Hari Ban Bocor Dan Tentang Film "Suckseed"!

Gua menulis ini disaat gua sedang pilek dan sudah lewat dari jam 00.00 (lagi). Rasanya benar-benar sulit untuk konsen menulis.... Tapi gua harus menulis! Karena sudah vakum lama sekali (lagi). 

Sebenarnya ada 4 kejadian yang sudah gua simpan di dalam brankas otak gua untuk nantinya dapat gua tulis satu persatu di dalam blog tercinta ini. Namun sepertinya sekarang akan gua ceritakan satu kejadian saja. Soalnya akan jadi panjang sekali tulisannya dan pastinya kalian semua akan malas untuk lanjut membacanya (bukan?).

Baik, karena sekarang gua juga sedang mendengarkan sebuah lagu yang berasal dari soundtrack film "SUCKSEED" berjudul "เพลงที่ฉันไม่ได้แต่ง - ARENA", jadi yang pertama kalinya akan gua ceritakan adalah suatu kisah yang terjadinya disaat gua dan beberapa teman kampus sedang bertamasya di Central Park pada tanggal 12 Mei, di Hari Selasa. ^^

Dengan isi dompet yang pas-pas-an, Gua, Leo, Gustav, Julian, Kevin, Vincent, dan Robin pun pergi kesana dari kampus tercinta ubm, dengan diawali sebuah kesialan. Tiba-tiba saja ban motornya Gustav bocor karena telah terlindas sebuah paku. Dan langsunglah kami segera pergi ke tempat tambal ban terdekat. Lalu menunggu beberapa menit sampai terasa bosan....

Gara-gara accident tersebut, hampir saja rencana kami batal. Tapi untunglah akhirnya kami tetap jadi pergi kesana karena tak terlalu lama juga waktu ban motornya ditambal. 

Gua pun, jujur, sangat senang bisa pergi kesana. Soalnya semenjak di XXI sudah tak memiliki film-film yang baru lagi, gua menjadi berkeinginan sekali untuk bisa nonton di Blitzmegaplex. Yang dimana film-filmnya masih baru dan tak semuanya berasal dari Amerika, tapi dari Thailand juga ada.

Setelah sampai, Lius bergabung dengan kami, dan gua sendiri pun merasa cukup kagum juga dengan desain halaman luarnya Mall tersebut. Ada kolam ikan, taman bersantai, pajangan berbentuk LOVE besar, dan lain-lain. Pokoknya sangat menarik dan bisa membawa banyak orang untuk terus mengunjunginya lagi. Hehehe....

Selesai dengan halaman luar, kami pun masuk ke dalam-lalu menuju ke Blitzmegaplex yang ada di lantai berapa gua lupa dah, yang pasti di atas, tapi tak terlalu atas. 

"Wow!" Cuma satu kata itu lah yang bisa gua ungkapkan di dalam hati disaat sudah melihat sebuah desain yang unik-khusus hanya ada di Blitzmegaplex. Bayangkan saja, rasanya itu seperti sedang masuk di salah satu wahana Dufan seperti "Perang Bintang", tapi lebih dan sangat keren!! Dimulai dari lobby yang memiliki cahaya dalam ruangan yang tak terlalu terang, karena lampu-lampunya ada yang tertempel di dalam beberapa kerucut besar atas ruangan, dan juga ada yang hanya berupa garis-garis biru terang; tempat duduk untuk menunggunya saja dibuat berbeda agar para pengunjung bisa duduk bersantai dengan lebih nyaman; Resepsionisnya pun ramah sekali dah. Pokoknya jadi buat gua pengen ke sana lagi!

Lalu ini lah film yang kami tonton:

"SUCKSEED"



Film yang berasal dari Thailand ini mengisahkan tentang persahabatan dari Ped, Ex, dan Koong. Yang dimana bisa terbentuk pada saat si Koong ingin membuat sebuah grup band rock untuk bisa tampil di suatu acara yang sudah dijanjikannya. 

Awalnya band mereka itu memiliki nama "Koong and Friends", tapi semenjak berkali-kalinya mereka bertiga merasakan kehancuran secara bersama-sama, akhirnya pun berubah menjadi "Suckseed". Yang berarti, awalnya itu memang pecundang, tapi akan ada bibit yang terus tumbuh sampai tinggi dan berbungan serta berbuah.

Mereka bertiga juga memiliki kisah cinta yang menyakitkan. Khususnya untuk si Ped dan Koong, yang mencintai seorang gadis pindahan yang ternyata pada waktu SD-nya itu pernah sekelas dengan mereka. Ia bernama Ern, dan memiliki bakat menyanyi dan bermain gitar yang luar biasa jagonya.

Film ini sangatlah pantas untuk kita semua tonton. Karena humor dan maknanya dapat sekali! Humornya pun benar-benar bisa membuat semua penonton menjadi tertawa habis-habisan. Lucu banget dah!!

***

Setelah selesai nonton, beberapa dari kami makan di Hokben dahulu sedangkan sisanya hanya duduk atau minum saja, karena memang keterbatasan uang pada saat itu. Namun di Hokben tersebut, kami malah menjadi ngobrol dalam jangka waktu yang cukup lama. Dua jam rasanya ada deh kalau tak salah.... :s

Pulangnya, pada pukul sepuluh kurang, lagi-lagi ban motornya Gustav mendapatkan accident. Yaitu bocor lagi karena paku. Alhasil, kami semua memutuskan untuk bersama-sama tak mengendarai motor dari parkiran CP hingga tukang tambal ban, yang kata si narasumber bisa sampai 15 menit sampainya. Kejadian yang cukup seru ya.... ^^ 

Habis ban motornya selesai ditambal, akhirnya kami semua bisa pulang dengan lega. Tapi, khusus untuk gua dan Leo, kami berdua harus ngambil motor dahulu di ubm dengan cara nebeng di motornya Kevin dan Vincent, yang mumpung mereka melewati ubm saat pulangnya. Hal ini bisa terjadi karena si STNK motornya Leo sudah tak ada, dan tak mau dibuat lagi. Dasarr... hahaha....

"Tik tik tik..." tiba-tiba turun hujan yang membuat malam kami makin tambah luar biasa serunya. Apalagi sewaktu motornya Leo sudah keluar dari ubm, malah hujannya turun tambah gede! Tapi berhenti lagi disaat sudah sampai di pelabuhan Sunda Kelapa. Namun karena Leo mengabulkan keinginan gua untuk makan dahulu di rumah makan padang(saking laparnya), akhirnya kami malah membuang waktu untuk bisa pulang lebih cepat, dan ternyata malah turun hujan lagi dalam jangka waktu yang cukup lama. Setengah jam ada kayaknya. Kami berdua pun jadinya ngobrol saja sampai hujan redaan.

Singkat cerita, kami kembali jalan pulang hingga sampai di pintu air pada pukul 00.30. Gua pun diturunkan disitu seperti biasa dan lanjut naik ojek, yang malah di tengah jalannya tiba-tiba ojek yang gua tumpangi mengalami accident yang sama seperti yang ban motornya Gustav alami. Sama-sama terkena paku. Mantap!

Akhirnya ban ditambal selama satu jam, dan gua pun sampai rumah pada pukul 02.00 sama seperti selesainya blog ini gua tulis....

Wuahhh.... Hari tersebut memang bisa dibilang sebagai Hari Ban Bocor!! Yang berarti dapat disimpulkan kalau sekarang ini lagi banyak orang iseng yang suka melemparkan paku-paku di jalanan. Mungkin dari tukang tambal ban-nya sendiri, atau yang lainnya, gua gak tau.... Hati-hati ya all!! ^^

Terima kasih....
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath