Monday, October 4, 2010

First Kiss is My Wedding Kiss (Handris and Meinawati Bonny Ekaputri)

 












"¤my first kiss is my wedding kiss = 031010¤ THANK DAD.."


Sebuah kalimat yang telah di-share-kan di salah satu jejaring sosial terkenal, oleh seorang wanita yang biasa dipanggil Nana, yang sudah menjadi istri orang ini, mungkin dapat membuat kita bertanya-tanya di dalam hati,"bagaimana bisa??" atau "yang benar??" Coba yuk tengok apa yang telah terjadi dari apa yang sudah kuketahui di bawah ini.... ^^

Sudah lama ingin kudatangi sebuah pernikahan dari orang-orang yang kukenal. Dan jujur, sudah lama ingin kurasakan bagaimana rasanya hadir di pernikahan tersebut. Apakah rasanya akan sama seperti tokoh dalam film "27 Dresses"?? Dan apakah aku akan menangis di tempat itu karena aku berbahagia sekaligus sedih sekali dengan apa yang kulihat? Ohh... aku sudah merasakannya kini. Dan aku akan menuliskannya perlahan-lahan karena daerahku sedang mengalami mati lampu.

Tanggal tiga September tahun dua ribu sepuluh, pada pukul setengah dua siang,aku memutuskan untuk mendatangi acara pemberkatan pernikahan ko Handris dan ci Nana(biasa memanggil mereka begitu. Hehe) di gereja lokal kami, GBI Vitara. Padahal sebelumnya aku rasanya tak ingin datang ke sana, karena hujan yang begitu deras telah mengguyur daerah Dadap, Jakarta dan sekitarnya. Tapi sekarang malah panas sekali! Berarti memang tak ada yang kebetulan di hari pemberkatan kemarin. ^^

Akhirnya, aku memutuskan untuk tetap datang dengan jalan kaki dan memakai payung. Dan pas-pasan sekali saat aku datang, kedua mempelai sedang berada di depan pintu gerbang gereja untuk masuk bersamaan dengan diiringi lagu,"Kau Rajaku dari True Worshippers". Salah satu lagu yang kusukai, karena keindahan kata-kata dan melodinya ini, memang pas sekali untuk mengiringi awalnya acara.

Setelah aku masuk ke dalam untuk menonton acara pemberkatan yang pertama kalinya untukku ini, aku merasakan suatu hal yang membuatku kaget. Kalian semua tahu?! Aku sama sekali tak merasakan apa yang kumau di dalam sana. Dan aku sama sekali tak bersedih(bahagia), padahal banyak yang menangis loh. Rasanya semua berjalan mengalir begitu saja tanpa klimaks. Aku benar-benar kecewa dengan keadaan saat itu. Dalam hati, aku hanya bisa berkata sebal,"Bukan ini yang aku mau!!"

Apakah karena ada Alvin yang rasanya kalau dekat dia, rasanya aku menjadi ingin tertawa melulu?
Atau apakah karena aku memang belum kenal dekat dengan kedua orang ini?(perkenalan aku dengan mereka memang tak terlalu lama sih. Tapi kan tetap kenal!) 


Menyebalkan!!

Hhh... sudah lah... memang aku nya sih ya yang terlalu berlebihan dalam menyikapi hal ini. Padahal walau tak bersedih ria, aku tetap merasakan kebahagiaan dari mereka, dan aku turut berbahagia dengan menikahnya mereka. ^^

Oh ya, aku harus memperkenalkan mereka nih sekilas pada kalian semua.



Pengantin prianya yang bernama Handris ini adalah seorang pelayan Tuhan yang menurutku sudah sangat luar biasa. Dari caranya berbicara, bergaul, dan tata cara hidupnya sudah memberikan contoh yang baik sekali untuk kebanyakan orang yang mengenalnya. Lembut dan tegas lah, yang aku lihat dan rasakan setelah mengenal lama orang ini di gereja. Suaranya pun tak kalah hebatnya saat menyanyikan lagu-lagu rohani, disaat sedang pelayanan sebagai Worship Leader. Jurus marketingnya apalagi.... Markotop deh! Untuk kekurangannya, aku masih belum tahu, karena aku memang tak terlalu mengenalnya. ^^




Sedangkan pengantin wanita yang nama aslinya Meinawati Bonny Ekaputri, dan sering dipanggil Nana ini, juga adalah seorang pelayan Tuhan yang OKE abis. Kalau suaminya bisa nyanyi dengan bagus, ia pun bisa menemaninya dengan bermain musik berupa Keyboard. Tapi suaranya juga tak kalah hebatnya loh.... Waktu Champion Gathering SPK angkatanku lah, pertama kalinya aku mendengarkan suaranya disaat ia menjadi Worship Leader. Mantap dah! Benar-benar pasangan serasi!! Dan untuk kekurangannya, aku juga tak tahu ya, karena alasan yang sama. Hehehe....

Mereka berdua ini sudah menjadi tokoh besar di mata orang-orang yang sudah mengenal mereka. Apalagi lewat komitmen yang sudah mereka putuskan saat mulai pacaran. Yaitu: menjadikan hari pernikahan sebagai hari terspesial untuk melakukan ciuman pertama. Bagaimana mereka bisa menahannya ya?? Hahaha....

Kedua orang yang pertama kalinya kuanggap sebagai kakak dan adik kandung ini, telah berhasil memotivasiku dan mungkin orang lain, untuk kami dapat melakukan hubungan yang benar dengan orang yang akan menjadi pasangan hidup kami kedepannya. Semoga contoh yang sudah diberikan oleh mereka ini, dapat terus kuingat dan kuikuti nantinya.... ^^



Happy Birthday ya tuk Ibu Nana di malam pertama yang indah ini.... Hihi
Happily and ever after....
GBUw....