Tentang Film "Ayah, Mengapa Aku Berbeda?"

Sebelum gua tidur lebih cepat karena besok gua harus bangun pagi dan siap-siap untuk bekerja menjadi SPB kedua di JCC, sekarang gua lebih baik menuliskan sesuatu yang telah membuat hati ini terenyuh. ^^

"Ayah, Mengapa aku berbeda?"

Ini adalah sebuah judul novel terkenal buatan Agnes Davonar yang pada tanggal 17 November nanti akan muncul filmnya di bioskop-bioskop kesayangan kita. Filmnya pun kali ini akan diperani oleh Dinda Haow yang dulunya pernah sukses menjadi seorang gadis kanker di film "Surat Kecil Untuk Tuhan".

Awalnya itu, sebelum gua mengetahui isi ceritanya, sebenarnya gua sama sekali tak tertarik ketika gua melihat judulnya yang muncul di Coming Soon di 21cineplex.com. Tapi, ketika gua membaca sinopsisnya dan melihat sebuah nama yang cukup terkenal, yaitu Agnes Davonar, Wow! Gua langsung segera mencari tau kisah film ini dari google. Soalnya dulu itu gua sempat membaca novelnya yang berisi banyak kisah-kisah ciptaannya yang sudah dipilih dan dirangkum. Dan memang bagus sekali loh cerita-ceritanya itu walau gua tak sempat membaca semuanya.

Nah, mungkin gua bisa sedikit membagikan kisah film ini yang dimana gua sudah membacanya di bacaan online punya Agnes Davonar.

Lebih jelasnya bisa langsung baca disini ya: http://agnesdavonar.gerychocolatos.com/?p=3034.

....

Angel adalah seorang gadis yang sejak kecilnya itu ia harus menerima kenyataan hidupnya kalau ia tak akan pernah bisa mendengar dan berbicara. Namun, uniknya ia ini memiliki satu kelebihan yang bisa membuat banyak orang tercenang. Ia bisa memainkan piano dengan indah. Ia selalu memainkannya dengan hatinya yang kemungkinan besar adalah turunan dari ibunya yang dimana dirinya itu adalah seorang pemusik tapi sayangnya sudah meninggal.

Kehidupan Angel ini bisa dibilang cukup rumit. Semasa ia di sekolah, walau ia sangatlah pintar, ia selalu memiliki banyak masalah yang menyakitkan karena perbedaannya itu. Seperti terus-terusan dikerjai oleh teman-temannya yang normal dan sangat jijik ketika melihat Angel. Bahkan sampai pernah Angel ditolak habis-habisan oleh mereka sewaktu ia dipilih menjadi ketua pemberian sebuah acara ulang tahun sekolahnya.



Kisah cintanya pun tak kalah mengenaskan. Ia pernah sempat memiliki hubungan dengan seorang laki-laki yang bekerja di kafe yang dimana akhirnya Angel juga sempat kerja part time disana. Tapi sayangnya, kekasihnya itu meninggal di waktu yang singkat setelah hubungan mereka berdua ini semakin mendalam. Alhasil Angel hanya bisa menangis dan terus berusaha untuk menjadi lebih kuat di kehidupannya itu.

....

Berkali-kali gua merinding ketika membacanya. Dan rasa "galau" benar-benar menguasai otak karena gua sungguh terhanyut oleh ceritanya itu. 

Sedihnya, gua belum baca semuanya karena untuk lebih lengkapnya itu gua memang harus membeli novelnya. Ckck... Lebih baik nanti gua nonton di bioskop aja deh... hahaha....



Thanks ya Agnes Davonar atas tulisannya yang indah tersebut. ^^
Gbu

P.S: Gua sudah menonton filmnya, dan gua sama sekali TAK SUKA! Terlalu mendramatisir, dan banyak tangisan yang benar-benar meweekkkk abis!! Oh I HATE IT so much!!! Cuma tulisannya aja deh yang bagus, selebihnya tidak. ckckck

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath