Kado Natal di Busway

Tanggal 28 Desember..... "WOW!!" lagi-lagi gua tidak menulis setelah sekian lamanya jari-jari ini menanti untuk mengetik. Khususnya untuk pikiran-pikiran gua yang sudah lama mengantri untuk satu persatu disalurkan ke dalam sebuah dunia yang bisa dilihat dimana saja dan kapan saja. Pokoknya pada pagi hari ini (1:41)-gua harus kembali memasukkan sebuah cerita!! Yeahh!!

Sambil ditemani oleh biskuit-biskuit kecil egg drops (monde) yang cukup mantap untuk mengisi teriakan di dalam perut sekarang, gua sudah memutuskan untuk memasukkan sebuah pengalaman hidup yang terjadi di tanggal 25 Desember kemarin. This is my Christmas'gifts.... ^^


Entah napa di semester tiga ini gua jadi cukup banyak menginap. Semenjak teman gua, Angga, memperbolehkan gua, Leo, Kevin, dan saudaranya, Budi, untuk main-main di kos-an-nya selama dua hari satu malam, kami-mau tak mau selalu saja ada alasan untuk bisa menginap disana berkali-kali, seperti ingin pergi ke Mall Pasific Place, di traktir makan dan karaokean pada malam hari sama Angga, dll.

Untung lah, kos-an-nya itu ada kamar mandi mini, kompor listrik kecil (untuk masak indomie), lemari, AC, dan tempat tidur yang cukup untuk kami berlima. Walau tak ada jendela untuk masuknya sinar matahari, tapi tetap kamarnya itu sangat nyaman untuk dijadikan tempat menginap (walau suka membuat gua jadi tak tahu lagi pagi atau malamnya haha). :)

Dan pada Hari Minggu tanggal 25 Desember kemarin, gua dan teman-teman gua yang lainnya memutuskan untuk menginap selama dua malam. Lalu di sore harinya, kami pergi ke Mall Central Park dengan menggunakan Busway, hanya untuk makan dan foto-foto (saat itu gua dipaksa membawa SLR ckck).

Dengan rasa yang cukup malas dari gua-nya sendiri karena lagi-lagi menggunakan kendaraan umum yang selalu membuat gua lama mengantre (derita saat pulang pergi kampus dengan menggunakan busway nih), gua pun akhirnya sedikit membuat teman-teman gua menjadi repot dengan meminta untuk naik motor saja dan tak mau membawa SLR gua. 

Waktu itu gua cukup takut juga kalau membawa SLR yang ada di dalam tas khususnya di dalam Busway, karena siapa tahu saja ada maling yang lagi gila-gilanya berani menjambret barang kesayangan gua tersebut. Namun, alhasil-gua tetap pergi dengan menggunakan Busway sambil membawa SLR. Hhhh....

Tapi... senangnya, ternyata hanya sekali jalan saja loh kemarin itu! Dan tidak macettt.... Jadinya langsung nyampe di CP dengan cepatttt.... Hahaha... gua puas deh....

Sesampainya di tempat tujuan, pertama-tama kami foto-foto terlebih dahulu di tamannya yang indah oleh karena hiasan natal-nya, seperti berupa lampu-lampu kecil warna warni yang ditempeli di beberapa pohon dan benda-benda lainnya, lalu karya seni berbentuk rusa, dan yang paling mantap adalah pohon natalnya yang tertinggi. Saat itu pas sekali ada pertunjukan air mancurnya yang berlangsung hanya beberapa puluh menit. Dan pas juga, Angga ingin meliput CP untuk tugas pembuatan beritanya, sehingga momen tersebut bisa dimasukkan.

And then, makan di dalam CP-nya, then then then... foto-foto lagi dimana saja....




Pulangnya, sebuah kado natal untuk kami pun akhirnya kami dapatkan. Saat itu kira-kira pukul sepuluh malam, dan untung lah terminal busway masih buka dan dikatakan kalau masih ada rute busway yang berhentinya di Pluit (belakang PV). Tapi sayangnya, ketika kami sudah menaiki busway-nya, ternyata kami salah naik! Kami malah dibawa jauh ke Lebak Bulus!! Mantap!!

