Sakit Dan Dampak Negatif Dari Media Internet

Akhirnya gua sakit juga. :( Tiba-tiba setelah gua bangun dari tidur siang tadi, di dalam dada gua seperti ada sesuatu yang mengganjal. Sepertinya sih letaknya itu ada di pertigaan antara saluran yang menuju mulut dan hidung, serta menuju ke saluran pencernaan. Di tengah-tengahnya deh sepertinya. Soalnya, setiap gua batuki , rasanya itu belum sampai ke tempat yang mengganjal tersebut. Kalian semua pasti mengerti kenapa harus gua batuki bukan??. Seperti saat sedang ingin mengangkat reak, kita kan harus dengan membatuk-batuki. Pasti rasanya enak setelah akhirnya bisa terangkat lalu membuangnya. Tetapi ini masalahnya seperti ada reak yang tak bisa terangkat-angkat. Alhasil malam ini badan gua menjadi panas dan cekukan. Menyebalkan!

Yup, gua menulis ini dikala sedang mengalami tak enak badan. Tapi untungnya sudah minum obat, dan semoga cepat sembuh saja deh. Soalnya sebentar lagi kan gua mau Retret dan ke Taman Safari.... :'(



Untuk kali ini sih gua ingin memoles sedikit tentang dampak negatif dari media internet. Tentang betapa kesalnya gua dengan pengaruhnya pada anak di bawah umur sekarang. Bayangkan saja, sekarang anak kelas 4 - 5SD sudah bisa mengetahui tentang pornografi dengan jelas!! (http://kickandy.com/theshow/1/1/2026/read/ANCAMAN-SEKS-BEBAS-DI-KALANGAN-REMAJA-). Besok nonton deh acara Kick Andy di Metro tv jam setengah tiga atau empat. Ada kesaksian dari beberapa orang yang pernah mengalami pelecehan seksual waktu kecil, sehingga ada yang menjadi gay atau pelacur.

Awalnya sih kenapa gua ingin memoles ini tuh karena adek gua sudah bisa dibilang terkena dampaknya (bukan terkena pelecehan ya). Sekarang ia jadi terfokus melulu pada Handphonenya, dan tadi ia telah memberitahukan kalau ada orang yang suka ngomong jorok lewat situs jejaring sosial, Facebook. Bukankah hal ini sangat mengesalkan?! Di usia yang seharusnya masih suka main kesana-kemari bareng teman-temannya, eh malah jadi suka menghidupi dunia maya-nya. Memang mungkin karena semua teman-temannya itu sudah menjadi seperti itu juga, jadi mau tak mau harus eksis di dunia maya. Ckck....

Sewaktu gua masih ngajar inggris dulu di tempat les bernama JESC yang letaknya ada di ruko dalam Duta Bandara, pernah ada satu murid bernama John, yang memiliki sebuah cerita yang membuat gua senang. Waktu itu ia berkata kalau di sekolahnya memiliki satu peraturan yang harus dipatuhi khusus untuk anak-anak SD. Yaitu tak boleh main ke warnet! Kalau sampai ketahuan main di warnet, bisa dihukum nanti. Mengapa ya ada sekolah yang setega itu?? Ya sudah pasti karena untuk mengurangi dampak negatif dari berkembangnya media internet sekarang lah! Bukan berarti gua itu tak memandang peraturan sekolah ini dari sisi lainnya ya. Gua sih cuma melihat dari sisi positifnya saja, karena gua emang lagi kesal dengan dampaknya yang sedang terjadi pada anak kecil. 

Yang penting sih akhir kata dari gua adalah, "Jaman memang sudah berubah drastis. Media pun hampir berkuasa sekarang. Tapi selama masih adanya hati nurani dan keputusan yang tepat, kita semua akan melewati setiap jaman dengan mudah. Karena mau di jaman apapun juga, kalau masih tak mempunyai keputusan-keputusan tepat yang berdasarkan pada hati nurani, tetap aja susah deng!" 

Duh gua ngomong gini tuh bukan berarti gua sudah gampang-gampang aja ya melewati jaman ini. Karena gua sendiri pun telah banyak melakukan kesalahan. Dan jujur, pertama kalinya gua terlibat kasus pornografi itu pada waktu SMP. Dan itu terjadinya di warnet :'(. Sampai sekarang pun gambar-gambar biru itu masih suka terngiang-ngiang (iya lah! Semua orang juga mengalami kok). Oleh karena itu, kita hadapi semua ini secara bersama-sama ya.... We learn and fight together....

Tetap jaga diri anda dan anak-anak anda (bagi yang sudah memiliki anak) ya....

Terima kasih....
Gbu

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath