Kisah Cinta Helga G Pataki

Sebenarnya di bulan September kemarin itu gua memiliki banyak kisah yang ingin sekali gua share-kan di dalam blog gua ini. Namun karena gua lagi sangat sangattt saaannnnnggggaaaaatttt lah malas, apa daya deh, gua akan menuliskan semuanya itu di bulan Oktober ini saja. ^^

....

Masih ingatkah kalian dengan salah satu tokoh kartun yang bisa dikatakan, ia memiliki sebuah karakter dan sifat yang unik, saat kita masih kecil? Ciri-ciri dari tokoh ini yaitu: berambut pirang, beralis tebal menyatu dari kiri ke kanan, selalu berpakaian berwarna pink, dan bersifat tomboy serta kasar. Ia juga memiliki sebuah rahasia yang sangat dalam, gila, dan tak disangka-sangka oleh orang lain, sehingga ia pun harus terus menjaga rahasia tersebut agar tidak ketahuan oleh satu orang pun yang ada di sekelilingnya.

Jika kalian pernah menonton film "Hey Arnold!" sudah pasti kalian akan mengetahuinya. Karena karakter dari tokoh ini sangatlah kuat menurut gua, jadi dengan mudah kita akan bisa mengingatnya.


Helga Geraldine Pataki, itu lah nama lengkapnya. Sedangkan nama panggilannya adalah Helga atau kadang-kadang Helga G Pataki. Ia adalah seorang gadis SD yang selalu bertingkah layaknya "jagoan" di dalam lingkungan tempat tinggalnya.

Lalu kenapa gua lebih ingin menceritakan tentang kisahnya ketimbang tokoh-tokoh yang lainnya, hahaha.... sudah pasti itu adalah karena ada satu hal yang ada di dalam dirinya-yang memiliki sedikit kesamaan dengan kehidupan gua. :p

All the days of my week,
I write the name I dare not speak.
The boy with the cornflower hair,
My beloved, and my despair.

Ini adalah salah satu puisi dari Helga yang berasal dari inspirasinya sesaat ia sedang memikirkan sang lelaki yang sangat dicintainya, yaitu: Arnold. Dan sama sekali tak ada yang tahu kalau ia begitu tergila-gila terhadap Arnold, sampai-sampai ia pun memiliki sebuah "locket" berbentuk hati yang di dalamnya itu ada foto-nya Arnold, dan malah ia juga memiliki sebuah karya gila buatannya sendiri, yang bentuknya menyerupai kepala Arnold di dalam lemari bajunya yang agak luas. Ia pun selalu berusaha menutup-nutupi hal ini dengan cara terus mem-bully Arnold dengan sangat kasar seperti dengan memanggilnya "football head!" atau berkali-kali melemparkan kertas bekas ke kepala-nya saat sedang belajar di dalam kelas.

Awalnya, kenapa Helga begitu mencintai Arnold adalah karena pada waktu ia masih TK, sebenarnya Helga adalah seorang anak yang kesepian dan memiliki orang tua yang tak terlalu peduli terhadapnya dan selalu pilih kasih ke kakaknya yang lebih pintar, Olga. Sampai-sampai ia pun pernah pergi berjalan kaki ke sekolah sendirian di tengah kota yang menakutkan. Bahkan sempat ia diganggu oleh seekor anjing yang ganas, sambil hujan-hujanan pula. Hingga akhirnya muncul lah Arnold yang dengan baik hati mau menumpangkan payungnya untuk Helga, sambil memuji pita pink yang selalu Helga pakai. Disaat itu lah Helga langsung jatuh cinta terhadapnya.


Hebatnya, ia pun sampai rela berbohong ke orang tuanya kalau ia selalu mendapatkan nilai jelek agar tidak dipindahkan dari sekolahnya yang bernama PS.118 tersebut, dan itu hanya untuk bisa bertemu dengan Arnold setiap hari. Padahal Helga ini sebenarnya adalah seorang anak yang pintar dan hampir selalu mendapatkan nilai yang sempurna disetiap mata pelajaran di sekolahnya itu.


....


Pokoknya ada banyak sekali deh hal-hal yang sudah ia korbankan hanya untuk menyenangkan hati Arnold. Dan ada satu episode dari salah satu pengorbanannya yang benar-benar bisa ngebuat diri gua ini menjadi terharu saat sudah selesai menontonnya.

Nama episodenya adalah "Christmas". Ceritanya, saat Arnold sedang berusaha untuk mencari hadiah yang sedang sangat diinginkan oleh Mr. Hyunh, yang ternyata adalah: 'anaknya sendiri', yang sudah hilang saat perang yang sudah lama sekali terjadi, ia pun akhirnya bertemu dengan salah seorang dari departemen pencari orang hilang, bernama Mr. Bailey. Orang ini awalnya tak mau membantu Arnold karena saat itu adalah Christmas Eve, tapi Arnold menjanjikan ia mau untuk menjadi pesuruh Mr.Bailey, dengan membelanjakan semua hadiah yang akan Mr. Bailey berikan untuk keluarganya. Ia pun setuju dan seketika itu juga Arnold langsung pergi untuk mencari semua hal yang Mr.Bailey minta. Gerald, sahabat sejatinya, yang memiliki rambut curly panjang ke atas pun turut membantunya pada waktu itu.

Dan saat Arnold dan Gerald sudah mendapatkan 90% barang permintaan Mr. Bailey tersebut, Alhasil tinggal satu barang yang harus segera Arnold dapatkan. Namun sayang sekali, ternyata barang yang adalah sepatu boot bermerk terkenal ini sangatlah langka dan sudah terjual habis dimana-mana. Arnold pun pasrah dan hanya berharap Mr. Bailey masih ada belas kasihan kepadanya. Tapi kenyataannya adalah: Mr. Bailey bersikukuh, janji adalah janji, kalau tidak ditepati sepenuhnya, maka semuanya pun dibatalkan. Dan yah, Arnold pun pulang dengan tangan yang hampa....

Namun, di lain sisi, Helga yang sedang sibuk dan dengan semangatnya terus mencari hadiah untuk Arnold, akhirnya ia pun mengetahui tentang keadaannya Arnold pada saat itu. Ia tahu kalau hadiah yang tepat untuk Arnold adalah dengan membantunya mendapatkan hadiah untuk Mr.Hyunh. Dan pada kenyataannya, pada saat itu juga, tiba-tiba saja orang tua-nya Helga malah membelikannya sepatu Boot yang sangat terkenal tersebut, yang sebenarnya juga yang selalu Helga idam-idamkan sejak dulu. Ckck... dilema yang begitu berat pun langsung menyerang diri Helga seketika itu juga.

Tetapi cinta-nya Helga tentu lebih besar daripada keinginannya sendiri itu. Dan dengan hati dan keputusan yang mantap, ia segera menuju ke kantor Mr.Bailey sambil memberikan kotak hadiah berisi sepatu boot tersebut, dan memaksanya untuk cepat mencari anaknya Mr.Hyunh. Saat itu Mr.Bailey masih tak peduli karena sudah malam dan ia harus segera pulang. Tapi ucapan Helga yang terakhir akhirnya bisa menyentuh hatinya...

"Jika kau pergi sekarang, maka anak laki-laki berkepala bola itu tak akan percaya pada yang namanya keajaiban lagi...."

Keesokan harinya yang adalah Hari Natal, akhirnya Mr.Hyunh dikejutkan dengan kedatangan anaknya yang cantik dan sudah besar. Arnold yang sebelumnya seperti sudah tak ada harapan lagi di raut mukanya, menjadi kembali berbahagia walau masih kebingungan tentang hal yang mustahil ini. Gerald pun mencoba untuk menjelaskannya ke Arnold, dan berkata,"mungkin kamu memiliki malaikat natal atau apa pun itu." Dan yup, benar sekali, Arnold memang memilikinya. Malaikat natalnya itu sedang berdiri di depan rumahnya, dan dengan berbahagia, ia mengucapkan,

"Merry Christmas Arnold...."


....

Helga ini walaupun hanyalah sebuah tokoh kartun karya Craig Bartlett dan disuarai oleh Francesca Smith, tapi sudah ngebuat banyak orang menjadi sangat nge-fans habis terhadapnya. Mungkin karena ada kesamaan karakter atau kisah cinta dengan banyak manusia di dunia nyata. Para fans-nya itu pun sudah banyak membuat video-video tentang Helga di Youtube.


Hhhhh... seandainya saja film Arnold ini bisa berlanjut lagi atau tidak berhenti sampai di tahun 2004, yaitu: di episode "The Journal", gua sudah pasti akan sangat senang karena bisa melihat kisah cintanya Helga yang nge-gantung tersebut. Katanya sih, sewaktu gua search di internet, film "Hey Arnold!" ini berencana akan dilanjutkan dan akan berubah namanya menjadi "The Jungle", yang menceritakan tentang pencarian orang tua Arnold yang hilang sudah lama sekali di dalam hutan belantara. Tapi karena Craig Bartlett meninggalkan pembuatan film-nya tersebut dan memiliki projek yang baru, ya sudah deh... sepertinya sudah tak ada harapan lagi untuk melihat kelanjutan dari film ini. Menyedihkan!

Namun, kisah cinta dari Helga yang sangat lah gila ini pastinya akan selalu terkenang di hati..... Sampai kapan pun juga.....


Terima kasih....
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath