurut gua cukup menyebalkan!


The Vow, film yang diangkat dari kisah nyata, dengan para pemain yang cukup terkenal, dan lumayan dapet deh chemistry-nya.

Kali ini, Rachell McAdams harus beradu akting dengan seorang aktor yang pernah bermain menjadi dancer di film Step Up, namanya adalah Channing Tatum. Dan di film ini, mereka berdua harus menjadi sepasang kekasih, dengan musti mengeluarkan emosi-emosi yang cukup kental menggoda para penonton untuk lebih mencintai kekasihnya (nurut gua haha).

Awalnya hubungan mereka berdua ini baik-baik saja, penuh dengan rasa cinta yang begitu besar, hingga akhirnya mereka bisa menikah. Namun, beberapa hari kemudian, tiba-tiba sebuah kecelakaan menyebabkan kata "cinta" tersebut menjadi harus diuji kebenarannya.

Paige, dengan sangat mengejutkan, ia harus kehilangan ingatan. Walau ia hanya melupakan kejadian setelah lima tahun sebelumnya, tapi sayangnya, saat itu adalah tahun-tahun dimana ia akhirnya bertemu dengan seseorang yang sangat dicintainya, yaitu Leo. Masalah pun makin bertambah ketika orang tua Paige tiba-tiba datang ke rumah sakit untuk melihat keadaan anaknya tersebut. mereka sama sekali tak menyukai Leo yang mungkin disebabkan karena status sosialnya atau masa lalu mereka.

Awalnya Leo masih bersikap tabah, dan terus berusaha untuk mendapatkan perhatian Paige, yang bahkan sampai pada waktu orang tua Paige ingin membawa anaknya tersebut pulang ke rumah mereka dan Paige sendiri pun menyetujuinya, Leo dengan usahanya yang penuh harap akhirnya bisa yang membawa Paige kembali pulang bersamanya di rumah mereka berdua.

Singkat cerita, Paige benar-benar tak bisa mengingat apa yang sudah terjadi selama lima tahun sebelumnya. Ia sangat stress dan penuh kebingungan. Banyak sekali hal yang tiba-tiba menjadi hobby dan kesukaannya, yang menurutnya ketika hilang ingatan-hal-hal tersebut adalah sesuatu yang tak pernah ia pikirkan sedikitpun selama hidup. Parahnya, ia malah merasa ingin kembali ke mantan kekasihnya yang sebenarnya ia sendiri yang sudah memutuskan untuk pisah darinya.

Alhasil, karena perubahan sifat Paige yang memang sungguh melupakan cintanya ke Leo, Leo akhirnya mengambil keputusan yang sangat berat. Ia menerima perceraian yang diinginkan oleh keluarga Paige. Semuanya itu dikatakan olehnya hanya untuk kebaikan Paige, agar dirinya tetap bahagia....

....

Oke, sekarang gua tak memberitahukan akhir ceritanya. Tapi gua ingin memberitahukan mengapa kisah cinta ini menjadi begitu menyebalkan untuk gua. Hahaha... gimana coba gak sebal, soalnya Paige sama sekali tak mengingat sedikit pun apa yang sudah terjadi di lima tahun sebelumnya loh..! Apalagi ini adalah kisah nyata, yang berarti hal tersebut adalah salah satu hal dari yang namanya kenyataan hidup. Segala yang terjadi ada kemungkinan besar atau kecil pasti akan terlupakan, dan membuat orang-orang sekeliling akan menjadi sangat sedih. :(

Ya, memang ini lah hidup.... Pernah ada yang bilang kalau walau dunia menganggap kamu adalah seseorang, tapi pasti ada orang lain yang menganggap kamu adalah dunianya.

Apa pun yang terjadi, semuanya akan menjadi manis karena cinta seorang manusia itu memang bisa mencapai ke luar angkasa.... :)


Thanks ^^
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath