Kisah Si Motor: Tak Minum = Mati!

Malam minggu adalah malam galau (gua rasa haha). Tapi untuk malam ini-gua akan singkirkan terlebih dahulu kegalauan gua itu, dan akan gua gantikan dengan sebuah cerita yang sudah terjadi di Bulan September kemarin. So... bye bye galau! wkwkwkwk....

Rabu, 14 September 2011, gua sedang mengalami yang namanya kehausan. Benar-benar di dalam mulut gua itu sedang terasa kering sekali, seperti sebuah padang pasir yang sudah berbulan-bulan tak dijatuhi hujan (lebay :p). Dan pada saat gua sedang sangat haus tersebut, gua juga sebenarnya sedang ada di jalan pulang dengan menggunakan motor gua pada sore hari. Jadinya gua malas untuk berhenti buat membeli minuman yang melegakan dahaga.

Namun... sesuatu yang fatal, yang telah gua lupakan ternyata mampu membuat gua menjadi cukup panik waktu di perjalanan pulang itu. Pada saat gua lihat meteran bensin motor gua, wow! ternyata bukan hanya gua yang sedang haus loh! Motor gua juga saat itu benar-benar sedang mengalami sangat kehausan seperti sebuah bibit tanaman yang akan sulit tumbuh karena tak disiram-siram dengan air. Wow!!

Gua benar-benar sangat lupa untuk isi bensin waktu pulangnya itu dah. Entah napa otak gua ini seperti sedang diisi dengan bayang-bayang hampa dunia sekitar, dan hanya terlihat jelas sebuah rumah yang sejak sebelum pulang kampus, gua ingin sekali tidur di dalam kamarnya. Yup, gua cuman ingin cepat-cepat pulang untuk istirahat!!

Ckckck... padahal saat itu gua sedang di jalanan yang dimana sudah jauh dari Pom Bensin. Yang paling dekat itu pun yang ada di belakang PV. Dan gua sudah pasti tak akan kesana karena gua tak mau melewati daerah Muara Karang yang sedang sangat macet habis setiap harinya itu! Ya mau gak mau, gua tetap jalan lurus aja deh dengan cukup stress.

Bayangkan saja, arah jarumnya itu sudah mentok di paling ujung yang berwarna merah! Menandakan kalau gua sudah harus siap-siap menderita mendorong motor gua selama berjam-jam sampai di Pom Bensin yang jauhnya seperti dari VTB ke Pintu Air (pada tau ga ya?). Hahaha... mantap dah....

Lalu, gua pun tiba-tiba teringat akan kejadian di masa lalu, waktu gua pernah naik motor bareng si Samuel. Ia juga saat itu sedang kehabisan bensin, dan memutuskan untuk mengendarainya dengan pelan-pelan saja ke Pom bensinnya. Sekitar 20km/jam deh. Ya, gua langsung dah mengikutinya. Pelan-peeelllllaaaannnn.....

Lumayan lancar sih, mesinnya masih belum berhenti. Tapi jangan lupakan masalah pertama gua ya, yaitu kehausan! 

Rasa haus gua seperti benar-benar sudah sampai di posisi klimaks saat gua berada di dekat orang-orang yang sedang menepi, berjualan minuman dengan menggunakan sepeda dan motor. Gua pun langsung berhenti dan membeli sebotol aqua yang dingin, seharga tiga ribu rupiah, yang ternyata sudah mengurangi uang gua untuk membeli bensin motor (uang gua waktu itu benar-benar tinggal 8ribu! wkwk). Hhhhrrr... yang penting mah, mulut dan tenggorokan gua sungguh sudah terasa lega dah waktu itu.... :)

Brrruuuummmm..... Brrrrruuuuummmmmm......

Akhirnya sampai juga gua di tempat tujuan dengan selamat dan dengan tak usah capai-capainya mendorong motor gua itu. Hahaha.... Thanks God banget deh! Motor gua sudah tak kehausan lagiii.... :D


Air itu memang sangat penting untuk kehidupan di bumi ini!!

Terima kasih....
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath