Apakah Aku Takut SENDIRI?

Apakah aku takut sendiri?

Pertanyaan yang sangat mudah dan simple untuk orang sepertiku. Saat ada pertanyaan ini, aku selalu memikirkan masa laluku. Masa lalu yang akan menjawab banyak pertanyaan. Khususnya pertanyaan ini. Dan lebih besar persentasenya kurasa.

Sendiri, adalah kata yang sangat menakutkan, tapi beraneka ragam jenisnya. Ada kata sendiri dengan maksud pergi, makan, bekerja secara sendiri. Padahal maksud dari kata itu bukan berarti dia tak punya siapa-siapa, bukan? Dan ada juga dengan maksud sendiri seperti kalimatku sebelumnya. Ya, tak punya siapa-siapa. Bisa jadi tak punya teman, keluarga, dan siapapun. Jadinya hidupnya selalu merasa tak punya siapa-siapa dan tak ada yang mencintainya. Walau, mungkin sebenarnya ada, tapi karena sudah terbiasa, ia selalu merasa seperti itu.

Nah, segala hal tentang sendiri itu adalah menutup mata dan hati. Tapi, apakah bisa memberikan kekuatan? Kekuatan yang besar? Kekuatan untuk mengalahkan ketakutan tuk melakukan hal yang baru. Yang dapat kita nikmati sendiri. Tentunya tanpa ada orang yang melarang-larang.

Hahaha....

Aku sudah sering mengalami hal ini. Dan memberikan keuntungan yang besar. Seperti siap mencoba tanpa dukungan orang lain, tak takut melakukan sesuatu yang kita suka, karena tak ada lagi yang memberikan ketakutan. Semuanya benar-benar aku nikmati. Menjadikanku pemberani dan mampu.

Jadi, apakah aku takut sendiri?

-Ya, sangat takut. Tapi aku siap. Pengalaman masa laluku yang mengatakan kalau aku sudah sangat siap!


(Pertanyaan ini muncul, saat Ia sudah tak menjadi prioritas pertamaku. Pada akhirnya hanya akan ada penyesalan.)

Anton Suryadi

Independent but not a sociopath