Karena sudah malam sekali, jadinya hanya di beberapa terminal saja yang masih buka, mau tak mau-kami harus dibawa ke Lebak Bulus deh, lalu muter balik lagi. Hhhh....

Dan sesaat kami sudah sampai di terminal yang entah dimana, kami pun langsung bertanya kepada petugasnya-apakah masih ada busway yang bisa membawa kami ke Grogol, dan ternyata ada loh....

And then, kami duduk-duduk sebentar, then then then... foto-foto lagi di dalam terminal yang sepi tersebut.




"Buuuuuuuusssssshhhhhhh.....!!!" akhirnya datang juga busway-nya. Kami pun cepat-cepat menaikinya. Tapi  ternyata God masih ingin memberikan kado natal lagi. Dompetnya Leo ketinggalan di tempat duduk terminal-nya!! Niceee....!!

Cepat-cepat saat itu kami minta buswaynya berhenti sebentar untuk kami bisa turun dan buru-buru kembali ke terminal tersebut karena buswaynya sudah jalan. Namun sayangnya, petugasnya melarang kami karena peraturan yang berlaku. Alhasil, walau sudah berharap sama petugasnya, Leo hanya bisa pasrah menunggu berhentinya busway ke terminal berikutnya.

Sambil pesimis, mengira dompet yang berisi banyak kartu-kartu penting seperti SIM, STNK, ATM, dll, akhirnya kami memutuskan untuk balik lagi ke terminal tersebut setelah busway yang kami naiki berhenti di terminal yang ada di Grogol (jauhhh). Dan saat kami sudah sampai... hem hem hem.... seorang petugas bernama Budi Mulyadi keluar dari sangkarnya dan memegang sebuah dompet panjang. Wiw!! wkwkwkwkwk... muka yang pesimis akhirnya menghilang. Segala senyuman, teriakan, kegilaan, dan kehebohan malah yang kami lakukan waktu itu. Wkwkwk.... nice dahh....



Tak lupa kalau si Leo mentraktir kami berkaraoke selama sejam sebagai tanda thanks yang terdalam dari tubuh tingginya... hahaha....

....

Keesokan harinya, gua yang masih di kos-an Angga dan tak bisa tidur, pada sore harinya kami memutuskan untuk berendam di kolam renang (gua masih belum bisa berenang haha). Dan hal tersebut adalah yang telah menjadi ke-dua kalinya di dalam hidup gua!

Akhirnya, setelah sekian lamanya (yang pertama itu waktu gua SD), gua kembali menceburkan diri gua ke dalam air dengan memperlihatkan tubuh gua yang kurus bertulang kecil dan tinggi hahaha (maluhhh...). 

But, over all-gua have fun bersama ke-empat teman gua tersebut. Apalagi waktu diajak main perosotannya yang tinggi yang dimana Kevin sampai maksa gua karena gua cukup ngeri dan teringat masa lalu kalau untuk tubuh yang kurus itu rasanya kurang enak-ketika tulang belakang yang menonjol terpentok-pentok sambungan setengah tabung yang besar tersebut. Tapi untunglah, berbeda sekali waktu itu... jadinya gua have fun habis dah! :p

Pulangnya, kami karaokean untuk menagih janji Leo di NAV Pluit Village.... Dengan tubuh yang sudah capek habis karena habis berendam pastinya....

....

Demikianlah kado natal yang God berikan berupa suatu pengalaman yang tak ternilai harganya, yang dimana dirasakan bersama-sama dan akan selalu terkenang sampai kapan pun juga. Apalagi cerita tersebut sudah gua masukkan ke dalam blog gua ini, ya sudah deh... benar-benar menjadi suatu kenangan yang akan terus ada hingga dunia berakhir.... ^^

Thanks God.... ^^


Merry Christmas!!
Gbu all....

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath